Rabu, 22 Mei 2019 | 04.13 WIB
KiniNEWS>Regional>Kepulauan Riau>Bangun apartemen di atas drainase Batam disorot pemerhati lingkungan

Bangun apartemen di atas drainase Batam disorot pemerhati lingkungan

Kamis, 15 November 2018 - 17:38 WIB

IMG-7939

Gedung apartemen Batam dibangun di atas drainase.

BATAM, kini.co.id – PEMERHATI lingkungan menyoroti bangunan apartemen di atas drainase, di kawasan Citiwalk, Nagota, Batam. Sebelumnya, Hotel Vanila, di kawasan Pembangunan Nusa Indah (Penuin), Baloi, juga diprotes karena dibangun di atas rule of way (ROW) jalan arteri.

Kini gedung apartemen yang tengah dibangun di atas saluran air atau aliran sungai di belakang Hotel Formosa, diketahui bernama Formosa Residence, merupakan milik seorang pengusaha ternama di Batam, Yaphau.

Namun Yaphau terkesan menghindar dan enggan memberikan tanggapan terkait perizinan mendirikan bangunan di atas saluran air itu.

Bangunan itu sendiri, diduga menyalahi aturan sesuai dengan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 8 Tahun 2015 tentang Penetapan Garis Sempadan Jaringan Irigasi.

Ketika ditemui di kantor pemasaran apartemen yang berada di lantai 2 gedung tersebut, Yaphau enggan ditemui. Bahkan pengakuan seorang perempuan yang mengaku bernama Lusi sebagai sekretarisnya, Yaphau saat ini tengah sibuk dan belum bisa ditemui.

“Pak Yaphau masih sibuk. Belum berjumpa sekarang,” katanya singkat.

Dari data yang dimiliki BATAMTODAY.COM, Yaphau sendiri dulunya merupakan pengusaha VCD bajakan. Belum diketahui pasti apakah hingga kini ia masih melakoni usaha abu-abu tersebut. Namun sekarang ia justru beralih dengan usaha membangun sebuah apartemen mewah.

Selain itu, nama Yaphau dulu sering disebut-sebut terlibat gelanggang permainan (Gelper), salah satu Gelper milik Yaphau dulunya terdapat di Center Poin Mall Nagoya.

Dalam perencanaannya, apartemen itu akan memiliki 36 lantai dengan fasilitas seperti kolam renang berada di lantai 9. Harga untuk satu ruangan saja tidak tanggung-tanggung, yakni paling murah Rp1 miliar.

Diberitakan sebelumnya, sebuah bangunan gedung hotel dan apartemen yang saat ini tengah dibangun di dekat Nagoya City Walk diduga menyalahi aturan.

Sebab, gedung yang berdiri dengan puluhan lantai tersebut dibangun di atas drainase atau di atas saluran air dan tidak sesuai dengan regulasinya, apalagi bangunan itu dibangun untuk kepentingan ekonomi sehingga sangat tidak diperbolehkan.

“Kami diupah untuk membangun gedung ini, ya kami bekerja. Siapa yang punya kami tidak tahu,” ujar salah seorang pekera yang enggan menyebutkan namanya di lokasi, Selasa (13/10/2018).

Dikabarkan, pihak kepolisian kini sedang menyelidiki dugaan pelanggaran izin mendirikan bangunan (IMB) dan tidak adanya analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) bangunan tersebut.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Kepulauan Riau - Kamis, 31 Januari 2019 - 22:19 WIB

Apes, gara-gara bau tidak enak, tukang cukur dihajar pelanggan

APES, nasib yang menimpa Sadar, seorang tukang cukur rambut di Tiban Indah, Sekupang, Batam. Dia terluka dan bersimbah darah usai ...
Sumatera Utara - Jumat, 25 Januari 2019 - 19:40 WIB

Rumah Quran Nurul Huda Batugingging Salurkan Paket Sembako

Murid-murid Rumah Quran Nurul Huda Desa Batugingging, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deliserdang salurkan paket sembako kepada kaum dhuafa. Pemberian paket ...
Sulawesi - Kamis, 24 Januari 2019 - 12:26 WIB

Sebanyak 26 tewas, 24 hilang dan ratusan luka akibat banjir di Sulsel

BANJIR dan longsor di Sulawesi Selatan (Sulsel) yang terjadi sejak dua hari terakhir menelan korban nyawa dan harta yang tidak ...
Kepulauan Riau - Rabu, 23 Januari 2019 - 18:18 WIB

Kapal tanker tabrak jembatan Barelang

KAPAL tanker Eastern Glory, berbobot 4.500 ton menabrak jembatan Batam-Rempang-Galang (Barelang). Jembatan yang ditabrak, yakni jembatan yang menghubungkan Pulau Tonton ...
Jawa Timur - Selasa, 22 Januari 2019 - 11:43 WIB

Dikabarkan menghilang, Wabup Trenggalek ternyata ke Eropa

SELAMA lebih dari sepekan Wakil Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin disebut menghilang. Sebab tidak ada staf di kantornya yang mengetahui ...
Kepulauan Riau - Minggu, 20 Januari 2019 - 11:43 WIB

Wali kota ex officio BP Batam (2); Antara rangkap jabatan dan pengelolaan profesional

DI BAWAH kepemimpinan Lukita, BP Batam menorehkan beberapa pencapaian dan prestasi. Investasi Penanaman Modal Asing (PMA) selama dua tahun terakhir ...