Minggu, 20 Januari 2019 | 17.35 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Merasa Difitnah, Ini Penjelasan ULP PLN Gunung Sitoli Soal Pemasangan Meteran Baru

Merasa Difitnah, Ini Penjelasan ULP PLN Gunung Sitoli Soal Pemasangan Meteran Baru

Senin, 5 November 2018 - 10:51 WIB

IMG-7902

Ilustrasi meteran listrik. (Ist)

kini.co.id – Spv Pelayanan dan Administrasi Unit Layanan Pelanggan PLN Gunung Sitoli Nias, Laian Lubis merasa kecewa dengan sikap sejumlah oknum calo yang meminta pemasangan meteran listrik Desa Holi Kecamatan Ulogawo, Nias.

Pasalnya, calo yang dinilai bermasalah di PLN itu menuding pelayanan di ULP mereka tidak memuaskan bahkan menyebut mereka korupsi. Tudingan tersebut sebelumnya dimuat di sebuah media online.

Terkait itu, Lailan menjelaskan alasan mereka menolak permohonan sejumlah pelanggan untuk memasang meteran baru yang diajukan oleh calo tersebut.

“Calo mendaftarkan Via Website PLN dengan permohonan pascabayar. Permohonan untuk pascabayar kami tolak menilik fakta yang ada bahwa tunggakan cukup tinggi. Selain itu, jika kami mengizinkan untuk dipasang meteran pascabayar maka akan terdapat ketidakadilan bagi masyarakat yang sudah daftar di daerah tersebut yg saat Pasang Barunya dilayani dengan meteran Prabayar,” jelas Lailan lewat keterangan tertulis yang diterima KiniNews, Minggu (4/11/2018).

Lailan juga menyebut calo atas nama Benni Buaya sudah melakukan pengaduan ke contact center terkait pasang baru tersebut, sehingga dia diminta datang dengan membawa langsung pelanggan yang bersangkutan.

Faktanya, ia datang hanya membawa satu orang pelanggan dan 2 orang wartawan yang menyamar sebagai pelanggan.

“Calo menanyakan kapan pemasangan meteran tersebut, kami menyebutkan bahwa harus menunggu sesuai daftar antrian yang ada dan sekitar 200 lebih pelanggan yang mengantri untuk dilakukan pemasangan. Dalam hal ini saya sebagai spv dan atasan dari staf saya tidak mengizinkan untuk dilakukan pemasangan terhadap calo yang membayar Biaya Pasang Baru di tanggal 20 Oktober 2018 karena ada antrian yg begitu banyak untuk dipasang,” jelasnya.

Ia mengatakan pada saat itu wartawan yang menyamar sebagai pelanggan bernama Selamat tidak terima dan berbicara lantang serta menganggarkan dirinya sebagai wartawan. Peristiwa itupun kemudian dibuat menjadi berita yang menyudutkan PT PLN (Persero) Area Nias Rayon Gunungsitoli. Ia mengatakan Selamat kemudian memuat pernyataan bohong dan sepihak di media online terkait kejadian itu.

“Ada satu kutipan di berita tersebut yang menyebutkan ‘Ada aroma KKN dari pihak oknum pusat pelayanan PLN, dan sangat jelas pihak pusat pelayanan sangat menganaktirikan kepentingan para konsumen para konsumen diatas kebijakan yang diterapkan’. Disini saya merasa difitnah, jika memang ada aroma KKN di bagian pelayanan bisa dibuktikan. Tolong memberikan bukti yg bisa menguatkan tindakan KKN kami dan dikarenakan fitnah ini saya bisa menuntut wartawan Nias tersebut atas pencemaran nama baik,” tutupnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Kepulauan Riau - Minggu, 20 Januari 2019 - 11:43 WIB

Wali kota ex officio BP Batam (2); Antara rangkap jabatan dan pengelolaan profesional

DI BAWAH kepemimpinan Lukita, BP Batam menorehkan beberapa pencapaian dan prestasi. Investasi Penanaman Modal Asing (PMA) selama dua tahun terakhir ...
Kepulauan Riau - Minggu, 20 Januari 2019 - 11:29 WIB

Wali kota ex officio BP Batam (1); Pertarungan nasib investasi

MENTERI Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution bertindak sebagai Ketua Dewan Kawasan Batam Selasa (8/1/2019) pekan lalu melantik Staf Khusus ...
Jawa Barat - Sabtu, 19 Januari 2019 - 12:31 WIB

Tabrakan Beruntun di Tol Purbaleunyi, 12 Kendaraan Rusak

Sebanyak 12 kendaraan terlibat dalam kecelakaan beruntun di jalan tol Purbaleunyi tepatnya di Kilometer (KM) 92, wilayah Sukatani, Purwakarta, Jawa ...
Papua - Sabtu, 19 Januari 2019 - 12:17 WIB

Lagi, Anggota TNI Tertembak Saat Kontak Senjata dengan KKB Papua

Seorang anggota TNI kembali gugur saat kontak senjata dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di kawasan Longsoran Baganbaga, Distrik Yambi, Kabupaten ...
Kepulauan Riau - Kamis, 17 Januari 2019 - 17:12 WIB

Akhirnya pesawat kargo Etiopia diizinkan terbang

PESAWAT kargo Ethiopian yang dipaksa mendarat di Batam akhirnya diizinkan terbang kembali hari ini, Kamis (17/1/2019). Ethiopian Airlines meninggalkan Batam, ...
Sumatera Utara - Kamis, 17 Januari 2019 - 15:07 WIB

BI: Ada 5.480 Lembar Upal Beredar Selama 2018 di Sumut

Selama tahun 2018 ada 5.480 lembar uang palsu (upal) yang beredar di Sumut.Hal itu dikatakan Kepala Divisi Sistem Pembayaran dan ...