Selasa, 16 Juli 2019 | 05.09 WIB
KiniNEWS>Regional>Kepulauan Riau>Kapal tanker tabrak jembatan Barelang

Kapal tanker tabrak jembatan Barelang

Reporter : Redaksi | Rabu, 23 Januari 2019 - 18:18 WIB

IMG-8271

Kapa tanker Eastern Glory yang menabrak jembatan Barelang, rabu (23/1/2019).

BATAM, kini.co.id – KAPAL tanker Eastern Glory, berbobot 4.500 ton menabrak jembatan Batam-Rempang-Galang (Barelang). Jembatan yang ditabrak, yakni jembatan yang menghubungkan Pulau Tonton dengan Pulau Nipah, yang panjangnya 300 meter.

Perisitwa itu terjadi hari ini, Rabu (23/1/2019) sekira pukul 14.30 WIB. “Kapal tersebut diduga putus tali jangkar dan terbawa arus dan angin kencang,” kata Saiful, seorang saksi mata, kepada pers.

“Saya pas lewat dari kebun, lihat ada kapal nabrak jembatan, saya foto lalu pergi,” imbuh dia. Akibatnya, akses jalan di Jembatan II Barelang untuk sementara dijadikan satu jalur. Dari pantauan, warga yang melintas di sana juga tidak boleh berhenti untuk melihat kapal tersebut.

Sementara itu, jajaran Polda Kepri, Kementerian PU dan pihak BP Batam juga sudah ada di sana. Masih belum diketahui langkah lanjut dari pihak terkait. Salah seorang petugas kepolisian yang ada di sana mengatakan, jalan sengaja ditutup agar proses evakuasi kapal bisa berjalan lancar.

“Biar aman dan tidak menganggu kerja petugas,” ujarnya. Di sisi lain, para warga yang ingin melihat kapal tersebut hanya bisa melihat dari sisi ujung jembatan. Mereka tidak diizinkan untuk melihat dari atas jembatan.

Insiden yang sama bukan hanya kali ini saja. Enam tahun lalu, tepatnya pada Rabu (6/6/2012), sebuah kapal berbendera Australia menghantam Jembatan VI Barelang. Saat itu, Kapal LB APC Aussie One yang berlayar dari Pelabuhan Merak, Banten menuju Singapura kandas dan kemudian hanyut terbawa arus.

Kapal itu kemudian menabrak Jembatan VI Barelang pada dini hari di tengah cuaca buruk. Saat itu, Kapuskom Publik Kementerian Perhubungan Bambang Supriyadie Ervan mengungkapkan, faktor cuaca buruk diduga sebagai penyebab kecelakaan yang mengakibatkan rantai putus sehingga kapal hanyut menabrak jembatan.

“Kondisi jembatan dilaporkan mengalami kerusakan,” kata Supriadie. Kapal LB. APC Aussie merupakan kapal berbendera Australia berbobot GT. 13575 milik Sigur Ros SDN BHD dengan nama agen PT. Batam Samudera.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Kepulauan Riau - Kamis, 31 Januari 2019 - 22:19 WIB

Apes, gara-gara bau tidak enak, tukang cukur dihajar pelanggan

APES, nasib yang menimpa Sadar, seorang tukang cukur rambut di Tiban Indah, Sekupang, Batam. Dia terluka dan bersimbah darah usai ...
Sumatera Utara - Jumat, 25 Januari 2019 - 19:40 WIB

Rumah Quran Nurul Huda Batugingging Salurkan Paket Sembako

Murid-murid Rumah Quran Nurul Huda Desa Batugingging, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deliserdang salurkan paket sembako kepada kaum dhuafa. Pemberian paket ...
Sulawesi - Kamis, 24 Januari 2019 - 12:26 WIB

Sebanyak 26 tewas, 24 hilang dan ratusan luka akibat banjir di Sulsel

BANJIR dan longsor di Sulawesi Selatan (Sulsel) yang terjadi sejak dua hari terakhir menelan korban nyawa dan harta yang tidak ...
Jawa Timur - Selasa, 22 Januari 2019 - 11:43 WIB

Dikabarkan menghilang, Wabup Trenggalek ternyata ke Eropa

SELAMA lebih dari sepekan Wakil Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin disebut menghilang. Sebab tidak ada staf di kantornya yang mengetahui ...
Kepulauan Riau - Minggu, 20 Januari 2019 - 11:43 WIB

Wali kota ex officio BP Batam (2); Antara rangkap jabatan dan pengelolaan profesional

DI BAWAH kepemimpinan Lukita, BP Batam menorehkan beberapa pencapaian dan prestasi. Investasi Penanaman Modal Asing (PMA) selama dua tahun terakhir ...
Kepulauan Riau - Minggu, 20 Januari 2019 - 11:29 WIB

Wali kota ex officio BP Batam (1); Pertarungan nasib investasi

MENTERI Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution bertindak sebagai Ketua Dewan Kawasan Batam Selasa (8/1/2019) pekan lalu melantik Staf Khusus ...