Senin, 10 Desember 2018 | 23.26 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Timur>Ratusan mahasiswa Papua di Surabaya dipulangkan ke daerahnya

Ratusan mahasiswa Papua di Surabaya dipulangkan ke daerahnya

Minggu, 2 Desember 2018 - 23:01 WIB

IMG-8048

Asrama Mahasiswa Papua di Kalasan, Tambaksari, Surabaya.

SURABAYA, kini.co.id – SEBANYAK 233 mahasiswa asal Papua kini dipulangkan ke Asrama Mahasiswa Papua di Kalasan, Tambaksari, Surabaya pada Minggu (2/12) malam, setelah 18 jam diamankan oleh Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya.

Para mahasiswa Papua yang tidak menetap di Surabaya diberi waktu selama satu jam untuk mengemasi barang bawaan, sebelum dikembalikan ke daerahnya masing-masing.

“Mereka kami kasih waktu satu jam, mengemasi barangnya, sebelum dipulangkan ke daerah asalnya,” kata Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan, saat ditemui di lokasi, Minggu (2/12) malam.

Sebelumnya, ratusan personil kepolisian berdatangan ke Asrama Mahasiswa Papua dan memberitahukan bahwa para mahasiswa harus keluar Surabaya saat itu juga.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran mengatakan pengangkutan mahasiswa bertujuan untuk mengamankan, karena ada laporan warga yang mengkhawatirkan kericuhan terjadi di sekitar asrama.

Mahasiswa Papua itu diantar menggunakan 10 unit truk polisi, dengan kawalan ketat. Pantauan CNNIndonesia.com di lapangan, tak ada satu patah katapun yang dikatakan mereka saat menuruni truk.

“Kami antar mereka ke terminal bis, yang bertahan nanti yang mahasiswa Surabaya,” kata Rudi.

Kendati demikian, Rudi mengaku belum mengetahui jumlah pasti mahasiswa Papua yang berasal dari derah lain. Sebagian para mahasiswa diketahui berasal dari Jogja, Malang, Sidoarjo, Bali dan beberapa daerah lain.

“Surabaya harus aman, untuk jumlah yang dipulangkan nanti kami hitung,” kata dia.

Rudi juga menyebut pihaknya telah menyiapkan armada bus untuk mengantarkan para mahasiswa ini ke Terminal Bungurasih, Sidoarjo.

“Sebenarnya polisi siap untuk mengantarkan mereka sampai ke daerah asal, namun mereka menolak dan memilih biaya sendiri,” kata dia.

Sementara itu, Pengacara pendamping mahasiswa Papua, Veronica Koman mengatakan dirinya ingin memastikan mahasiswa ini benar-benar terjamin keselamatannya.

“Sebagian mereka kembali ke daerahnya, sebagian memang penghuni asrama yang di Surabaya. Saya minta polisi bisa menjamin keselamatan mereka,” kata Veronica, ditemui di lokasi yang sama.

Pantauan di lokasi, suasana Asrama Mahasiswa Papua masih mencekam. Ratusan personil organisasi masyarakat memadati jalan Kalasan, personil kepolisian juga terus melakukan penjagaan.

Sebelumnya, ratusan mahasiswa Papua yang datang dari Jawa-Bali itu berkumpul di Surabaya untuk melakukan unjuk rasa memperingati 57 tahun Kemerdekaan Papua Barat yang jatuh pada 1 Desember kemarin.

Namun unjuk rasa damai sempat diwarnai ketegangan karena munculnya massa tandingan. Aksi bentrok mengakibatkan 16 orang luka, tiga di antaranya mengalami pendaraan di bagian kepala.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
DKI Jakarta - Senin, 10 Desember 2018 - 12:51 WIB

Pawai Kemenangan Persija Tak Jadi Hari Ini, Begini Kata Anies

ersija menjadi juara Liga 1 sehingga rencananya mereka akan menggelar pawai kemenangan pada hari ini, Senin (10/12/2018). Namun, pawai itu ...
Sumatera Utara - Senin, 10 Desember 2018 - 12:14 WIB

Bacok Anak Tiri Sampai Kritis, Martua Siregar Dicokok Polisi

Seorang pria bernama Martua Siregar dicokok polisi setelah membacok anak tirinya, Salsah Mia Hasibuan yang baru 12 tahun.Kasat Reskrim Polres ...
Kepulauan Riau - Jumat, 7 Desember 2018 - 15:49 WIB

Aplaus buat Pemkot Batam yang setop gaji ASN korup mulai bulan ini

SIKAP tegas terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tersandung tindak pidana korupsi direalisasikan Pemerintah Batam. Setidaknya, ada lima ASN korup ...
Jawa Barat - Kamis, 6 Desember 2018 - 20:24 WIB

Angin Puting Beliung di Bogor Makan Korban

Hujan deras disertai angin puting beliung melanda kawasan Bogor, Jawa Barat pada Kamis, (6/12/2018) sore tadi.Meski hanya lima menit peristiwa ...
Kepulauan Riau - Kamis, 6 Desember 2018 - 13:34 WIB

Usai menipu, Milda Sari selalu selfie bersama uang hasil tipuannya

MILDA Sari, seorang wanita muda di Batam, menipu puluhan pencari kerja. Usai menipu, dia selalu berfoto (selfie) bersama uang hasil ...
Sumatera Utara - Rabu, 5 Desember 2018 - 17:30 WIB

Sosialisasi Soal Dana Desa, Kejari Paluta Diapresiasi

Penggunaan dana desa harus mengena dan menyentuh ke rakyat pedesaan. Jangan sampai dana desa justru membawa para kepala desa ke ...