Rabu, 22 Mei 2019 | 03.31 WIB
KiniNEWS>Regional>Banten>Banjir menyusul tsunami di Pandeglang

Banjir menyusul tsunami di Pandeglang

Rabu, 26 Desember 2018 - 22:14 WIB

IMG-8174

Banjir melanda Labuan, Pandeglang, usai dihantam tsunami.

BANTEN, kini.co.id – HUJAN deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, Rabu (26/12), menyebabkan banjir di sejumlah titik.

Pun belum diketahui adanya korban jiwa, namun banyak warga yang terdampak mengungsi. Pantauan Media Indonesia, banjir merendam sejumlah pemukiman warga.

Tidak hanya itu, banjir yang tingginya tidak merata tersebut juga menggenangi jalan umum, termasuk pasar tradisional yang ada di wilayah tersebut. Menurut pengakuan sejumlah warga, banjir disebabkan curah hujan yang tinggi sejak dini hari.

Selain itu, diperparah dengan air laut naik kedaratan (rob). “Hujan tidak berhenti dari subuh, mungkin itu penyebabnya. Belum lagi air laut naik,” aku salah satu warga Labuan Adriansyah Saputra ,27, saat ditemui Media Indonesia di pasar tradisional Labuan.

Menurutnya, banjir tidak hanya terjadi di wilayah pasar, namun juga melanda sejumlah wilayah seperti di Desa Cicadas, Sukahati, Padasuka, Teluk, dan beberapa desa lainnya.

“Kalau rumah saya kebutulan di Desa Teluk, disana banjir dari air hujan bercampur air laut,” imbuh Adriansyah.

Warga lainnya, Andi Muhtar menuturkan, banjir di sejumlah wilayah Labuan tidak merata tingginya.

Pasalnya, ada beberapa pemukiman warga yang direndam air banjir setinggi lutut orang dewasa hingga setinggi dada orang dewasa.

Akibatnya sekitar ratusan rumah warga terendam sehingga terpaksa membuat sekitar ribuan kepala keluarga mengungsi ke tempat yang aman.

“Kalau di rumah saya persis di belakang pasar air setinggi lutut orang dewasa. Pokoknya semua rumah terendam, makanya kami mengungsi ke posko-posko tsunami,” tandasnya.

Hingga berita ini diketik, banjir masih menggenangi sejumlah wilayah di Kecamatan Labuan. Hujan pun masih terus mengguyur dengan cukup deras.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Kepulauan Riau - Kamis, 31 Januari 2019 - 22:19 WIB

Apes, gara-gara bau tidak enak, tukang cukur dihajar pelanggan

APES, nasib yang menimpa Sadar, seorang tukang cukur rambut di Tiban Indah, Sekupang, Batam. Dia terluka dan bersimbah darah usai ...
Sumatera Utara - Jumat, 25 Januari 2019 - 19:40 WIB

Rumah Quran Nurul Huda Batugingging Salurkan Paket Sembako

Murid-murid Rumah Quran Nurul Huda Desa Batugingging, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deliserdang salurkan paket sembako kepada kaum dhuafa. Pemberian paket ...
Sulawesi - Kamis, 24 Januari 2019 - 12:26 WIB

Sebanyak 26 tewas, 24 hilang dan ratusan luka akibat banjir di Sulsel

BANJIR dan longsor di Sulawesi Selatan (Sulsel) yang terjadi sejak dua hari terakhir menelan korban nyawa dan harta yang tidak ...
Kepulauan Riau - Rabu, 23 Januari 2019 - 18:18 WIB

Kapal tanker tabrak jembatan Barelang

KAPAL tanker Eastern Glory, berbobot 4.500 ton menabrak jembatan Batam-Rempang-Galang (Barelang). Jembatan yang ditabrak, yakni jembatan yang menghubungkan Pulau Tonton ...
Jawa Timur - Selasa, 22 Januari 2019 - 11:43 WIB

Dikabarkan menghilang, Wabup Trenggalek ternyata ke Eropa

SELAMA lebih dari sepekan Wakil Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin disebut menghilang. Sebab tidak ada staf di kantornya yang mengetahui ...
Kepulauan Riau - Minggu, 20 Januari 2019 - 11:43 WIB

Wali kota ex officio BP Batam (2); Antara rangkap jabatan dan pengelolaan profesional

DI BAWAH kepemimpinan Lukita, BP Batam menorehkan beberapa pencapaian dan prestasi. Investasi Penanaman Modal Asing (PMA) selama dua tahun terakhir ...