Jumat, 13 Desember 2019 | 07.58 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Ucapan Duka Kapolda Sumut untuk Korban Tsunami Selat Sunda

Ucapan Duka Kapolda Sumut untuk Korban Tsunami Selat Sunda

Reporter : Redaksi | Senin, 24 Desember 2018 - 15:39 WIB

IMG-8168

Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto. (Ist)

Medan, kini.co.id – sunami yang terjadi di Anyer, Pandegelang, Banten dan Lampung membawa duka yang mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan. Dari kalangan artis hingga pejabat menyampaikan belasungkawa atas bencana tersebut.

Dalam pesan singkatnya kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto beserta jajaran Polda Sumut menyampaikan belasungkawa dan mengajak seluruh masyarakat Sumatera Utara untuk berdoa agar seluruh korban tsunami yang belum ditemukan agar dapat segera ditemukan oleh petugas, Minggu (23/12/2018)

Ia juga berharap keluarga yang ditinggalkan dapat tabah dan tegar dalam menghadapi cobaan tersebut.

“Saya merasakan apa yang dialami keluarga korban tsunami. Mari kita doakan para korban dapat segera ditemukan dan keluarga yang ditinggalkan tetap tabah,” kata Agus dikutip dari Instagram Polda Sumatera Utara, Senin (24/12/2018).

Tsunami menerjang pantai di sekitar Selat Sunda, khususnya di Kabupaten Pandenglang, Lampung Selatan dan Serang terus bertambah. Tsunami terjadi Sabtu, 22 Desember 2018 malam sekitar pukul 21.27 WIB.

JUMLAH korban dan kerusakan akibat tsunami yang menerjang wilayah pantai di Selat Sunda terus bertambah.

Data sementara yang berhasil dihimpun Posko Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Minggu (23/12) pukul 16.00 WIB tercatat 222 orang meninggal dunia, 843 orang luka-luka dan 28 orang hilang. Kerusakan material meliputi 556 unit rumah rusak, 9 unit hotel rusak berat, 60 warung kuliner rusak, 350 kapal dan perahu rusak. Tidak ada korban warga negara asing.

Semua korban merupakan warga Indonesia. Korban dan kerusakan ini meliputi di empat kabupaten terdampak yaitu di Kabupaten Pandeglang, Serang, Lampung Selatan dan Tanggamus.

“Jumlah ini diperkirakan masih akan terus bertambah karena belum semua korban berhasil dievakuasi, belum semua Puskesmas melaporkan korban, dan belum semua lokasi dapat didata keseluruhan. Kondisi ini menyebabkan data akan berubah,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulis hari ini.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Kepulauan Riau - Kamis, 31 Januari 2019 - 22:19 WIB

Apes, gara-gara bau tidak enak, tukang cukur dihajar pelanggan

APES, nasib yang menimpa Sadar, seorang tukang cukur rambut di Tiban Indah, Sekupang, Batam. Dia terluka dan bersimbah darah usai ...
Sumatera Utara - Jumat, 25 Januari 2019 - 19:40 WIB

Rumah Quran Nurul Huda Batugingging Salurkan Paket Sembako

Murid-murid Rumah Quran Nurul Huda Desa Batugingging, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deliserdang salurkan paket sembako kepada kaum dhuafa. Pemberian paket ...
Sulawesi - Kamis, 24 Januari 2019 - 12:26 WIB

Sebanyak 26 tewas, 24 hilang dan ratusan luka akibat banjir di Sulsel

BANJIR dan longsor di Sulawesi Selatan (Sulsel) yang terjadi sejak dua hari terakhir menelan korban nyawa dan harta yang tidak ...
Kepulauan Riau - Rabu, 23 Januari 2019 - 18:18 WIB

Kapal tanker tabrak jembatan Barelang

KAPAL tanker Eastern Glory, berbobot 4.500 ton menabrak jembatan Batam-Rempang-Galang (Barelang). Jembatan yang ditabrak, yakni jembatan yang menghubungkan Pulau Tonton ...
Jawa Timur - Selasa, 22 Januari 2019 - 11:43 WIB

Dikabarkan menghilang, Wabup Trenggalek ternyata ke Eropa

SELAMA lebih dari sepekan Wakil Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin disebut menghilang. Sebab tidak ada staf di kantornya yang mengetahui ...
Kepulauan Riau - Minggu, 20 Januari 2019 - 11:43 WIB

Wali kota ex officio BP Batam (2); Antara rangkap jabatan dan pengelolaan profesional

DI BAWAH kepemimpinan Lukita, BP Batam menorehkan beberapa pencapaian dan prestasi. Investasi Penanaman Modal Asing (PMA) selama dua tahun terakhir ...