Senin, 10 Desember 2018 | 22.59 WIB
KiniNEWS>Regional>Kepulauan Riau>Usai menipu, Milda Sari selalu selfie bersama uang hasil tipuannya

Usai menipu, Milda Sari selalu selfie bersama uang hasil tipuannya

Kamis, 6 Desember 2018 - 13:34 WIB

IMG-8065

Milda Sari, 27 tahun, penipu puluhan pencari kerja di Batam.

BATAM, kini.co.id – MILDA Sari, seorang wanita muda di Batam, menipu puluhan pencari kerja. Usai menipu, dia selalu berfoto (selfie) bersama uang hasil penipuannya.

Fakta itu disampaikan salah seorang aparat polisi Polsek Sagulung, Batam, yang memeriksa pelaku kejahatan itu, Kamis, 6/12/2018). ”Selesai mendapatkan uang dari korbanya, Milda selalu menyempat untuk selfie terlebih dahulu bersama uang milik para korban,” ujar petugas.

Ditemui di Sagulung, Mida selalu menunduk dan tak mampu berbuat apa-apa. Hanya itu yang mampu dilakukan wanita 27 tahun itu, tersangka penipuan memasukkan kerja ke perusahaan saat ekspose di Mapolsek Sagulung.

Dengan memakai baju tahanan nomor 3 yang melekat di badannya, Milda Sari mengaku telah setahun lebih melakukan penipuan itu.

Sulitnya mendapatkan pekerjaan di Batam dimanfaatkannya untuk menggeruk keuntungan. Puluhan pencari kerja (pencaker) sukses ditipunya dengan iming-iming pasti langsung bisa diterima bekerja.

“Dulunya saya pernah bantu masukkan orang kerja. Tapi setelah masuk, banyak dari mereka yang tidak bayar,” ujar Milda mengungkap proses awal penipuannya.

Berdalih alasan kekesalan, Milda mengubah caranya meraup keuntungan. Prosespun berganti, terlebih dahulu ia meminta uang dari para calon pencaker yang meminta bantuannya.

“Satu orang saya minta Rp3 juta sampai Rp9juta,” ungkap wanita yang ditangkap pada Sabtu (1/12/2018) lalu itu.

Demi memuluskan langkah tipu-dayanya agar korbannya percaya, setiap korban yang menyetor uang padanya, diberi kwitansi yang ditanda tangan di atas materai 6000.

Selanjutnya Milda langsung menyuruh korban (pencaker) yang telah menyerahkan uang untuk langsung cek kesehatan, namun dengan biaya mereka masing-masing.

Janji hanyalah tinggal janji. Pencaker yang berharap segera mendapatkan kerja, tak jua kunjung dipanggil. Sementara uang yang telah mereka berikan habis tak tahu kemana.

Dari pengakuan pelaku saat ekspose Rabu siang kemarin, uang hasil penipuan itu juga dia bagi bersama seorang sahabatnya, berinisial D.

“Kawan saya itupun tak tahu lagi sekarang entah kemana,” ujarnya.

Entah benar adanya atau alibi sahaja, pengakuannya perihal keterlibatan D ini diduga pihak kepolisian hanya fiktif semata.

“Pasalnya, dia tak bisa memberikan ciri-ciri dari D. Meski demikian, kita masih akan mengembangkan kasus ini apakah ada keterlibatan orang lain,” ujar Kapolsek Sagulung, AKP Dwihatmoko saat ekspose kemarin.

Hingga saat ini polisi sudah menerima 64 laporan terkait penipuan yang dilakulam Milda. Rata-rata, para korban ditipu senilai Rp9 juta. “Total kerugian 64 korban sekitar Rp302 juta,” jelas Dwi.

Dari keterangan Kapolsek Sagulung, sebagian dari uang korban telah dikembalikan. Namun masih banyak yang belum menerima kembali uangnya. Karena uang yang telah pelaku terima itu telah banyak habis digunakan untuk keperluan pribadinya.

“Penipuan ini sudah satu tahun belakangan dilakukan. Namun baru dua bulan belakangan ini meningkat,” jelasnya lagi.

Akibat perbuatannya, Milda dijerat Pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. “Kita Sedang selidiki lagi apakah benar ada keterlibatan orang lain di perusahaan (Sumitomo dan Epson),” pungkas AKP Dwihatmoko.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
DKI Jakarta - Senin, 10 Desember 2018 - 12:51 WIB

Pawai Kemenangan Persija Tak Jadi Hari Ini, Begini Kata Anies

ersija menjadi juara Liga 1 sehingga rencananya mereka akan menggelar pawai kemenangan pada hari ini, Senin (10/12/2018). Namun, pawai itu ...
Sumatera Utara - Senin, 10 Desember 2018 - 12:14 WIB

Bacok Anak Tiri Sampai Kritis, Martua Siregar Dicokok Polisi

Seorang pria bernama Martua Siregar dicokok polisi setelah membacok anak tirinya, Salsah Mia Hasibuan yang baru 12 tahun.Kasat Reskrim Polres ...
Kepulauan Riau - Jumat, 7 Desember 2018 - 15:49 WIB

Aplaus buat Pemkot Batam yang setop gaji ASN korup mulai bulan ini

SIKAP tegas terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tersandung tindak pidana korupsi direalisasikan Pemerintah Batam. Setidaknya, ada lima ASN korup ...
Jawa Barat - Kamis, 6 Desember 2018 - 20:24 WIB

Angin Puting Beliung di Bogor Makan Korban

Hujan deras disertai angin puting beliung melanda kawasan Bogor, Jawa Barat pada Kamis, (6/12/2018) sore tadi.Meski hanya lima menit peristiwa ...
Sumatera Utara - Rabu, 5 Desember 2018 - 17:30 WIB

Sosialisasi Soal Dana Desa, Kejari Paluta Diapresiasi

Penggunaan dana desa harus mengena dan menyentuh ke rakyat pedesaan. Jangan sampai dana desa justru membawa para kepala desa ke ...
Kepulauan Riau - Senin, 3 Desember 2018 - 22:30 WIB

Terdeteksi 7.902 orang Kepri terpapar virus HIV, di Batam 6.359 orang

PROVINSI Kepulauan Riau menempati urutan ke-8 sebagai provinsi dengan pengidap Human Immunodeficiency Virus (HIV) terbanyak se-Indonesia. Tercatat ada 7.902 kasus ...