Jumat, 19 April 2019 | 23.54 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Ini Usaha BI Tingkatkan Kapasitas Ekonomi Daerah di Sumut

Ini Usaha BI Tingkatkan Kapasitas Ekonomi Daerah di Sumut

Reporter : Nur Fatimah | Kamis, 15 November 2018 - 19:54 WIB

IMG-7947

Deputi Direktur Pengembangan Ekonomi dan UMKM Kantor Perwakilan BI Sumut, Demina R Sitepu di sela-sela acara Pelatihan Wartawan Ekonomi Provinsi Sumut di Inna Parapat Hotel, Danau Toba, Kabupaten Samosir, Kamis (15/11/2018). (KiniNews/Nur Fatimah)

Parapat, kini.co.id
Perkembangan ekonomi daerah memiliki pengaruh yang signifikan untuk kemajuan ekonomi secara nasional. Untuk itu, Bank Indonesia (BI) Sumut berfokus dalam meningkatkan perekonomian masyarakat di daerah.

Saat ini, BI Sumut berfokus mengembangkan klaster ketahanan pangan yang juga untuk mengendalikan laju inflasi.

Hal itu dikatakan Deputi Direktur Pengembangan Ekonomi dan UMKM Kantor Perwakilan BI Sumut, Demina R Sitepu di sela-sela acara Pelatihan Wartawan Ekonomi Provinsi Sumut di Inna Parapat Hotel, Danau Toba, Kabupaten Samosir, Kamis (15/11/2018).

Selain klaster ketahanan pangan, kata Demina, mereka juga mengembangkan komoditas ekspor atau substitusi impor.

“Hal itu merupakan bentuk upaya pengendalian inflasi dan penurunan current account deficit (CAD),” ucapnya.

Usaha lain yang dilakukan BI, kata dia, adalah pemberdayaan ekonomi pesantren serta pengembangan kawasan wisata Danau Toba.

Diantaranya, klaster bawang merah di Kabupaten Dairi dan Karo, klaster integrasi padi-sapi di Desa Hinai, klaster padi organik Kota Binjai dan klaster cabai merah di Kabupaten Deliserdang.

“Sejalan dengan pengembangan klaster ketahanan pangan, kami juga melakukan pengembangan Wirausaha BI. Saat ini kami memiliki 20 wirausaha binaan BI (WUBI). Beberapa WUBI telah tersertifikasi sebagai coach dan membuka klinik UMKM. Selain itu, program ini telah meningkat dan melahirkan WUDS (Wirausaha Deliserdang),” ujarnya.

Ia menyebutkan, guna menurunkan CAD melalui peningkatan komoditas ekspor pihaknya konsentrasi kepada pengembangan kawasan wisata Danau Toba. Terlebih, pariwisata merupakan elemen penting bagi pendapatan suatu daerah.

“Untuk pengembangan di kawasan Danau Toba, kita lakukan secara kompleks dan multiyears dengan konsep agrotourism. Dikembangkan berdasarkan empat pilar yakni attractions (seperti penanaman padi, cokelat atau bawang yang dapat dilakukan oleh wisatawan maupun keunikan desa yang dapat menarik perhatian wisatawan), accessibility (jarak tempuh, sarana transportasi yang mumpuni), amenities (kenyamanan) dan ancillaries (bentuk dukungan dari berbagai pihak),” jelasnya.

Ia optimis jika semua pihak berkolaborasi mengembangkan dan memajukan kawasan wisata Danau Toba dengan menciptakan komunitas atraksi yang menarik, tentu dapat menarik minat para wisatawan untuk berkunjung ke Danau Toba.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Kepulauan Riau - Kamis, 31 Januari 2019 - 22:19 WIB

Apes, gara-gara bau tidak enak, tukang cukur dihajar pelanggan

APES, nasib yang menimpa Sadar, seorang tukang cukur rambut di Tiban Indah, Sekupang, Batam. Dia terluka dan bersimbah darah usai ...
Sumatera Utara - Jumat, 25 Januari 2019 - 19:40 WIB

Rumah Quran Nurul Huda Batugingging Salurkan Paket Sembako

Murid-murid Rumah Quran Nurul Huda Desa Batugingging, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deliserdang salurkan paket sembako kepada kaum dhuafa. Pemberian paket ...
Sulawesi - Kamis, 24 Januari 2019 - 12:26 WIB

Sebanyak 26 tewas, 24 hilang dan ratusan luka akibat banjir di Sulsel

BANJIR dan longsor di Sulawesi Selatan (Sulsel) yang terjadi sejak dua hari terakhir menelan korban nyawa dan harta yang tidak ...
Kepulauan Riau - Rabu, 23 Januari 2019 - 18:18 WIB

Kapal tanker tabrak jembatan Barelang

KAPAL tanker Eastern Glory, berbobot 4.500 ton menabrak jembatan Batam-Rempang-Galang (Barelang). Jembatan yang ditabrak, yakni jembatan yang menghubungkan Pulau Tonton ...
Jawa Timur - Selasa, 22 Januari 2019 - 11:43 WIB

Dikabarkan menghilang, Wabup Trenggalek ternyata ke Eropa

SELAMA lebih dari sepekan Wakil Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin disebut menghilang. Sebab tidak ada staf di kantornya yang mengetahui ...
Kepulauan Riau - Minggu, 20 Januari 2019 - 11:43 WIB

Wali kota ex officio BP Batam (2); Antara rangkap jabatan dan pengelolaan profesional

DI BAWAH kepemimpinan Lukita, BP Batam menorehkan beberapa pencapaian dan prestasi. Investasi Penanaman Modal Asing (PMA) selama dua tahun terakhir ...