Senin, 16 Desember 2019 | 08.44 WIB
KiniNEWS>Regional>Kalimantan>Sepasang mahasiswa ditangkap usai buang bayi hasil hubungan gelap

Sepasang mahasiswa ditangkap usai buang bayi hasil hubungan gelap

Reporter : Redaksi | Rabu, 9 Januari 2019 - 16:52 WIB

IMG-8227

Sejoli mahasiswa/i yang membuang bayi hasil hubungan gelapnya.

KALIMANTAN TIMUR, kini.co.id – SEPASANG kekasih, mahasiswa sebuah perguruan tinggi, Stevanus Andre Wahyu (19) dan Sarah Walalangi (20), di Samarinda ditangkap usai membuang bayi laki-laki di Desa Loa Lepu, Tenggarong Seberang. Bayi malang itu mereka letakkan di semak-semak lengkap dengan pakaian dan kain lampin.

Keberadaan bayi diketahui pertama kali oleh warga yang semula hendak membuang air kecil di lokasi penemuan. Terdengar suara bayi menangis dan langsung membawanya ke klinik terdekat.

Aparat Polsek Tenggarong Seberang bergegas melakukan penyelidikan dan mencari pembuang bayi malang itu, hingga akhirnya Andre dan Sarah ditangkap di Samarinda.

“Kasus itu jadi atensi pimpinan (Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Anwar Haidar), dan semua personel Polsek, melakukan penyelidikan, pencarian,” kata Kapolsek Tenggarong Seberang, Iptu Abdul Rauf, di kantornya, Rabu (9/1).

“Sampai Minggu (6/1) pagi, keduanya memutuskan untuk menempatkan bayi itu di tempat aman, agar bisa dirawat orang lain. Sempat berjalan menuju poros Samarinda-Bontang,” ujar Rauf.

“Tapi akhirnya memutar ke Tenggarong Seberang, dan tiba di lokasi poros Desa Loa Lepu jam 1 siang, kemudian menaruh dan menempatkan bayi itu di semak-semak,” tambahnya.

Sejoli itu belakangan diketahui khawatir menanggung aib, lantaran Sarah hamil di luar nikah. “Selain itu, motif pelaku membuang bayi itu si cowok belum punya pekerjaan tetap, sehingga khawatir juga tidak mampu penuhi kebutuhan bayi itu, dan tidak ingin mengecewakan orangtua,” jelasnya.

Pakaian bayi, kain lampin, dan nota bayar persalinan Rp 2 juta, jadi barang bukti. Kedua tersangka dijerat pasal 305 KUHP junto Pasal 55 KUHP dan atau Pasal 76b junto pasal 77b UU No 35/2014 tentang Perlindungan Anak.

“Bayi itu sendiri sehat sejak ditemukan, dan sekarang dalam tanggungjawab perawatan Pemda (Pemkab Kutai Kartanegara),” kata Rauf.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Kepulauan Riau - Kamis, 31 Januari 2019 - 22:19 WIB

Apes, gara-gara bau tidak enak, tukang cukur dihajar pelanggan

APES, nasib yang menimpa Sadar, seorang tukang cukur rambut di Tiban Indah, Sekupang, Batam. Dia terluka dan bersimbah darah usai ...
Sumatera Utara - Jumat, 25 Januari 2019 - 19:40 WIB

Rumah Quran Nurul Huda Batugingging Salurkan Paket Sembako

Murid-murid Rumah Quran Nurul Huda Desa Batugingging, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deliserdang salurkan paket sembako kepada kaum dhuafa. Pemberian paket ...
Sulawesi - Kamis, 24 Januari 2019 - 12:26 WIB

Sebanyak 26 tewas, 24 hilang dan ratusan luka akibat banjir di Sulsel

BANJIR dan longsor di Sulawesi Selatan (Sulsel) yang terjadi sejak dua hari terakhir menelan korban nyawa dan harta yang tidak ...
Kepulauan Riau - Rabu, 23 Januari 2019 - 18:18 WIB

Kapal tanker tabrak jembatan Barelang

KAPAL tanker Eastern Glory, berbobot 4.500 ton menabrak jembatan Batam-Rempang-Galang (Barelang). Jembatan yang ditabrak, yakni jembatan yang menghubungkan Pulau Tonton ...
Jawa Timur - Selasa, 22 Januari 2019 - 11:43 WIB

Dikabarkan menghilang, Wabup Trenggalek ternyata ke Eropa

SELAMA lebih dari sepekan Wakil Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin disebut menghilang. Sebab tidak ada staf di kantornya yang mengetahui ...
Kepulauan Riau - Minggu, 20 Januari 2019 - 11:43 WIB

Wali kota ex officio BP Batam (2); Antara rangkap jabatan dan pengelolaan profesional

DI BAWAH kepemimpinan Lukita, BP Batam menorehkan beberapa pencapaian dan prestasi. Investasi Penanaman Modal Asing (PMA) selama dua tahun terakhir ...