Rabu, 21 November 2018 | 16.36 WIB
KiniNEWS>Regional>DKI Jakarta>Tawuran Maut di Pesanggrahan, Siswa Janjian di Media Sosial

Tawuran Maut di Pesanggrahan, Siswa Janjian di Media Sosial

Jumat, 2 November 2018 - 13:48 WIB

IMG-7893

kini.co.id – Media sosial ternyata bukan hanya dimanfaatkan anak muda untuk bersenang-senang tapi juga berbuat kejahatan.

Seperti yang terjadi baru-baru ini, tawuran antar 2 sekolah di Jakarta yang sampai memakan korban jiwa.

Fakta baru yang ditemukan penyidik adalah sebelum bentrok ternyata siswa SMA dan SMK itu janjian di media sosial Instagram.

Hal itu dikatakan Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Maulana Karepesina, Jumat (2/11/2018).

“Murid gabungan tersebut merencanakan tawuran melalui akun instagram masing-masing kelompok,” ujar Maulana kepada wartawan, Jumat (2/11).

Pelaku tawuran, kata dia, merupakan gabungan sekolah dari SMK Averuz Pondok Pinang, SMA Sasmita Pamulang yang berseteru dengan murid gabungan dari SMA 12 dan SMA 5 Tangerang, SMK Budi Mulia Tangerang, SMA serta SMK Mega Bangsa Tangerang.

Akibatnya, salah satu siswa SMK Sasmita Jaya, MK (17) meninggal. Sementara Riko (17) dari SMK Sasmita Jaya dan Artur (18) dari SMK Averuz mengalami luka akibat senjata tajam.

Polisi kemudian mengamankan 13 orang ke kantor polisi beserta seluruh barang bukti. Dari 13 orang itu, petugas menyatakan lima orang sebagai tersangka pelaku tawuran.

“Tersangka inisial F, RAS, RD, BW, MFN mengaku melakukan kekerasan sehingga menyebabkan korban luka hingga ada yang meninggal,” ucap dia.

Sementara itu, tiga orang diamankan polisi karena terbukti memiliki dan membawa senjata tajam jenis badik, golok sisir, dan celurit. Lima orang yang lain, hingga saat ini masih berstatus sebagai saksi. Perbuatan yang dilakukan tersangka, menjadikan diri mereka dijerat dengan pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun 6 bulan penjara.

Bentrokan antarsiswa SMA dan SMK terjadi di , Rabu (31/10) malam. Tawuran itu mengakibatkan dua siswa luka dan satu orang tewas akibat sabetan senjata tajam.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Sumatera Utara - Senin, 19 November 2018 - 21:25 WIB

‘Ngoce’ Ala Gema Paluta, Mahasiswa Ambil Peran Berantas Korupsi

Mahasiswa sebagai generasi muda harus aktif dalam pemberantasan korupsi yang kini menggurita di berbagai lapisan masyarakat.Perhatian mahasiswa dalam pemberantasan korupsi ...
Kepulauan Riau - Senin, 19 November 2018 - 16:33 WIB

Dukun mesum yang jual istri, anak, dan adik ipar, akhirnya ditangkap

PELAKU praktik pencabulan berkedok perdukunan di Batuaji diringkus Polresta Barelang. Pelaku berinisial MAZ menjalani pemeriksaan sejak 3 hari di ruang ...
Kepulauan Riau - Minggu, 18 November 2018 - 16:43 WIB

Dukun mesum di Batam korbankan anak, istri dan adik ipar jadi budak nafsu pasiennya

SEORANG warga Batu Aji, Batam, yang mengaku dukun, berinisial MAZ (45), tega menjual keluarga sendiri kepada temannya. MAZ. Tanpa pikir ...
Kepulauan Riau - Jumat, 16 November 2018 - 15:06 WIB

Orang tua bidan yang disuntik 56 kali heran pelaku tidak ditahan

ORANGTUA bidan Wati, yang disuntik dokter Yusrizal sebanyak 56 kali di Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, mengaku heran pelaku tidak ditahan ...
Bangka Belitung - Jumat, 16 November 2018 - 12:32 WIB

Akibat biaya, 1200 warga Pangkalpinang tidak miliki surat nikah

WALI Kota Pangkalpinang Maulan Aklil mengundang seluruh warga yang belum memiliki surat nikah untuk mengikuti nikah massal pada 22 Desember ...
Sumatera Utara - Kamis, 15 November 2018 - 19:54 WIB

Ini Usaha BI Tingkatkan Kapasitas Ekonomi Daerah di Sumut

Perkembangan ekonomi daerah memiliki pengaruh yang signifikan untuk kemajuan ekonomi secara nasional. Untuk itu, Bank Indonesia (BI) Sumut berfokus dalam ...