Minggu, 20 Januari 2019 | 18.07 WIB
KiniNEWS>Regional>Kalimantan>Pelaku memukul perempuan saat shalat di Masjid mengaku lapar

Pelaku memukul perempuan saat shalat di Masjid mengaku lapar

Reporter : Redaksi | Kamis, 3 Januari 2019 - 13:12 WIB

IMG-8205

Pelaku pemukulan terhadap wanita saat shalat di masjid, Samarinda, Kalimantan Timur.

KALIMANTAN TIMUR, kini.co.id – SEORANG mahasiswi yang sedang salat di sebuah masjid di Samarinda, Kalimantan Timur, dipukul pria yang ingin mencuri tas karena lapar. Polisi telah menangkap pelaku pemukulan pada Rabu (2/1).

Pelaku bernama Muhammad Juhairi itu diamankan oleh polisi di rumahnya, Kecamatan Sanga-Sanga, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Peristiwa pemukulan itu terjadi di Masjid Al Istiqomah, Jalan Pangeran Antasari, Samarinda Ulu, Kota Samarinda pada Jumat (28/12).

Pelaku nekat memukul korban yang sedang salat Zuhur lantaran berniat mengambil tasnya. Usai memukul korban, pelaku langsung melarikan diri ke sejumlah daerah, antara lain Kota Balikpapan dan Sangatta, Kutai Timur.

Kasat Reskrim Polresta Samarinda Komisaris Sudarsono mengatakan bahwa kejadian ini merupakan kasus penganiayaan murni. Pelaku akan dijerat Pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

“Ini murni tindak pidana, tidak ada kaitannya dengan masalah keagamaan,” kata Kasatreskrim Polresta Samarinda Kompol Sudarsono, Rabu (3/1).

Pelaku sudah tiga hari berada di masjid tersebut dan mengaku sebagai musafir. Pria yang pernah bekerja sebagai mekanik di salah satu perusahaan tambang itu mengatakan ikut membersihkan masjid karena saat ini tidak memiliki pekerjaan.

Dua hari sebelum kejadian, pelaku kehabisan uang. Niat jahatnya mengambil tas korban pun muncul.

“Saya lapar Pak, saya ingin mengambil tasnya karena belum makan. Kalau ada uangnya, saya hanya ingin mengambil Rp15 ribu atau Rp20 ribu untuk makan saja,” kata Juhairi di Kantor Polresta Samarinda, seperti dikutip Antara, Rabu (3/1).

Pelaku mengaku sempat pulang ke rumah di Sanga-Sanga. Ia kemudian meminjam motor tetangga, lalu pergi ke Balikpapan, Bontang, dan Kutai Timur.

Saat ini, pelaku telah diamankan di Polresta Samarinda untuk penyidikan lebih lanjut.

Rekaman closed circuit television (CCTV) kejadian ini pun sempat viral di media sosial. Video itu menunjukkan seorang perempuan sedang menunaikan salat tiba-tiba dipukul seorang pria dengan balok kayu dari belakang.

Perempuan tersebut langsung terjatuh, kemudian berusaha bangun. Namun, pelaku menghantam kembali mengunakan balok.

Perempuan yang menjadi korban adalah Merrisa Ayu Ningrum, mahasiswi di salah satu perguruan tinggi di Kota Samarinda.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Kepulauan Riau - Minggu, 20 Januari 2019 - 11:43 WIB

Wali kota ex officio BP Batam (2); Antara rangkap jabatan dan pengelolaan profesional

DI BAWAH kepemimpinan Lukita, BP Batam menorehkan beberapa pencapaian dan prestasi. Investasi Penanaman Modal Asing (PMA) selama dua tahun terakhir ...
Kepulauan Riau - Minggu, 20 Januari 2019 - 11:29 WIB

Wali kota ex officio BP Batam (1); Pertarungan nasib investasi

MENTERI Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution bertindak sebagai Ketua Dewan Kawasan Batam Selasa (8/1/2019) pekan lalu melantik Staf Khusus ...
Jawa Barat - Sabtu, 19 Januari 2019 - 12:31 WIB

Tabrakan Beruntun di Tol Purbaleunyi, 12 Kendaraan Rusak

Sebanyak 12 kendaraan terlibat dalam kecelakaan beruntun di jalan tol Purbaleunyi tepatnya di Kilometer (KM) 92, wilayah Sukatani, Purwakarta, Jawa ...
Papua - Sabtu, 19 Januari 2019 - 12:17 WIB

Lagi, Anggota TNI Tertembak Saat Kontak Senjata dengan KKB Papua

Seorang anggota TNI kembali gugur saat kontak senjata dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di kawasan Longsoran Baganbaga, Distrik Yambi, Kabupaten ...
Kepulauan Riau - Kamis, 17 Januari 2019 - 17:12 WIB

Akhirnya pesawat kargo Etiopia diizinkan terbang

PESAWAT kargo Ethiopian yang dipaksa mendarat di Batam akhirnya diizinkan terbang kembali hari ini, Kamis (17/1/2019). Ethiopian Airlines meninggalkan Batam, ...
Sumatera Utara - Kamis, 17 Januari 2019 - 15:07 WIB

BI: Ada 5.480 Lembar Upal Beredar Selama 2018 di Sumut

Selama tahun 2018 ada 5.480 lembar uang palsu (upal) yang beredar di Sumut.Hal itu dikatakan Kepala Divisi Sistem Pembayaran dan ...