Rabu, 22 Mei 2019 | 03.57 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Ganti rugi pembayaran pedagang Pasar Gembrong terdampak tol Becakayu terhenti

Ganti rugi pembayaran pedagang Pasar Gembrong terdampak tol Becakayu terhenti

Reporter : Bayu Putra | Rabu, 14 November 2018 - 17:25 WIB

IMG-7930

Suasana ganti rugi padagang Pasar Gembrong, terdampak tol Becakayu.

JAKARTA, kini.co.id – SEJUMLAH pedagang terdampak Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) di kawasan Pasar Gembrong, RT 09, RT 10/RW 01 Kelurahan Cipinang Besar Utara, Jatinegara, Jakarta Timur, mengambil sikap tegas terhadap panitia pembebasan lahan.

Pasalnya mereka merasa sudah mendapatkan hasil pengukuran lahan pembebasan Jalan Tol Becakayu namun sepertinya ditahan pihak-pihak terkait seperti ahli waris yang mengklaim.

Dalam pertemuan disalah satu rumah makan di Cipinang, sebanyak 28 warga RW 01 bersama tim kuasa hukum dari Hendra Pradipta, mereka sepakat untuk menuntut hak mereka yakni pembayaran ganti rugi agar tidak ditahan. Mereka juga sudah punya bukti kepemilikan lahan garapan tersebut.

Total luas lahan mereka sekitar 1.600 meter persegi yang terdiri dari 34 bidang terletak di RT 09, RT 10/ RW 01 Kelurahan Cipinang Besar Utara, Jatinegara Jakarta Timur.

Seperti diketahui sebanyak tiga wilayah di Pasar Gembrong yang merupakan lahan garapan akan digusur untuk lanjutan proyek Jalan Tol Becakayu, yakni RW 01,02 dan 03.

Sebagian warga sudah menerima ganti rugi lahan garapan yang mereka tempati secara turun temurun sebagian lagi masih dalam proses.

Muhammad Indra Hermawan, salah satu pedagang di kawasan Pasar Gembrong mengatakan semestinya sejak Desember 2017, pedagang diberi tahu pihak terkait dalam pembebasan. Namun dalam prosesnya ia hanya diberi tahu pada Juli 2018.

“Jadi seperti ada indikasi apa, karena ahli waris menahan dengan mengklaim lahan, sedangkan kita ini juga menempati lahan bukan gratis, beli dan ada semua bukti-buktinya,” kata Indra di Kelurahan Cipinang Besar Utara, Rabu (14/11).

Hal senada disampaikan Arief dari kantor hukum Hendra Pradipta bahwa pihaknya beberapa bulan lalu sudah melakukan pertemuan dengan kuasa hukum yang mengklaim ahli waris.

Dalam pertemuan tersebut dengan agenda mediasi deadlock tidak ada titik temu. Padahal jelas secara bukti lemah karena pada saat itu pemilik awal sudah mengalihkan haknya kepada warga yang kini menempati lahan di Pasar Gembrong tersebut.

“Langkah selanjutnya kita masih menunggu pihak-pihak terkait, artinya selagi masih kita mediasi akan kita tempuh upaya itu,” ucapnya.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Kepulauan Riau - Kamis, 31 Januari 2019 - 22:19 WIB

Apes, gara-gara bau tidak enak, tukang cukur dihajar pelanggan

APES, nasib yang menimpa Sadar, seorang tukang cukur rambut di Tiban Indah, Sekupang, Batam. Dia terluka dan bersimbah darah usai ...
Sumatera Utara - Jumat, 25 Januari 2019 - 19:40 WIB

Rumah Quran Nurul Huda Batugingging Salurkan Paket Sembako

Murid-murid Rumah Quran Nurul Huda Desa Batugingging, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deliserdang salurkan paket sembako kepada kaum dhuafa. Pemberian paket ...
Sulawesi - Kamis, 24 Januari 2019 - 12:26 WIB

Sebanyak 26 tewas, 24 hilang dan ratusan luka akibat banjir di Sulsel

BANJIR dan longsor di Sulawesi Selatan (Sulsel) yang terjadi sejak dua hari terakhir menelan korban nyawa dan harta yang tidak ...
Kepulauan Riau - Rabu, 23 Januari 2019 - 18:18 WIB

Kapal tanker tabrak jembatan Barelang

KAPAL tanker Eastern Glory, berbobot 4.500 ton menabrak jembatan Batam-Rempang-Galang (Barelang). Jembatan yang ditabrak, yakni jembatan yang menghubungkan Pulau Tonton ...
Jawa Timur - Selasa, 22 Januari 2019 - 11:43 WIB

Dikabarkan menghilang, Wabup Trenggalek ternyata ke Eropa

SELAMA lebih dari sepekan Wakil Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin disebut menghilang. Sebab tidak ada staf di kantornya yang mengetahui ...
Kepulauan Riau - Minggu, 20 Januari 2019 - 11:43 WIB

Wali kota ex officio BP Batam (2); Antara rangkap jabatan dan pengelolaan profesional

DI BAWAH kepemimpinan Lukita, BP Batam menorehkan beberapa pencapaian dan prestasi. Investasi Penanaman Modal Asing (PMA) selama dua tahun terakhir ...