Senin, 10 Desember 2018 | 23.38 WIB
KiniNEWS>Regional>DKI Jakarta>Karangan bunga berdatangan menyusul penangkapan Hercules

Karangan bunga berdatangan menyusul penangkapan Hercules

Kamis, 22 November 2018 - 17:09 WIB

IMG-7990

Karangan Bunga di Polres Metro Jakbar atas penangkapan Hercules.

JAKARTA, kini.co.id – APARAT kepolisian menangkap Hercules Rosario Marshal atas dugaan pidana penyerangan dan penguasaan lahan di Kalideres, Jakarta Barat. Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi dan jajarannya banyak mendapat karangan bunga.

Melihat suasana di Mapolres Metro Jakarta Barat, Jalan Letjen S Parman, Slipi, Jakarta Barat, Kamis (22/11/2018), halaman Polres dipenuhi papan karangan bunga. Menurut warga setempat, peristiwa itu terjadi sejak kemarin hingga siang tadi, kiriman karangan bunga terus berdatangan.

Karangan Bunga di Polres Metro Jakbar atas Penangkapan HerculesKarangan Bunga di Polres Metro Jakbar atas penangkapan Hercules. (Farih/detikcom)

Ada lebih dari 20 karangan bunga di lokasi. Karangan bunga ini diletakkan berjejer di trotoar jalan di depan Mapolres Metro Jakarta Barat. Pengirimnya tertulis dari warga hingga pengusaha.

Beberapa tulisan di karangan bunga itu di antaranya ‘Jakarta Barat Bebas Preman’ yang dikirim Perhimpunan Pengusaha Daan Mogot, ‘Kami Mendukung Kapolres Metro Jakarta Barat Memberantas Premanisme’ atas nama warga Jati Pulo. Selain itu, ada karangan bunga bertulisan ‘Hidup Indah Tanpa Premanisme. Bravo Kapolres Jakbar’ dari pedagang Petak 9.

Hercules ditangkap di kediamannya di kompleks Kebon Jeruk Indah, Kembangan, Jakbar. Dia diduga menjadi aktor utama di balik pendudukan tanah di Kalideres.

Karangan Bunga di Polres Metro Jakbar atas Penangkapan HerculesKarangan Bunga di Polres Metro Jakbar atas Penangkapan Hercules Foto: Farih/detikcom

Sebelum Hercules, ada 25 orang yang ditangkap terkait dengan kasus pendudukan tanah itu. Kemudian 23 orang ditetapkan sebagai tersangka. Di antara mereka, 10 orang mengaku sebagai anak buah Hercules.

Mereka dijerat Pasal 170 KUHP tentang perusakan juncto Pasal 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan dan Pasal 167 KUHP tentang memasuki pekarangan orang lain tanpa izin.

Kombes Hengki Haryadi menjelaskan, lahan ruko PT Nila sekitar 2 hektare di Kalideres sebelumnya dikuasai secara paksa oleh sejumlah orang. Para pelaku juga memaksa setiap penghuni ruko membayar Rp 500 ribu.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
DKI Jakarta - Senin, 10 Desember 2018 - 12:51 WIB

Pawai Kemenangan Persija Tak Jadi Hari Ini, Begini Kata Anies

ersija menjadi juara Liga 1 sehingga rencananya mereka akan menggelar pawai kemenangan pada hari ini, Senin (10/12/2018). Namun, pawai itu ...
Sumatera Utara - Senin, 10 Desember 2018 - 12:14 WIB

Bacok Anak Tiri Sampai Kritis, Martua Siregar Dicokok Polisi

Seorang pria bernama Martua Siregar dicokok polisi setelah membacok anak tirinya, Salsah Mia Hasibuan yang baru 12 tahun.Kasat Reskrim Polres ...
Kepulauan Riau - Jumat, 7 Desember 2018 - 15:49 WIB

Aplaus buat Pemkot Batam yang setop gaji ASN korup mulai bulan ini

SIKAP tegas terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tersandung tindak pidana korupsi direalisasikan Pemerintah Batam. Setidaknya, ada lima ASN korup ...
Jawa Barat - Kamis, 6 Desember 2018 - 20:24 WIB

Angin Puting Beliung di Bogor Makan Korban

Hujan deras disertai angin puting beliung melanda kawasan Bogor, Jawa Barat pada Kamis, (6/12/2018) sore tadi.Meski hanya lima menit peristiwa ...
Kepulauan Riau - Kamis, 6 Desember 2018 - 13:34 WIB

Usai menipu, Milda Sari selalu selfie bersama uang hasil tipuannya

MILDA Sari, seorang wanita muda di Batam, menipu puluhan pencari kerja. Usai menipu, dia selalu berfoto (selfie) bersama uang hasil ...
Sumatera Utara - Rabu, 5 Desember 2018 - 17:30 WIB

Sosialisasi Soal Dana Desa, Kejari Paluta Diapresiasi

Penggunaan dana desa harus mengena dan menyentuh ke rakyat pedesaan. Jangan sampai dana desa justru membawa para kepala desa ke ...