Rabu, 21 November 2018 | 17.21 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Dahsyatnya Medsos Pengaruhi Pola Pikir Anak Muda Tentang Politik

Dahsyatnya Medsos Pengaruhi Pola Pikir Anak Muda Tentang Politik

Reporter : Nur Fatimah | Senin, 22 Oktober 2018 - 15:33 WIB

IMG-7841

Aktivis Medan Utara Institute, Muhammad Asril. (KiniNews/Nur Fatimah)

Medan, kini.co.id – Politik kini mendapat tempat sedikit lebih banyak di hati para kawula muda.
Yang dulunya samasekali ’emang gua pikirin’, kini banyak anak muda yang mulai mengenal bahkan ikut berkecimpung di dunia politik.

Perubahan pandangan politik ini sedikit banyaknya dipengaruhi oleh media sosial yang kini sangat digandrungi kaum muda.

Hal itu dikatakan Aktivis Medan Utara Institute, Muhammad Asril.

Menurutnya, beberapa tahun belakangan parpol masih kurang responsif terhadap preferensi dan kepentingan politik anak muda. Yakni sebuah respon yang mengakomodir kepentingan politik milenial melalui konsep-konsep berbasis digital melalui sosial media.

“Padahal, media sosial yang dikelola dengan profesional, bisa dijadikan ruang komunikasi dunia maya antara politisi dengan warganet, antara penyelenggara pemilu dengan pemilih,” ujarnya kepada Kini.co.id, Senin (22/10/2018).

Dan ternyata, media sosial bisa sangat mempengaruhi generasi milenial untuk berpartisipasi dalam pesta demokrasi.

“Kita harus mencatat, bahwa demokrasi berhasil jika angka partisipasi pemilih tinggi dalam sebuah pemilihan umum,” katanya Caleg dari Partai Golkar untuk Kecamatan Medan Deli, Medan Labuhan, Medan Marelan dan Belawan lagi.

Lalu, bagaimana sebenarnya antusiasme politik anak-anak muda di Medan Utara?

Asril mengatakan Medan Utara yang terdiri dari empat kecamatan yakni Kecamatan Medan Deli, Medan Labuhan, Medan Marelan dan Belawan menjadi daerah yang terbilang cukup tinggi krisis kepercayaannya terhadap pemerintah maupun penyelenggara pemilu yang tidak mengakomodir kepentingan milenial.

Padahal kawasan Medan Utara menjadi lumbung suara dan tingkat partisipasi pemilihnya cukup tinggi pada beberapa momen Pemilu maupun Pilkada.

Salahsatu bukti pada Pilgubsu Juni 2018 kemarin, tingkat partisipasi pemilih khususnya anak muda di Medan Utara meningkat hingga 16-18 persen.

“Ada beberapa faktor yang mempengaruhi meningkatnya partisipasi pemilih tersebut. Di antaranya konsep sosialisasi berbasis warganet dan digital yang dilakukan penyelenggara pemilu. Konsep seperti itu mengikuti arus perkembangan warga Kota Medan yang sudah berkomunikasi dengan jejaring sosial, meski hanya mempengaruhi 16-18 persen suara pemilih,” jelasnya.

Atas kondisi itu pula, lanjut dia dengan sendirinya parpol maupun caleg juga sudah banyak memperbaiki metode kampanyenya dengan berbasis digital.

Dengan demikian bisa dipastikan pandangan politik anak muda sangat dipengaruhi oleh metode-metode sosialisasi dan kampanye yang dilakukan kontestan Pemilu/Pileg.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Sumatera Utara - Senin, 19 November 2018 - 21:25 WIB

‘Ngoce’ Ala Gema Paluta, Mahasiswa Ambil Peran Berantas Korupsi

Mahasiswa sebagai generasi muda harus aktif dalam pemberantasan korupsi yang kini menggurita di berbagai lapisan masyarakat.Perhatian mahasiswa dalam pemberantasan korupsi ...
Kepulauan Riau - Senin, 19 November 2018 - 16:33 WIB

Dukun mesum yang jual istri, anak, dan adik ipar, akhirnya ditangkap

PELAKU praktik pencabulan berkedok perdukunan di Batuaji diringkus Polresta Barelang. Pelaku berinisial MAZ menjalani pemeriksaan sejak 3 hari di ruang ...
Kepulauan Riau - Minggu, 18 November 2018 - 16:43 WIB

Dukun mesum di Batam korbankan anak, istri dan adik ipar jadi budak nafsu pasiennya

SEORANG warga Batu Aji, Batam, yang mengaku dukun, berinisial MAZ (45), tega menjual keluarga sendiri kepada temannya. MAZ. Tanpa pikir ...
Kepulauan Riau - Jumat, 16 November 2018 - 15:06 WIB

Orang tua bidan yang disuntik 56 kali heran pelaku tidak ditahan

ORANGTUA bidan Wati, yang disuntik dokter Yusrizal sebanyak 56 kali di Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, mengaku heran pelaku tidak ditahan ...
Bangka Belitung - Jumat, 16 November 2018 - 12:32 WIB

Akibat biaya, 1200 warga Pangkalpinang tidak miliki surat nikah

WALI Kota Pangkalpinang Maulan Aklil mengundang seluruh warga yang belum memiliki surat nikah untuk mengikuti nikah massal pada 22 Desember ...
Sumatera Utara - Kamis, 15 November 2018 - 19:54 WIB

Ini Usaha BI Tingkatkan Kapasitas Ekonomi Daerah di Sumut

Perkembangan ekonomi daerah memiliki pengaruh yang signifikan untuk kemajuan ekonomi secara nasional. Untuk itu, Bank Indonesia (BI) Sumut berfokus dalam ...