Rabu, 21 November 2018 | 17.16 WIB
KiniNEWS>Regional>Sulawesi>Berbahaya, Praktik Pemasangan Behel Tak Profesional Akan Ditertibkan

Berbahaya, Praktik Pemasangan Behel Tak Profesional Akan Ditertibkan

Reporter : Zainal Bakri | Jumat, 12 Oktober 2018 - 14:16 WIB

IMG-7817

Ilustrasi

Makassar, kini.co.id

Memakai kawat gigi atau behel pada awalnya terkait masalah kesehatan gigi. Namun lama-kelamaan tren memakai kawat gigi digandrungi remaja baik wanita maupun pria.

Entah itu untuk merapikan gigi, atau hanya untuk gaya-gayaan saja.

Seiring banyaknya peminat kawat gigi di Indonesia, muncul pula praktik-praktik pemasangan kawat gigi non-profesional dengan harga murah di berbagai tempat.

Padahal, pemasangan kawat gigi oleh orang yang tidak profesional bisa mengundang bahaya yakni masalah di seputar gigi, gusi dan mulut.

Untuk itu, praktik pemasangan kawat gigi abal-abal itu perlu ditertibkan.

Hal ini sudah dilakukan Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan. Dinas terkait akan menertibkan praktik pemasangan kawat gigi dan gigi palsu ilegal segera ditertibkan untuk menghindari adanya korban malaparaktik.

Penjabat Kadis Kesehatan Sulawesi Selatan Dr Bachtiar Baso mengatakan saat ini banyak praktik pemasangan kawat gigi di mal atau di tempat lainnya dengan iming-iming mempercantik, tapi sebenarnya justru akan merusak gusi jika dilakukan oleh orang yang tidak profesional.

“Karena itu, kami terus menyosialisasikan agar untuk urusan gigi, serahkan ke ahlinya. Jangan mengejar harga murah, nanti kalau ada terjadi masalah, maka biayanya lebih mahal lagi,” katanya, Jumat (12/10/2018).

Dia mengimbau agar masyarakat khususnya para remaja putri tidak mudah terpengaruh dengan tawaran mempercantik diri. Sementara bagi yang terjaring melakukan praktik pemasangan kawat gigi, akan diberikan teguran atau sanksi sesuai dengan aturan.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Sumatera Utara - Senin, 19 November 2018 - 21:25 WIB

‘Ngoce’ Ala Gema Paluta, Mahasiswa Ambil Peran Berantas Korupsi

Mahasiswa sebagai generasi muda harus aktif dalam pemberantasan korupsi yang kini menggurita di berbagai lapisan masyarakat.Perhatian mahasiswa dalam pemberantasan korupsi ...
Kepulauan Riau - Senin, 19 November 2018 - 16:33 WIB

Dukun mesum yang jual istri, anak, dan adik ipar, akhirnya ditangkap

PELAKU praktik pencabulan berkedok perdukunan di Batuaji diringkus Polresta Barelang. Pelaku berinisial MAZ menjalani pemeriksaan sejak 3 hari di ruang ...
Kepulauan Riau - Minggu, 18 November 2018 - 16:43 WIB

Dukun mesum di Batam korbankan anak, istri dan adik ipar jadi budak nafsu pasiennya

SEORANG warga Batu Aji, Batam, yang mengaku dukun, berinisial MAZ (45), tega menjual keluarga sendiri kepada temannya. MAZ. Tanpa pikir ...
Kepulauan Riau - Jumat, 16 November 2018 - 15:06 WIB

Orang tua bidan yang disuntik 56 kali heran pelaku tidak ditahan

ORANGTUA bidan Wati, yang disuntik dokter Yusrizal sebanyak 56 kali di Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, mengaku heran pelaku tidak ditahan ...
Bangka Belitung - Jumat, 16 November 2018 - 12:32 WIB

Akibat biaya, 1200 warga Pangkalpinang tidak miliki surat nikah

WALI Kota Pangkalpinang Maulan Aklil mengundang seluruh warga yang belum memiliki surat nikah untuk mengikuti nikah massal pada 22 Desember ...
Sumatera Utara - Kamis, 15 November 2018 - 19:54 WIB

Ini Usaha BI Tingkatkan Kapasitas Ekonomi Daerah di Sumut

Perkembangan ekonomi daerah memiliki pengaruh yang signifikan untuk kemajuan ekonomi secara nasional. Untuk itu, Bank Indonesia (BI) Sumut berfokus dalam ...