Senin, 10 Desember 2018 | 22.28 WIB
KiniNEWS>Regional>Kepulauan Riau>Gubernur Kepri adukan pengelola air bersih Batam ke KPK

Gubernur Kepri adukan pengelola air bersih Batam ke KPK

Rabu, 28 November 2018 - 22:43 WIB

IMG-8040

Komisionar KPK Basaria Panjaitan (kedua dari kiri) bersama Gubernur Kepri Nurdin Basirun (kanan).

BATAM, kini.co.id – GUBERNUR Kepri Nurdin Basirun mengadukan pengelola air bersih di Batam, yakni PT Adhya Tirta Batam (ATB) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pasalnya, perusahaan konsorsium itu menunggak pajak air permukaan mencapai puluhan milyar.

Nurdin mengaku sudah mengingatkan PT Adhya Tirta Batam (ATB) mengenai tunggakan pajak air permukaan sejak tahun 2016. Langkah yang telah ditempuh pihaknyha, kata Nurdin, sudah berbagai cara. Antara lain pihaknya bahkan sudah menyurati ATB perihal hutang tersebut. Piutang ini juga menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Kepri.

“Kami sudah imbau, kami ingatkan, bahkan kami juga sudah bersurat kepada mereka (ATB),” ujar Nurdin di Planet Holiday Batam, Rabu (28/11/2018).

Nilai Pajak Air Permukaan (NPAP) diperkirakan sebesar Rp 39,9 miliar lebih ke PT Adhya Tirta Batam. Padahal Pemerintah Provinsi Kepri juga tengah dalam kondisi defisit hingga Rp 350 miliar pada tahun 2018 ini.

Piutang itu telah berjalan sejak Peraturan Gubernur nomor 25 tahun 2016 tentang Nilai Perolehan Air Permukaan sebagai dasar Penetapan Pajak Pengambilan dan Pemanfaatan Air Permukaan, berjalan, yang kemudian direvisi pada tahun 2018.

Menurut Nurdin, juga menambahkan bahwa sesuai ketentuan yang berlaku, pajak air permukaan tersebut harus dibayarkan. Karena itu milik rakyat dan harus dikembalikan ke rakyat.

“Kita taati peraturan berlaku, itu kan punya rakyat,” katanya.

Sementara itu pimpinan KPK RI, Basaria Panjaita menanggapi hal tersebut mengatakan bahwa pajak tidak selalu masuk pada ranah korupsi. Namun butuh kesadaran sendiri untuk membayarkan.

“Pajak itu memang ada yang melaporkan sendiri, saat ini memang kita masih dalam ranah pembenahan,” ujar Basaria pada kesempatan yang sama.

Sementara itu beberapa waktu lalu, pihak ATB melayangkan surat keberatan terkait pembayaran pajak air permukaan tersebut. ATB beralasan masih terikat konsesi dengan BP Batam.

Selama ini ATB membayarkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) kepada BP Batam.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
DKI Jakarta - Senin, 10 Desember 2018 - 12:51 WIB

Pawai Kemenangan Persija Tak Jadi Hari Ini, Begini Kata Anies

ersija menjadi juara Liga 1 sehingga rencananya mereka akan menggelar pawai kemenangan pada hari ini, Senin (10/12/2018). Namun, pawai itu ...
Sumatera Utara - Senin, 10 Desember 2018 - 12:14 WIB

Bacok Anak Tiri Sampai Kritis, Martua Siregar Dicokok Polisi

Seorang pria bernama Martua Siregar dicokok polisi setelah membacok anak tirinya, Salsah Mia Hasibuan yang baru 12 tahun.Kasat Reskrim Polres ...
Kepulauan Riau - Jumat, 7 Desember 2018 - 15:49 WIB

Aplaus buat Pemkot Batam yang setop gaji ASN korup mulai bulan ini

SIKAP tegas terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tersandung tindak pidana korupsi direalisasikan Pemerintah Batam. Setidaknya, ada lima ASN korup ...
Jawa Barat - Kamis, 6 Desember 2018 - 20:24 WIB

Angin Puting Beliung di Bogor Makan Korban

Hujan deras disertai angin puting beliung melanda kawasan Bogor, Jawa Barat pada Kamis, (6/12/2018) sore tadi.Meski hanya lima menit peristiwa ...
Kepulauan Riau - Kamis, 6 Desember 2018 - 13:34 WIB

Usai menipu, Milda Sari selalu selfie bersama uang hasil tipuannya

MILDA Sari, seorang wanita muda di Batam, menipu puluhan pencari kerja. Usai menipu, dia selalu berfoto (selfie) bersama uang hasil ...
Sumatera Utara - Rabu, 5 Desember 2018 - 17:30 WIB

Sosialisasi Soal Dana Desa, Kejari Paluta Diapresiasi

Penggunaan dana desa harus mengena dan menyentuh ke rakyat pedesaan. Jangan sampai dana desa justru membawa para kepala desa ke ...