Sabtu, 20 April 2019 | 00.06 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Timur>Ratusan mahasiswa Papua di Surabaya dipulangkan ke daerahnya

Ratusan mahasiswa Papua di Surabaya dipulangkan ke daerahnya

Minggu, 2 Desember 2018 - 23:01 WIB

IMG-8048

Asrama Mahasiswa Papua di Kalasan, Tambaksari, Surabaya.

SURABAYA, kini.co.id – SEBANYAK 233 mahasiswa asal Papua kini dipulangkan ke Asrama Mahasiswa Papua di Kalasan, Tambaksari, Surabaya pada Minggu (2/12) malam, setelah 18 jam diamankan oleh Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya.

Para mahasiswa Papua yang tidak menetap di Surabaya diberi waktu selama satu jam untuk mengemasi barang bawaan, sebelum dikembalikan ke daerahnya masing-masing.

“Mereka kami kasih waktu satu jam, mengemasi barangnya, sebelum dipulangkan ke daerah asalnya,” kata Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan, saat ditemui di lokasi, Minggu (2/12) malam.

Sebelumnya, ratusan personil kepolisian berdatangan ke Asrama Mahasiswa Papua dan memberitahukan bahwa para mahasiswa harus keluar Surabaya saat itu juga.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran mengatakan pengangkutan mahasiswa bertujuan untuk mengamankan, karena ada laporan warga yang mengkhawatirkan kericuhan terjadi di sekitar asrama.

Mahasiswa Papua itu diantar menggunakan 10 unit truk polisi, dengan kawalan ketat. Pantauan CNNIndonesia.com di lapangan, tak ada satu patah katapun yang dikatakan mereka saat menuruni truk.

“Kami antar mereka ke terminal bis, yang bertahan nanti yang mahasiswa Surabaya,” kata Rudi.

Kendati demikian, Rudi mengaku belum mengetahui jumlah pasti mahasiswa Papua yang berasal dari derah lain. Sebagian para mahasiswa diketahui berasal dari Jogja, Malang, Sidoarjo, Bali dan beberapa daerah lain.

“Surabaya harus aman, untuk jumlah yang dipulangkan nanti kami hitung,” kata dia.

Rudi juga menyebut pihaknya telah menyiapkan armada bus untuk mengantarkan para mahasiswa ini ke Terminal Bungurasih, Sidoarjo.

“Sebenarnya polisi siap untuk mengantarkan mereka sampai ke daerah asal, namun mereka menolak dan memilih biaya sendiri,” kata dia.

Sementara itu, Pengacara pendamping mahasiswa Papua, Veronica Koman mengatakan dirinya ingin memastikan mahasiswa ini benar-benar terjamin keselamatannya.

“Sebagian mereka kembali ke daerahnya, sebagian memang penghuni asrama yang di Surabaya. Saya minta polisi bisa menjamin keselamatan mereka,” kata Veronica, ditemui di lokasi yang sama.

Pantauan di lokasi, suasana Asrama Mahasiswa Papua masih mencekam. Ratusan personil organisasi masyarakat memadati jalan Kalasan, personil kepolisian juga terus melakukan penjagaan.

Sebelumnya, ratusan mahasiswa Papua yang datang dari Jawa-Bali itu berkumpul di Surabaya untuk melakukan unjuk rasa memperingati 57 tahun Kemerdekaan Papua Barat yang jatuh pada 1 Desember kemarin.

Namun unjuk rasa damai sempat diwarnai ketegangan karena munculnya massa tandingan. Aksi bentrok mengakibatkan 16 orang luka, tiga di antaranya mengalami pendaraan di bagian kepala.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Kepulauan Riau - Kamis, 31 Januari 2019 - 22:19 WIB

Apes, gara-gara bau tidak enak, tukang cukur dihajar pelanggan

APES, nasib yang menimpa Sadar, seorang tukang cukur rambut di Tiban Indah, Sekupang, Batam. Dia terluka dan bersimbah darah usai ...
Sumatera Utara - Jumat, 25 Januari 2019 - 19:40 WIB

Rumah Quran Nurul Huda Batugingging Salurkan Paket Sembako

Murid-murid Rumah Quran Nurul Huda Desa Batugingging, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deliserdang salurkan paket sembako kepada kaum dhuafa. Pemberian paket ...
Sulawesi - Kamis, 24 Januari 2019 - 12:26 WIB

Sebanyak 26 tewas, 24 hilang dan ratusan luka akibat banjir di Sulsel

BANJIR dan longsor di Sulawesi Selatan (Sulsel) yang terjadi sejak dua hari terakhir menelan korban nyawa dan harta yang tidak ...
Kepulauan Riau - Rabu, 23 Januari 2019 - 18:18 WIB

Kapal tanker tabrak jembatan Barelang

KAPAL tanker Eastern Glory, berbobot 4.500 ton menabrak jembatan Batam-Rempang-Galang (Barelang). Jembatan yang ditabrak, yakni jembatan yang menghubungkan Pulau Tonton ...
Jawa Timur - Selasa, 22 Januari 2019 - 11:43 WIB

Dikabarkan menghilang, Wabup Trenggalek ternyata ke Eropa

SELAMA lebih dari sepekan Wakil Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin disebut menghilang. Sebab tidak ada staf di kantornya yang mengetahui ...
Kepulauan Riau - Minggu, 20 Januari 2019 - 11:43 WIB

Wali kota ex officio BP Batam (2); Antara rangkap jabatan dan pengelolaan profesional

DI BAWAH kepemimpinan Lukita, BP Batam menorehkan beberapa pencapaian dan prestasi. Investasi Penanaman Modal Asing (PMA) selama dua tahun terakhir ...