Rabu, 20 Februari 2019 | 13.54 WIB
KiniNEWS>Regional>Kepulauan Riau>Dukun mesum di Batam korbankan anak, istri dan adik ipar jadi budak nafsu pasiennya

Dukun mesum di Batam korbankan anak, istri dan adik ipar jadi budak nafsu pasiennya

Minggu, 18 November 2018 - 16:43 WIB

IMG-7960

Dukun MAZ saat melakukan ritual mesum.

BATAM, kini.co.id – SEORANG warga Batu Aji, Batam, yang mengaku dukun, berinisial MAZ (45), tega menjual keluarga sendiri kepada temannya. MAZ. Tanpa pikir panjang dia menjual kemolekan tubuh istrinya N (30), anaknya R dan adik iparnya E (25) kepada rekannya yang sekaligus menjadi pasiennya.

Ia memiliki ritual tersendiri yang aneh dan berbau mesum. Praktek itu sudah dilakukan MAZ beberapa tahun lalu. Bahkan dikabarkan anaknya telah menjadi korban ketika masih kelas 6 SD, hingga sekarang telah remaja.

Perbuatan ini dilakukan MAZ selama ini tanpa terendus pihak kepolisian bahkan tetangga-tetangganya. Korban tidak bisa berbuat banyak pasalnya diancam dibunuh.

Transaksi penjualan manusia yang dilakukan MAZ berbeda. Ia hanya mempunyai satu orang pembeli AB (27). Nilai transaksi tidak jelas, namun MAZ memegang semua keuangan temannya itu.

Transaksi berawal ketika AB datang kerumah MAZ. Di rumah tersebut ada istri MAZ, anaknya, dan AB. Di saat bersamaan terjadilah perbincangan seperti keluarga biasanya. Namun, ketika perbincangan itu terjadi MAZ memberikan semacam minuman dengan ritual tertentu kepada R.

Ia langsung diminta masuk kamar. Beberapa saat setelah itu AB menyusul, dan menyetubuhi R. Hal itu dilakukan MAZ setiap AB berkunjung ke Batam. AB merupakan salah seorang karyawan swasta di Jakarta. Praktek tersebut terus berlanjut. Bahkan MAZ juga menjadikan istrinya pelepas hawa nasfu AB.

Kasus ini mulai terungkap, ketika MAZ menjadikan adik iparnya E menjadi korban selanjutnya. E sebelumnya ditinggal di Jayapura, bekerja sebagai karyawan biasa di PLN.

Namun, bulan September lalu MAZ membujuk E datang ke Batam untuk dicarikan kerjaan lebih bagus. E mengaku sempat menolak.

Tetapi MAZ sudah membeli tiket keberangkatannya dari Jayapura menuju Batam tanpa sepengetahuan E. Terpaksa E pergi ke Batam, berharap dapat pekerjaan lebih bagus.

Sesampai di Batam, permainan MAZ dimulai. E bukan dicarikan tempat kerja. Ia malahan dipaksa nikah dengan AB. E sempat menolak, tetapi MAZ termasuk kakak iparnya sendiri memaksa. “Seperti semua sudah diatur,” kata E bercerita.

Tiba pada bulan September akhir. MAZ menikahkan E dengan AB di rumah merekan di kawasan Batu Aji, dihadiri MAZ isrtinya, anak pertama MAZ, dan AB. Tanpa penghulu bahkan tetangga setempat.

Setelah pernikahan yang disebut mereka nikah siri berlangsung. E langsung digauli AB. Modus dilakukan tetap sama, sebelum aksi dimulai. E diberi minuman dengan ritual tertentu oleh MAZ. “Saya, seperti mau ngomong tetapi tidak bisa,” kata E. Anehnya, selama AB mengauli E, ada semacam ritual dan bacaan yang dilakuakn MAZ dan AB. Salah satunya memandikan E dengan air khusus.

Kejadian itu berlangsung selama satu minggu, setiap harinya. Sehingga hari selanjutnya membuat E jatuh sakit. Ia tidak bisa melakukan apa-apa selain terbaring. Sejak itu AB tidak lagi melakukan perbuatan itu. AB pun kembali ke Jakarta melanjutkan pekerjaannya.

Setelah beberapa minggu jatuh sakit. E mencoba kabur dari rumah. Sejak itu ia mulai berani bercerita kepada keluarga maupun kerabatnya. Bahkan MAZ menonton aksi ketika AB menggauli Istri maupun adik iparnya sambil melakukan perbuatan tak patut yakni masturbasi.

Hal itu diceritakan korban bersama pihak keluarga kepada pers di Batam, Minggu (16/11/2018). E terlihat masih trauma didampingi kakak kandung Wahyu dan sepupunya Molek. “Ini perbuatan bejat, dan menjijikan,” kata Wahyu.

Pihak keluarga sudah melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Barelang 6 November lalu dengan nomor laporan LP-B/1143/XI/2018/Kepri/Resta. Sampai saat ini, tidak ada tindakan khusus dari kepolisian. MAZ masih berkeliaran di Batu AJI.

“Kita berharap polisi cepat bertindak, jangan sampai ada korban yang lain,” kata Molek.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Kepulauan Riau - Kamis, 31 Januari 2019 - 22:19 WIB

Apes, gara-gara bau tidak enak, tukang cukur dihajar pelanggan

APES, nasib yang menimpa Sadar, seorang tukang cukur rambut di Tiban Indah, Sekupang, Batam. Dia terluka dan bersimbah darah usai ...
Sumatera Utara - Jumat, 25 Januari 2019 - 19:40 WIB

Rumah Quran Nurul Huda Batugingging Salurkan Paket Sembako

Murid-murid Rumah Quran Nurul Huda Desa Batugingging, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deliserdang salurkan paket sembako kepada kaum dhuafa. Pemberian paket ...
Sulawesi - Kamis, 24 Januari 2019 - 12:26 WIB

Sebanyak 26 tewas, 24 hilang dan ratusan luka akibat banjir di Sulsel

BANJIR dan longsor di Sulawesi Selatan (Sulsel) yang terjadi sejak dua hari terakhir menelan korban nyawa dan harta yang tidak ...
Kepulauan Riau - Rabu, 23 Januari 2019 - 18:18 WIB

Kapal tanker tabrak jembatan Barelang

KAPAL tanker Eastern Glory, berbobot 4.500 ton menabrak jembatan Batam-Rempang-Galang (Barelang). Jembatan yang ditabrak, yakni jembatan yang menghubungkan Pulau Tonton ...
Jawa Timur - Selasa, 22 Januari 2019 - 11:43 WIB

Dikabarkan menghilang, Wabup Trenggalek ternyata ke Eropa

SELAMA lebih dari sepekan Wakil Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin disebut menghilang. Sebab tidak ada staf di kantornya yang mengetahui ...
Kepulauan Riau - Minggu, 20 Januari 2019 - 11:43 WIB

Wali kota ex officio BP Batam (2); Antara rangkap jabatan dan pengelolaan profesional

DI BAWAH kepemimpinan Lukita, BP Batam menorehkan beberapa pencapaian dan prestasi. Investasi Penanaman Modal Asing (PMA) selama dua tahun terakhir ...