Sabtu, 24 Februari 2018 | 13.06 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>YOAM berharap deteksi dini kanker perlu ditingkatkan

YOAM berharap deteksi dini kanker perlu ditingkatkan

Reporter : Fauzan | Kamis, 15 Februari 2018 - 17:38 WIB

IMG-8845

Direktur Medik dan Pelayanan RSUP H Adam Malik Mardianto bersama Yayasan Onkologi Anak Medan (YOAM), pada peringatan Hari Hari Kanker Sedunia di ruang rawat inap anak Rindu B, Kamis (15/2). FOTO: KiniNews/Istimewa.

Medan, kini.co.id – Yayasan Onkologi Anak Medan (YOAM) bersama Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan secara sederhana menggelar puncak peringatan Hari Kanker Sedunia di ruang rawat inap anak Rindu B, Kamis (15/2).

Dengan tema “Kita Bisa Aku Bisa Mencegah dan Melakukan Deteksi Dini Kanker” itu dihadiri oleh tokoh-tokoh kesehatan dan donatur yang besinergi dalam membantu perjuangan anak-anak dampingan YOAM selama ini.

“Melalui momen ini kita mamandang perlu peningkatan deteksi dini kanker disetiap puskesmas di Sumatra Utara bahan Sumatra Bagian Utara umumnya,” ucap Ketua YOAM Rizanul.

Bahkan, kata dia jika perlu ada pelatihan kader posyandu untuk membantu pendeteksian kanker di masyarakat.

“Deteksi dini ini kami anggap kian perlu mengingat pertumbuhan jumlah pasien kanker bertambah, setidaknya kami lihat dari pertumbuhan pasien dampingan kami. YOAM sendiri selama ini aktif melakukan seminar deteksi dini kanker di berbagai tempat dan kalangan,” tambahnya.

Rizanul kemudian menggambarkan pertumbuhan jumlah anak dampingan YOAM tiga tahun terakhir sejak 2015. Tahun itu ada sekitar 144 anak yang tercatat didampingi YOAM, dimana sebanyak 56 anak meninggal di tahun yang sama, 24 anak terpaksa berhenti berobat tanpa keterangan yang jelas.

“Alhamdulillah sampai tahun berikutnya masih ada 10 anak yang rutin melakukan kontrol ke RSUP H Adam Malik dan 54 anak dalam perawatan berkala sesuai protocol pengobatan kanker yang dihadapi,” ungkapnya.

Di tahun 2016 jumlah anak dampingan YOAM bertambah sebanyak 68 anak dan dari jumlah itu 17 anak meninggal ditahun yang sama. di tahun 2017 jumlahnya bertambah lagi sebanyak 75 anak dan yang tercatat meninggal ditahun yang sama 6 anak.

Dari data yang dimiliki YOAM, tampak ada sedikit harapan yang muncul, karena angka kematian dan kegagalan berobat- anak-anak dampingan YOAM tampak menurun dan tingkat kunjungan berobat serta mampir di Rumah Singgah Bersama (RSB) yang dikelola YOAM relative stabil.

“Jumlah kunjungan pasien ke rumah singgah mempertunjukan semangat berobat pasien dampingan kami cukup baik dan akan semakin baik jika ketersediaan ruangan di rumah sakit juga stabil, sehingga pasien dampingan kita tidak perlu berlama-lama menunggu antiran berobat saat datang ke Medan dari kampungnya,” paparnya.

Lebih jauh dia mengatakan rata-rata setiap bulan ada 25 – 45 pasien yang mampir di RSB dengan tingkat hunian antara 3-7 hari. Dua tahun terakhir tercatat ada sekitar 324 dan 301 kunjungan pasien setiap tahun.

Direktur Medik dan Pelayanan RSUP H Adam Malik Mardianto menyambut baik peringatan hari kanker anak sedunia meski dilakukan secara sederhana.

“Bukan berarti kita merayakan sebagai sebuah hari besar, melainkan untuk menjadi titik pengingat kalau masalah kanker pada anak ada dan semakin masif. Karenanya RSUP H Adam Malik menjadikan kasus onkologi sebagai layanan penting dan menjadi terapi unggulan kita. Untungnya,untuk pelayanan pasca rumah sakit kita sudah bekerjasama dengan YOAM yang mau peduli akan permasalahan kanker, khususnya pada anak-anak,” ucapnya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Jalur Cirebon lumpuh, KAI operasikan kereta luar biasa Purwokerto-Kroya
Jawa Tengah - Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:15 WIB

Jalur Cirebon lumpuh, KAI operasikan kereta luar biasa Purwokerto-Kroya

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengoperasikan kereta luar biasa (KLB) relasi Purwokerto-Kroya untuk mengangkut penumpang tujuan Jakarta. Hal ini disampaikan ...
Jalur kereta Cirebon-Tegal masih lumpuh
Jawa Barat - Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:00 WIB

Jalur kereta Cirebon-Tegal masih lumpuh

Jalur kereta utara atau Cirebon, Jawa Barat, ke Tegal, Jawa Tengah hingga saat ini belum bisa dilewati, dikarenakan air masih ...
Pergerakan tanah di Majalengka, belasan rumah terancam ambruk warga diungsikan
Jawa Barat - Jumat, 23 Februari 2018 - 23:43 WIB

Pergerakan tanah di Majalengka, belasan rumah terancam ambruk warga diungsikan

Belasan rumah di Blok Cinangka RT 01/02 Desa Cengal, Kecamatan Maka, Kabupaten Majelengka, retak-retak dan terancam ambruk akibat pergerakan tanah ...
Effendy Pohan jadi penjabat sementara Bupati Padang Lawas
Sumatera Utara - Jumat, 23 Februari 2018 - 21:15 WIB

Effendy Pohan jadi penjabat sementara Bupati Padang Lawas

Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi mengukuhkan Effendy Pohan, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Bupati ...
Penipu Warga Sipil Bukan Anggota Dishub
Jawa Barat - Jumat, 23 Februari 2018 - 21:08 WIB

Penipu Warga Sipil Bukan Anggota Dishub

Dinas Perhubungan Kota Bekasi mengklarifikasi perihal penangkapan pria atas nama Arya (36) yang mengaku sebagai petugasnya di lingkungan Pemerintah Kota ...
Warga Sipil Ditipu Oknum Dishub Bekasi Sampai Puluhan Juta, Nih Modusnya
Jawa Barat - Jumat, 23 Februari 2018 - 20:38 WIB

Warga Sipil Ditipu Oknum Dishub Bekasi Sampai Puluhan Juta, Nih Modusnya

Oknum Dinas Perhubungan Kota Bekasi atas nama Arya (36) melakukan penipuan terhadap warga sipil di Jalan Wibawamukti II RT 02/03, ...