Senin, 10 Desember 2018 | 22.44 WIB
KiniNEWS>Regional>Kepulauan Riau>Aplaus buat Pemkot Batam yang setop gaji ASN korup mulai bulan ini

Aplaus buat Pemkot Batam yang setop gaji ASN korup mulai bulan ini

Jumat, 7 Desember 2018 - 15:49 WIB

IMG-8074

Sekretaris Kota Batam, Jefridin.

BATAM, kini.co.id – SIKAP tegas terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tersandung tindak pidana korupsi direalisasikan Pemerintah Batam. Setidaknya, ada lima ASN korup yang bakal dihentikan gajinya mulai bulan Desember ini.

Sekretaris Daerah Kota Batam Jefridin mengungkapkan, lima ASN korup itu berasal dari berbagai instansi seperti, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah dan beberapa dinas lain.

“Jadi totalnya lima bukan delapan. Mereka ini keputusan (hukumnya) sudah inkracht dan administrasinya sudah selesai. Mereka tak menerima gaji dan hak pensiunan juga,” ujar Jefridin, Jumat (7/12/2018).

Sesuai dengan surat keputusan bersama (SKB) Menpan RB, Badan Kepegawaian Nasional (BKN) dan Menkum HAM ASN yang tersandung kasus korupsi akan diberhentikan secara tidak hormat.

ASN yang diberhentikan ini merupakan mereka yang masih aktif di lingkungan Pemkott Batam. Sedangkan mereka yang memutuskan pindah ke luar daerah dan yang sudah pensiun itu bukan menjadi kewenangan Pemkot Batam.

“Mereka yang sudah inkracht memutuskan pindah ke daerah lain. Nah ini bukan kewenangan kami, instansi lainnya,” imbuh Jefridin.

Menurutnya keputusan ini sudah sesuai dengan pusat. Pegawai yang bermain dengan kewenangan kasus korupsi ada sanksinya hingga diberhentikan tidak hormat. Jika keberatan dengan keputusan ini, para ASN korup ini dipersilahkan menempuh jalur hukum.

“Jika keberatan silahkan ajukan. Semua ada aturan mainnya. Ikuti saja,” katanya.

Sementara itu Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad memerintahkan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKP-SDM) Kota Batam, menginventarisir ASN yang tersandung kasus korupsi.

Tujuannya agar daftar nama pegawai yang diberhentikan tidak lagi menerima gaji sebagai PNS Desember ini.

“Setelah terinventarisir, yang sudah berkekuatan (hukum) tetap. Kemudian Pemkot akan memanggilnya. Karena kita tak mau yang bersangkutan ambil gaji. Kemudian dikembalikan, kasihan mereka. Sudah gaji diambil, dikembalikan,” ujar Amsakar beberapa waktu lalu.

Sebelum ada keputusan ini, di lingkungan Pemerintah Kota Batam yang tersandung kasus korupsi dan mendapat putusan tetap dari pengadilan ternyata masih menerima gaji.

Setidaknya, hampir Rp100 juta anggaran pemerintah dialokasikan setiap bulan untuk menggaji para ASN korup tersebut.

Anggota DPRD Batam Udin P. Sihaloho menyebut adanya ASN korup yang masih menerima gaji tersebut diketahui dari laporan pertanggung jawaban (LPJ) Wali Kota Batam.

“Padahal, idealnya para ASN yang pernah menjadi terpidana kasus korupsi ini sangat layak untuk diberhentikan secara tidak hormat,” kata Udin, Senin (24/9/2018).

Terlebih saat ini, lanjut Udin, jika merujuk pada surat edaran Kementerian Dalam Negeri mengenai pemberhentian secara tidak hormat kepada ASN yang tersandung kasus korupsi, hal itu harus tegas dilaksanakan.

Namun demikian, dengan masih adanya ASN eks terpidana korupsi yang masih menerima gaji, menjadi sebuah pertanyaan bagi Udin terkait komitmen Pemkot Batam menciptakan pemerintahan yang bebas dari korupsi.

“Tapi bisa kita lihat pemerintah daerah masih berikan gaji mereka, totalnya setiap bulan itu hampir seratus juta,” katanya.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
DKI Jakarta - Senin, 10 Desember 2018 - 12:51 WIB

Pawai Kemenangan Persija Tak Jadi Hari Ini, Begini Kata Anies

ersija menjadi juara Liga 1 sehingga rencananya mereka akan menggelar pawai kemenangan pada hari ini, Senin (10/12/2018). Namun, pawai itu ...
Sumatera Utara - Senin, 10 Desember 2018 - 12:14 WIB

Bacok Anak Tiri Sampai Kritis, Martua Siregar Dicokok Polisi

Seorang pria bernama Martua Siregar dicokok polisi setelah membacok anak tirinya, Salsah Mia Hasibuan yang baru 12 tahun.Kasat Reskrim Polres ...
Jawa Barat - Kamis, 6 Desember 2018 - 20:24 WIB

Angin Puting Beliung di Bogor Makan Korban

Hujan deras disertai angin puting beliung melanda kawasan Bogor, Jawa Barat pada Kamis, (6/12/2018) sore tadi.Meski hanya lima menit peristiwa ...
Kepulauan Riau - Kamis, 6 Desember 2018 - 13:34 WIB

Usai menipu, Milda Sari selalu selfie bersama uang hasil tipuannya

MILDA Sari, seorang wanita muda di Batam, menipu puluhan pencari kerja. Usai menipu, dia selalu berfoto (selfie) bersama uang hasil ...
Sumatera Utara - Rabu, 5 Desember 2018 - 17:30 WIB

Sosialisasi Soal Dana Desa, Kejari Paluta Diapresiasi

Penggunaan dana desa harus mengena dan menyentuh ke rakyat pedesaan. Jangan sampai dana desa justru membawa para kepala desa ke ...
Kepulauan Riau - Senin, 3 Desember 2018 - 22:30 WIB

Terdeteksi 7.902 orang Kepri terpapar virus HIV, di Batam 6.359 orang

PROVINSI Kepulauan Riau menempati urutan ke-8 sebagai provinsi dengan pengidap Human Immunodeficiency Virus (HIV) terbanyak se-Indonesia. Tercatat ada 7.902 kasus ...