Selasa, 23 Oktober 2018 | 20.26 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Ridwan Kamil akan perjuangan status guru honor di Jawa Barat

Ridwan Kamil akan perjuangan status guru honor di Jawa Barat

Reporter : Rakisa | Kamis, 19 April 2018 - 20:56 WIB

IMG-7786

Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil. KiniNews/Istimewa

Bekasi, kini.co.id – Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 1, Ridwan Kamil berjanji akan memperjuangkan status guru honor di Jawa Barat. Sehingga, abdi negara yang menjadi persoalan selama bertahun-tahun ini akan selesai, dan guru bakal lebih sejahtera.

“Problem yang terjadi di Jawa Barat saat ini adalah kekurangan guru, sehingga banyak guru honor,” kata Ridwa Kamil di sela diskusi dengan guru non PNS di BTC Bekasi Timur, Kamis (19/4/2018).

Selama ini, guru honor hanya mengandalkan penghasilan yang diberikan oleh pihak sekolah menggunakan dana operasional sekolah. Nilainya tidak besar.

Tak sedikit, guru honor meskipun sudah mengabdi puluhan tahun kerap mencari penghasilan sampingan seperti mengojek, berdagang, dan lainnya.

“Guru ini harus jelas, status dalam bentuk apapun harus jelas,” ujarnya.

Ridwan mengatakan, pemerintah pusat diminta tidak memukul rata moratorium penerimaan guru PNS.

Sebab, wilayah Jawa Barat sangat luas dengan jumlah penduduk yang mencapai 48 juta jiwa. Jika ada penerimaan guru PNS, Kang Emil bakal berjuang keras.

“Kami minta pemerintah pusat jangan menyamaratakan dengan daerah lain, karena penduduk Jawa Barat sangat padat, kalau ada (penerimaan formasi guru PNS) prioritaskan di Jawa Barat,” kata dia.

Ia mengaku punya jurus jitu mengatasi kesejahteraan para guru di Jawa Barat. Yaitu dengan cara meningkatkan pendapatan melalui peningkatan status, kemudian dengan mengurangi beban sehari-hari.

“Subsidi kendaraan transportasi, rumah, gratis bersekolah, dan lainnya. Ini bisa meminimalisasi pengeluaran, dan ujung-ujungnya meningkatkan kesejahteraan, karena bisa menabung lebih banyak,” tandasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:40 WIB

Hal-hal yang Paling Dirindukan Alumni Pesantren Ketika Tak Lagi Mondok

Menjadi santri di pondok pesantren merupakan kebanggaan tersendiri bagi alumni-alumni ponpes yang tersebar di seluruh Sumatera Utara.Bagaimana tidak, meski belajar ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:33 WIB

Dahsyatnya Medsos Pengaruhi Pola Pikir Anak Muda Tentang Politik

Politik kini mendapat tempat sedikit lebih banyak di hati para kawula muda.Yang dulunya samasekali 'emang gua pikirin', kini banyak anak ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 11:57 WIB

Hari Santri, RMI NU Sumut: Segera Sahkan UU Pondok Pesantren

Bangsa Indonesia sedang memperingati Hari Santri Nasional 2018 pada hari ini Senin (22/10/2018).Hari Santri Nasional sendiri, disahkan oleh Presiden RI, ...
Lampung - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 15:08 WIB

Anak Krakatau Erupsi, Terdeteksi Ada 63 Guncangan Gempa

Gunung anak Krakatau masih terus beraktivitas. Aktivitas gunung yang terletak di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung ini mengakibatkan ...
Sumatera Utara - Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:38 WIB

Kapolda Sumut: Teroris Tanjung Balai Incar Vihara dan Markas Polisi

Kapolda Sumut, Irjen Agus Andrianto menyebut 2 teroris yang ditembak mati di Tanjung Balai adalah anggota jaringan teroris Syaiful, salahseorang ...
Kalimantan - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Remas Payudara Lalu Kabur, Modus Pelecehan Seksual yang Resahkan Warga

Wanita rentan mengalami pelecehan seksual, apalagi yang harus pulang malam karena pekerjaannya.Modus pelecehan seksual pun semakin beragam.Baru-baru ini, di Pangkalan ...