Minggu, 20 Januari 2019 | 17.32 WIB
KiniNEWS>Regional>Kalimantan>Sepasang mahasiswa ditangkap usai buang bayi hasil hubungan gelap

Sepasang mahasiswa ditangkap usai buang bayi hasil hubungan gelap

Reporter : Redaksi | Rabu, 9 Januari 2019 - 16:52 WIB

IMG-8227

Sejoli mahasiswa/i yang membuang bayi hasil hubungan gelapnya.

KALIMANTAN TIMUR, kini.co.id – SEPASANG kekasih, mahasiswa sebuah perguruan tinggi, Stevanus Andre Wahyu (19) dan Sarah Walalangi (20), di Samarinda ditangkap usai membuang bayi laki-laki di Desa Loa Lepu, Tenggarong Seberang. Bayi malang itu mereka letakkan di semak-semak lengkap dengan pakaian dan kain lampin.

Keberadaan bayi diketahui pertama kali oleh warga yang semula hendak membuang air kecil di lokasi penemuan. Terdengar suara bayi menangis dan langsung membawanya ke klinik terdekat.

Aparat Polsek Tenggarong Seberang bergegas melakukan penyelidikan dan mencari pembuang bayi malang itu, hingga akhirnya Andre dan Sarah ditangkap di Samarinda.

“Kasus itu jadi atensi pimpinan (Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Anwar Haidar), dan semua personel Polsek, melakukan penyelidikan, pencarian,” kata Kapolsek Tenggarong Seberang, Iptu Abdul Rauf, di kantornya, Rabu (9/1).

“Sampai Minggu (6/1) pagi, keduanya memutuskan untuk menempatkan bayi itu di tempat aman, agar bisa dirawat orang lain. Sempat berjalan menuju poros Samarinda-Bontang,” ujar Rauf.

“Tapi akhirnya memutar ke Tenggarong Seberang, dan tiba di lokasi poros Desa Loa Lepu jam 1 siang, kemudian menaruh dan menempatkan bayi itu di semak-semak,” tambahnya.

Sejoli itu belakangan diketahui khawatir menanggung aib, lantaran Sarah hamil di luar nikah. “Selain itu, motif pelaku membuang bayi itu si cowok belum punya pekerjaan tetap, sehingga khawatir juga tidak mampu penuhi kebutuhan bayi itu, dan tidak ingin mengecewakan orangtua,” jelasnya.

Pakaian bayi, kain lampin, dan nota bayar persalinan Rp 2 juta, jadi barang bukti. Kedua tersangka dijerat pasal 305 KUHP junto Pasal 55 KUHP dan atau Pasal 76b junto pasal 77b UU No 35/2014 tentang Perlindungan Anak.

“Bayi itu sendiri sehat sejak ditemukan, dan sekarang dalam tanggungjawab perawatan Pemda (Pemkab Kutai Kartanegara),” kata Rauf.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Kepulauan Riau - Minggu, 20 Januari 2019 - 11:43 WIB

Wali kota ex officio BP Batam (2); Antara rangkap jabatan dan pengelolaan profesional

DI BAWAH kepemimpinan Lukita, BP Batam menorehkan beberapa pencapaian dan prestasi. Investasi Penanaman Modal Asing (PMA) selama dua tahun terakhir ...
Kepulauan Riau - Minggu, 20 Januari 2019 - 11:29 WIB

Wali kota ex officio BP Batam (1); Pertarungan nasib investasi

MENTERI Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution bertindak sebagai Ketua Dewan Kawasan Batam Selasa (8/1/2019) pekan lalu melantik Staf Khusus ...
Jawa Barat - Sabtu, 19 Januari 2019 - 12:31 WIB

Tabrakan Beruntun di Tol Purbaleunyi, 12 Kendaraan Rusak

Sebanyak 12 kendaraan terlibat dalam kecelakaan beruntun di jalan tol Purbaleunyi tepatnya di Kilometer (KM) 92, wilayah Sukatani, Purwakarta, Jawa ...
Papua - Sabtu, 19 Januari 2019 - 12:17 WIB

Lagi, Anggota TNI Tertembak Saat Kontak Senjata dengan KKB Papua

Seorang anggota TNI kembali gugur saat kontak senjata dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di kawasan Longsoran Baganbaga, Distrik Yambi, Kabupaten ...
Kepulauan Riau - Kamis, 17 Januari 2019 - 17:12 WIB

Akhirnya pesawat kargo Etiopia diizinkan terbang

PESAWAT kargo Ethiopian yang dipaksa mendarat di Batam akhirnya diizinkan terbang kembali hari ini, Kamis (17/1/2019). Ethiopian Airlines meninggalkan Batam, ...
Sumatera Utara - Kamis, 17 Januari 2019 - 15:07 WIB

BI: Ada 5.480 Lembar Upal Beredar Selama 2018 di Sumut

Selama tahun 2018 ada 5.480 lembar uang palsu (upal) yang beredar di Sumut.Hal itu dikatakan Kepala Divisi Sistem Pembayaran dan ...