Senin, 10 Desember 2018 | 22.31 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Ingin Wisata Maju, Warga Danau Toba Jangan ‘Garang’

Ingin Wisata Maju, Warga Danau Toba Jangan ‘Garang’

Reporter : Nur Fatimah | Kamis, 15 November 2018 - 19:15 WIB

IMG-7942

Deputi Direktur Pengembangan Ekonomi UMKM Kpw BI Sumut, Demina R Sitepu dalam pelatihan wartawan ekonomi Provinsi Sumatera Utara di Parapat, Kamis (15/11/2018). (KiniNews/Nur Fatimah)

Parapat, kini.co.id – Danau Toba merupakan tempat wisata yang paling terkenal dari Sumut. Selain itu, Danau Toba juga digadang-gadang menjadi Monaco of Asia.

Danau tektovulkanik itu juga menjadi tempat wisata yang sedang dikembangkan pemerintah agar tingkat kunjungan wisatawan bisa bertambah.

Bank Indonesia bersama stakeholder terkait dalam hal ini juga turun tangan dalam meningkatkan potensi wisata Danau Toba.

“Tugas kami menciptakan image positif tentang Danau Toba. Bagaimana kunjungan wisman itu meningkat ke Danau Toba itulah tugas kami,” kata Deputi Direktur Pengembangan Ekonomi UMKM Kpw BI Sumut, Demina R Sitepu dalam pelatihan wartawan ekonomi Provinsi Sumatera Utara di Parapat, Kamis (15/11/2018).

Sederhana, image positif tentu akan bisa menarik lebih banyak wisatawan, mengingat belakangan ini Danau Toba mulai sepi akibat peristiwa kapal tenggelam.

Dari itu Demina berharap media mengambil peran mempromosikan Danau Toba ke masyarakat luas. Ia meminta media memberitakan dengan berimbang tentang Danau Toba karena danau ini seharusnya menjadi wisata andalan Sumut.

Bukan cuma secara fisik, Danau Toba juga perlu dirawat dan ditata sumber daya manusianya. Ia mengatakan sikap warga sekitar juga menentukan kemajuan suatu daerah. Jangan sampai, kata dia, orang yang sudah pernah berkunjung menjadi kapok dan tidak mau datang lagi.

“Kita harus ramah, semua warga dan khususnya pengusaha di sekitar Danau Toba ini, smile! sehingga orang akan betah berada disini. Jangan terlalu garang dan tidak bersahabat,” katanya di hadapan 72 wartawan ekonomi yang mengikuti acara tersebut.

“Garang” disini dalam artian sikap yang tidak ramah terhadap pengunjung, tidak melayani dan hanya berorientasi kepada keuntungan belaka. Misalnya, sesukanya menetapkan tarif, apalagi untuk wisatawan yang datang dari jauh dan belum mengenal Toba.

Ia menyadari para pelaku UMKM butuh uang untuk makan, namun jangan sampai membuat orang kapok karena harga yang tidak wajar atau perilaku yang mengarah pada kecurangan lainnya.

“Harusnya jangan takut melayani. Melayani tapi bukan menjadi pelayan. Buka hati dan buatlah pengunjung betah dan senang dengan produk terbaik kita, budaya kita, karya terbaik kita disini. Jangan melulu mencari keuntungan besar. Itu defenisi ramah yang kita maksud,” ucapnya.

TOBAsmile

Menunjang kenyamanan pengunjung, ia mengatakan kini sudah ada aplikasi Toba Smile yang akan menjadi referensi sebelum berkunjung ke Toba.

Setelah didownload wisatawan bisa melihat situs sejarah, budaya, tempat makan halal, hotel, transportasi dan sebagainya dalam satu aplikasi tersebut. Sehingga wisatawan tidak akan lagi tertipu oleh pengusaha ataupun pedagang nakal.

Aplikasi ini diluncurkan pada Jumat (16/11/2018) di Institut Teknologi Del, Laguboti Tobasa yang juga dihadiri oleh Pejabat sementara Kepala Perwakilan (Kpw) Bank Indonesia Sumatera Utara (Sumut), Hilman Tisnawan, Direktur utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba, Arie Prasetyo, Kepala Departemen Regional I Bank Indonesia, Suhaedi, Mahendra Sitepu dan lainnya.

Desa Wisata Sigapiton

Lebih jauh, BI juga meresmikan Desa Wisata, Sigapiton di Kecamatan Ajibata Kabupaten Toba Samosir. Pada peresmian itu, BI juga menyumbangkan bantuan bibit bawang Brebes sebanyak 2,5 ton.

Diharapkan, Sigapiton ini juga nanti menjadi destinasi baru wisatawan yang berkunjung ke Kawasan Danau Toba.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
DKI Jakarta - Senin, 10 Desember 2018 - 12:51 WIB

Pawai Kemenangan Persija Tak Jadi Hari Ini, Begini Kata Anies

ersija menjadi juara Liga 1 sehingga rencananya mereka akan menggelar pawai kemenangan pada hari ini, Senin (10/12/2018). Namun, pawai itu ...
Sumatera Utara - Senin, 10 Desember 2018 - 12:14 WIB

Bacok Anak Tiri Sampai Kritis, Martua Siregar Dicokok Polisi

Seorang pria bernama Martua Siregar dicokok polisi setelah membacok anak tirinya, Salsah Mia Hasibuan yang baru 12 tahun.Kasat Reskrim Polres ...
Kepulauan Riau - Jumat, 7 Desember 2018 - 15:49 WIB

Aplaus buat Pemkot Batam yang setop gaji ASN korup mulai bulan ini

SIKAP tegas terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tersandung tindak pidana korupsi direalisasikan Pemerintah Batam. Setidaknya, ada lima ASN korup ...
Jawa Barat - Kamis, 6 Desember 2018 - 20:24 WIB

Angin Puting Beliung di Bogor Makan Korban

Hujan deras disertai angin puting beliung melanda kawasan Bogor, Jawa Barat pada Kamis, (6/12/2018) sore tadi.Meski hanya lima menit peristiwa ...
Kepulauan Riau - Kamis, 6 Desember 2018 - 13:34 WIB

Usai menipu, Milda Sari selalu selfie bersama uang hasil tipuannya

MILDA Sari, seorang wanita muda di Batam, menipu puluhan pencari kerja. Usai menipu, dia selalu berfoto (selfie) bersama uang hasil ...
Sumatera Utara - Rabu, 5 Desember 2018 - 17:30 WIB

Sosialisasi Soal Dana Desa, Kejari Paluta Diapresiasi

Penggunaan dana desa harus mengena dan menyentuh ke rakyat pedesaan. Jangan sampai dana desa justru membawa para kepala desa ke ...