Jumat, 19 April 2019 | 23.51 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Dahsyatnya Medsos Pengaruhi Pola Pikir Anak Muda Tentang Politik

Dahsyatnya Medsos Pengaruhi Pola Pikir Anak Muda Tentang Politik

Reporter : Nur Fatimah | Senin, 22 Oktober 2018 - 15:33 WIB

IMG-7841

Aktivis Medan Utara Institute, Muhammad Asril. (KiniNews/Nur Fatimah)

Medan, kini.co.id – Politik kini mendapat tempat sedikit lebih banyak di hati para kawula muda.
Yang dulunya samasekali ’emang gua pikirin’, kini banyak anak muda yang mulai mengenal bahkan ikut berkecimpung di dunia politik.

Perubahan pandangan politik ini sedikit banyaknya dipengaruhi oleh media sosial yang kini sangat digandrungi kaum muda.

Hal itu dikatakan Aktivis Medan Utara Institute, Muhammad Asril.

Menurutnya, beberapa tahun belakangan parpol masih kurang responsif terhadap preferensi dan kepentingan politik anak muda. Yakni sebuah respon yang mengakomodir kepentingan politik milenial melalui konsep-konsep berbasis digital melalui sosial media.

“Padahal, media sosial yang dikelola dengan profesional, bisa dijadikan ruang komunikasi dunia maya antara politisi dengan warganet, antara penyelenggara pemilu dengan pemilih,” ujarnya kepada Kini.co.id, Senin (22/10/2018).

Dan ternyata, media sosial bisa sangat mempengaruhi generasi milenial untuk berpartisipasi dalam pesta demokrasi.

“Kita harus mencatat, bahwa demokrasi berhasil jika angka partisipasi pemilih tinggi dalam sebuah pemilihan umum,” katanya Caleg dari Partai Golkar untuk Kecamatan Medan Deli, Medan Labuhan, Medan Marelan dan Belawan lagi.

Lalu, bagaimana sebenarnya antusiasme politik anak-anak muda di Medan Utara?

Asril mengatakan Medan Utara yang terdiri dari empat kecamatan yakni Kecamatan Medan Deli, Medan Labuhan, Medan Marelan dan Belawan menjadi daerah yang terbilang cukup tinggi krisis kepercayaannya terhadap pemerintah maupun penyelenggara pemilu yang tidak mengakomodir kepentingan milenial.

Padahal kawasan Medan Utara menjadi lumbung suara dan tingkat partisipasi pemilihnya cukup tinggi pada beberapa momen Pemilu maupun Pilkada.

Salahsatu bukti pada Pilgubsu Juni 2018 kemarin, tingkat partisipasi pemilih khususnya anak muda di Medan Utara meningkat hingga 16-18 persen.

“Ada beberapa faktor yang mempengaruhi meningkatnya partisipasi pemilih tersebut. Di antaranya konsep sosialisasi berbasis warganet dan digital yang dilakukan penyelenggara pemilu. Konsep seperti itu mengikuti arus perkembangan warga Kota Medan yang sudah berkomunikasi dengan jejaring sosial, meski hanya mempengaruhi 16-18 persen suara pemilih,” jelasnya.

Atas kondisi itu pula, lanjut dia dengan sendirinya parpol maupun caleg juga sudah banyak memperbaiki metode kampanyenya dengan berbasis digital.

Dengan demikian bisa dipastikan pandangan politik anak muda sangat dipengaruhi oleh metode-metode sosialisasi dan kampanye yang dilakukan kontestan Pemilu/Pileg.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Kepulauan Riau - Kamis, 31 Januari 2019 - 22:19 WIB

Apes, gara-gara bau tidak enak, tukang cukur dihajar pelanggan

APES, nasib yang menimpa Sadar, seorang tukang cukur rambut di Tiban Indah, Sekupang, Batam. Dia terluka dan bersimbah darah usai ...
Sumatera Utara - Jumat, 25 Januari 2019 - 19:40 WIB

Rumah Quran Nurul Huda Batugingging Salurkan Paket Sembako

Murid-murid Rumah Quran Nurul Huda Desa Batugingging, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deliserdang salurkan paket sembako kepada kaum dhuafa. Pemberian paket ...
Sulawesi - Kamis, 24 Januari 2019 - 12:26 WIB

Sebanyak 26 tewas, 24 hilang dan ratusan luka akibat banjir di Sulsel

BANJIR dan longsor di Sulawesi Selatan (Sulsel) yang terjadi sejak dua hari terakhir menelan korban nyawa dan harta yang tidak ...
Kepulauan Riau - Rabu, 23 Januari 2019 - 18:18 WIB

Kapal tanker tabrak jembatan Barelang

KAPAL tanker Eastern Glory, berbobot 4.500 ton menabrak jembatan Batam-Rempang-Galang (Barelang). Jembatan yang ditabrak, yakni jembatan yang menghubungkan Pulau Tonton ...
Jawa Timur - Selasa, 22 Januari 2019 - 11:43 WIB

Dikabarkan menghilang, Wabup Trenggalek ternyata ke Eropa

SELAMA lebih dari sepekan Wakil Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin disebut menghilang. Sebab tidak ada staf di kantornya yang mengetahui ...
Kepulauan Riau - Minggu, 20 Januari 2019 - 11:43 WIB

Wali kota ex officio BP Batam (2); Antara rangkap jabatan dan pengelolaan profesional

DI BAWAH kepemimpinan Lukita, BP Batam menorehkan beberapa pencapaian dan prestasi. Investasi Penanaman Modal Asing (PMA) selama dua tahun terakhir ...