Senin, 10 Desember 2018 | 23.02 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Ini Usaha BI Tingkatkan Kapasitas Ekonomi Daerah di Sumut

Ini Usaha BI Tingkatkan Kapasitas Ekonomi Daerah di Sumut

Reporter : Nur Fatimah | Kamis, 15 November 2018 - 19:54 WIB

IMG-7947

Deputi Direktur Pengembangan Ekonomi dan UMKM Kantor Perwakilan BI Sumut, Demina R Sitepu di sela-sela acara Pelatihan Wartawan Ekonomi Provinsi Sumut di Inna Parapat Hotel, Danau Toba, Kabupaten Samosir, Kamis (15/11/2018). (KiniNews/Nur Fatimah)

Parapat, kini.co.id
Perkembangan ekonomi daerah memiliki pengaruh yang signifikan untuk kemajuan ekonomi secara nasional. Untuk itu, Bank Indonesia (BI) Sumut berfokus dalam meningkatkan perekonomian masyarakat di daerah.

Saat ini, BI Sumut berfokus mengembangkan klaster ketahanan pangan yang juga untuk mengendalikan laju inflasi.

Hal itu dikatakan Deputi Direktur Pengembangan Ekonomi dan UMKM Kantor Perwakilan BI Sumut, Demina R Sitepu di sela-sela acara Pelatihan Wartawan Ekonomi Provinsi Sumut di Inna Parapat Hotel, Danau Toba, Kabupaten Samosir, Kamis (15/11/2018).

Selain klaster ketahanan pangan, kata Demina, mereka juga mengembangkan komoditas ekspor atau substitusi impor.

“Hal itu merupakan bentuk upaya pengendalian inflasi dan penurunan current account deficit (CAD),” ucapnya.

Usaha lain yang dilakukan BI, kata dia, adalah pemberdayaan ekonomi pesantren serta pengembangan kawasan wisata Danau Toba.

Diantaranya, klaster bawang merah di Kabupaten Dairi dan Karo, klaster integrasi padi-sapi di Desa Hinai, klaster padi organik Kota Binjai dan klaster cabai merah di Kabupaten Deliserdang.

“Sejalan dengan pengembangan klaster ketahanan pangan, kami juga melakukan pengembangan Wirausaha BI. Saat ini kami memiliki 20 wirausaha binaan BI (WUBI). Beberapa WUBI telah tersertifikasi sebagai coach dan membuka klinik UMKM. Selain itu, program ini telah meningkat dan melahirkan WUDS (Wirausaha Deliserdang),” ujarnya.

Ia menyebutkan, guna menurunkan CAD melalui peningkatan komoditas ekspor pihaknya konsentrasi kepada pengembangan kawasan wisata Danau Toba. Terlebih, pariwisata merupakan elemen penting bagi pendapatan suatu daerah.

“Untuk pengembangan di kawasan Danau Toba, kita lakukan secara kompleks dan multiyears dengan konsep agrotourism. Dikembangkan berdasarkan empat pilar yakni attractions (seperti penanaman padi, cokelat atau bawang yang dapat dilakukan oleh wisatawan maupun keunikan desa yang dapat menarik perhatian wisatawan), accessibility (jarak tempuh, sarana transportasi yang mumpuni), amenities (kenyamanan) dan ancillaries (bentuk dukungan dari berbagai pihak),” jelasnya.

Ia optimis jika semua pihak berkolaborasi mengembangkan dan memajukan kawasan wisata Danau Toba dengan menciptakan komunitas atraksi yang menarik, tentu dapat menarik minat para wisatawan untuk berkunjung ke Danau Toba.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
DKI Jakarta - Senin, 10 Desember 2018 - 12:51 WIB

Pawai Kemenangan Persija Tak Jadi Hari Ini, Begini Kata Anies

ersija menjadi juara Liga 1 sehingga rencananya mereka akan menggelar pawai kemenangan pada hari ini, Senin (10/12/2018). Namun, pawai itu ...
Sumatera Utara - Senin, 10 Desember 2018 - 12:14 WIB

Bacok Anak Tiri Sampai Kritis, Martua Siregar Dicokok Polisi

Seorang pria bernama Martua Siregar dicokok polisi setelah membacok anak tirinya, Salsah Mia Hasibuan yang baru 12 tahun.Kasat Reskrim Polres ...
Kepulauan Riau - Jumat, 7 Desember 2018 - 15:49 WIB

Aplaus buat Pemkot Batam yang setop gaji ASN korup mulai bulan ini

SIKAP tegas terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tersandung tindak pidana korupsi direalisasikan Pemerintah Batam. Setidaknya, ada lima ASN korup ...
Jawa Barat - Kamis, 6 Desember 2018 - 20:24 WIB

Angin Puting Beliung di Bogor Makan Korban

Hujan deras disertai angin puting beliung melanda kawasan Bogor, Jawa Barat pada Kamis, (6/12/2018) sore tadi.Meski hanya lima menit peristiwa ...
Kepulauan Riau - Kamis, 6 Desember 2018 - 13:34 WIB

Usai menipu, Milda Sari selalu selfie bersama uang hasil tipuannya

MILDA Sari, seorang wanita muda di Batam, menipu puluhan pencari kerja. Usai menipu, dia selalu berfoto (selfie) bersama uang hasil ...
Sumatera Utara - Rabu, 5 Desember 2018 - 17:30 WIB

Sosialisasi Soal Dana Desa, Kejari Paluta Diapresiasi

Penggunaan dana desa harus mengena dan menyentuh ke rakyat pedesaan. Jangan sampai dana desa justru membawa para kepala desa ke ...