Rabu, 22 Mei 2019 | 04.34 WIB
KiniNEWS>Regional>DKI Jakarta>Karangan bunga berdatangan menyusul penangkapan Hercules

Karangan bunga berdatangan menyusul penangkapan Hercules

Kamis, 22 November 2018 - 17:09 WIB

IMG-7990

Karangan Bunga di Polres Metro Jakbar atas penangkapan Hercules.

JAKARTA, kini.co.id – APARAT kepolisian menangkap Hercules Rosario Marshal atas dugaan pidana penyerangan dan penguasaan lahan di Kalideres, Jakarta Barat. Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi dan jajarannya banyak mendapat karangan bunga.

Melihat suasana di Mapolres Metro Jakarta Barat, Jalan Letjen S Parman, Slipi, Jakarta Barat, Kamis (22/11/2018), halaman Polres dipenuhi papan karangan bunga. Menurut warga setempat, peristiwa itu terjadi sejak kemarin hingga siang tadi, kiriman karangan bunga terus berdatangan.

Karangan Bunga di Polres Metro Jakbar atas Penangkapan HerculesKarangan Bunga di Polres Metro Jakbar atas penangkapan Hercules. (Farih/detikcom)

Ada lebih dari 20 karangan bunga di lokasi. Karangan bunga ini diletakkan berjejer di trotoar jalan di depan Mapolres Metro Jakarta Barat. Pengirimnya tertulis dari warga hingga pengusaha.

Beberapa tulisan di karangan bunga itu di antaranya ‘Jakarta Barat Bebas Preman’ yang dikirim Perhimpunan Pengusaha Daan Mogot, ‘Kami Mendukung Kapolres Metro Jakarta Barat Memberantas Premanisme’ atas nama warga Jati Pulo. Selain itu, ada karangan bunga bertulisan ‘Hidup Indah Tanpa Premanisme. Bravo Kapolres Jakbar’ dari pedagang Petak 9.

Hercules ditangkap di kediamannya di kompleks Kebon Jeruk Indah, Kembangan, Jakbar. Dia diduga menjadi aktor utama di balik pendudukan tanah di Kalideres.

Karangan Bunga di Polres Metro Jakbar atas Penangkapan HerculesKarangan Bunga di Polres Metro Jakbar atas Penangkapan Hercules Foto: Farih/detikcom

Sebelum Hercules, ada 25 orang yang ditangkap terkait dengan kasus pendudukan tanah itu. Kemudian 23 orang ditetapkan sebagai tersangka. Di antara mereka, 10 orang mengaku sebagai anak buah Hercules.

Mereka dijerat Pasal 170 KUHP tentang perusakan juncto Pasal 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan dan Pasal 167 KUHP tentang memasuki pekarangan orang lain tanpa izin.

Kombes Hengki Haryadi menjelaskan, lahan ruko PT Nila sekitar 2 hektare di Kalideres sebelumnya dikuasai secara paksa oleh sejumlah orang. Para pelaku juga memaksa setiap penghuni ruko membayar Rp 500 ribu.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Kepulauan Riau - Kamis, 31 Januari 2019 - 22:19 WIB

Apes, gara-gara bau tidak enak, tukang cukur dihajar pelanggan

APES, nasib yang menimpa Sadar, seorang tukang cukur rambut di Tiban Indah, Sekupang, Batam. Dia terluka dan bersimbah darah usai ...
Sumatera Utara - Jumat, 25 Januari 2019 - 19:40 WIB

Rumah Quran Nurul Huda Batugingging Salurkan Paket Sembako

Murid-murid Rumah Quran Nurul Huda Desa Batugingging, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deliserdang salurkan paket sembako kepada kaum dhuafa. Pemberian paket ...
Sulawesi - Kamis, 24 Januari 2019 - 12:26 WIB

Sebanyak 26 tewas, 24 hilang dan ratusan luka akibat banjir di Sulsel

BANJIR dan longsor di Sulawesi Selatan (Sulsel) yang terjadi sejak dua hari terakhir menelan korban nyawa dan harta yang tidak ...
Kepulauan Riau - Rabu, 23 Januari 2019 - 18:18 WIB

Kapal tanker tabrak jembatan Barelang

KAPAL tanker Eastern Glory, berbobot 4.500 ton menabrak jembatan Batam-Rempang-Galang (Barelang). Jembatan yang ditabrak, yakni jembatan yang menghubungkan Pulau Tonton ...
Jawa Timur - Selasa, 22 Januari 2019 - 11:43 WIB

Dikabarkan menghilang, Wabup Trenggalek ternyata ke Eropa

SELAMA lebih dari sepekan Wakil Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin disebut menghilang. Sebab tidak ada staf di kantornya yang mengetahui ...
Kepulauan Riau - Minggu, 20 Januari 2019 - 11:43 WIB

Wali kota ex officio BP Batam (2); Antara rangkap jabatan dan pengelolaan profesional

DI BAWAH kepemimpinan Lukita, BP Batam menorehkan beberapa pencapaian dan prestasi. Investasi Penanaman Modal Asing (PMA) selama dua tahun terakhir ...