Kamis, 19 September 2019 | 07.40 WIB
KiniNEWS>Regional>Kepulauan Riau>Akhirnya pesawat kargo Etiopia diizinkan terbang

Akhirnya pesawat kargo Etiopia diizinkan terbang

Reporter : Redaksi | Kamis, 17 Januari 2019 - 17:12 WIB

IMG-8252

Pesawat Kargo Euthiopian Airways yang dipaksa turun di Batam.

BATAM, kini.co.id – PESAWAT kargo Ethiopian yang dipaksa mendarat di Batam akhirnya diizinkan terbang kembali hari ini, Kamis (17/1/2019). Ethiopian Airlines meninggalkan Batam, usai diperiksa selama 3 hari sejak dipaksa turun pada Senin (14/1/2019)/

Rencananya, pesawat Boeing B.777 dengan registrasi ET-AVN itu akan terbang menuju Singapura. Pesawat itu dilepas setelah pilot dan para kru menjalani serangkaian pemeriksaan usai oleh TNI AU dan institusi pertahanan RI di Batam, Kepulauan Riau.

Direktur Pengelola Bandara Hang Nadim, Suwarso, mengatakan maskapai itu telah mengantongi Flight Clearance dari otoitas penerbangan Indonesia, usai dipaksa mendarat oleh jet tempur F-16 milik TNI AU tiga hari lalu.

“Tadi malam Flight Clearance dari Indonesia sudah diterbitkan, itu adalah akhir proses perizinan yang perlu dimiliki pesawat tersebut,” kata Suwarso.

Izin terbang, katanya, telah diberikan. Pemeriksaan dilakukan dalam sebuah rapat yang diikuti oleh sejumlah instansi, diantaranya perwakilan tim investigasi Otban ll Medan, TNI AU, Airnav, Imigrasi, Karantina, Bais, Kohanudnas Medan, perwakilan Ethiopian Airlines, dan ground handling.

Sementara itu Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) Raja Haji Fisabilillah (Rhf) Tanjungpinang, Kolonel (Pnb) Elistar Silaen menyebutkan untuk sanksi yang diberikan kepada pesawat tersebut merupakan kewenangan dari Kementerian Perhubungan.

“TNI AU hanya bersifat menangani pelanggaran keamanan nasional,” kata Elistar.

Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, perintah turun paksa (Force Down) kepada maskapai Ethiopian Airlines (EA) adalah salah satu bentuk penegakan peraturan di Indonesia.

“Kami tetap menegakan peraturan. Siapa yang melanggar harus selesaikan sesuai dengan peraturan yang ada di Indonesia,” kata Hadi di pelabuhan Batu Ampar, Batam, sehari setelah pesawat kargo itu dipaksa turun.

Pesawat tersebut dalam pemeriksaan diketahui membawa sejumlah mesin pesawat bermerek Rolls Royce untuk keperluan overhaul di Hong Kong.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Kepulauan Riau - Kamis, 31 Januari 2019 - 22:19 WIB

Apes, gara-gara bau tidak enak, tukang cukur dihajar pelanggan

APES, nasib yang menimpa Sadar, seorang tukang cukur rambut di Tiban Indah, Sekupang, Batam. Dia terluka dan bersimbah darah usai ...
Sumatera Utara - Jumat, 25 Januari 2019 - 19:40 WIB

Rumah Quran Nurul Huda Batugingging Salurkan Paket Sembako

Murid-murid Rumah Quran Nurul Huda Desa Batugingging, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deliserdang salurkan paket sembako kepada kaum dhuafa. Pemberian paket ...
Sulawesi - Kamis, 24 Januari 2019 - 12:26 WIB

Sebanyak 26 tewas, 24 hilang dan ratusan luka akibat banjir di Sulsel

BANJIR dan longsor di Sulawesi Selatan (Sulsel) yang terjadi sejak dua hari terakhir menelan korban nyawa dan harta yang tidak ...
Kepulauan Riau - Rabu, 23 Januari 2019 - 18:18 WIB

Kapal tanker tabrak jembatan Barelang

KAPAL tanker Eastern Glory, berbobot 4.500 ton menabrak jembatan Batam-Rempang-Galang (Barelang). Jembatan yang ditabrak, yakni jembatan yang menghubungkan Pulau Tonton ...
Jawa Timur - Selasa, 22 Januari 2019 - 11:43 WIB

Dikabarkan menghilang, Wabup Trenggalek ternyata ke Eropa

SELAMA lebih dari sepekan Wakil Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin disebut menghilang. Sebab tidak ada staf di kantornya yang mengetahui ...
Kepulauan Riau - Minggu, 20 Januari 2019 - 11:43 WIB

Wali kota ex officio BP Batam (2); Antara rangkap jabatan dan pengelolaan profesional

DI BAWAH kepemimpinan Lukita, BP Batam menorehkan beberapa pencapaian dan prestasi. Investasi Penanaman Modal Asing (PMA) selama dua tahun terakhir ...