Sabtu, 24 Februari 2018 | 13.04 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Panwaslu tindak tegas paslon yang terbukti main politik uang dan isu SARA

Panwaslu tindak tegas paslon yang terbukti main politik uang dan isu SARA

Reporter : Trias Agustian | Kamis, 15 Februari 2018 - 08:28 WIB

IMG-8835

Deklarasi Tolak dan Lawan Politik Uang dan Politisasi SARA di Pilkada Majalengka, Rabu (14/2). FOTO: Istimewa.

Majalengka, kini.co.id – Panwaslu Majalengka mengingatkan tidak akan mentolerir pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati yang terbukti melakukan politik uang atau mengambil keuntungan politik dengan memanfaatkan isu SARA.

Ketua Panwaslu Majalengka, Agus Asri Sanana mengatakan sejak ditetapkan sebagai peserta Pilkada oleh KPU maka peraturan perundang-undangan yang terkait Pilkada mengikat terhadap paslon.

“Kami tidak segan-segan mengambil tindakan seandainya politik uang dan politisasi SARA dilakukan, ” kata Agus Deklarasi Tolak dan Lawan Politik Uang & Politisasi SARA, di Graha Sindang Kasih, Jl KH Abdul Halim, Kabupaten Majalengka, Rabu (14/2).

Agus mengatakan deklarasi kali ini merupakan peringatan agar kontestasi Pilkada di Kabupaten Majalengka bersih dari praktik politik uang dan pemanfaatan isu SARA.

“Termasuk mobilisasi PNS, Kepala Desa, dan institusi lain yang dilarang undang undang, tapi diabaikan,” ujarnya.

Jika ada Paslon yang menabrak peraturan, Panwaslu Kabupaten Majalengka langsung menindaknya.

Paslon yang terbukti melakukan dua hal itu pasti akan berhadapan dengan hukum.

Sanksinya tak masih -main, Paslon bisa dicoret dari daftar peserta Pilkada.

“Bisa sampai pada diskualifikasi pencalonan,” tegasnya.

Sementara itu calon Bupati Majalengka nomor urut satu, Kiai Maman Imanulhaq, menyatakan, tanpa ada deklarasi tolak politik uang dan politisasi SARA pun dirinya tak akan mencederai Pilkada dengan cara – cara kotor, seperti melakukan money politic.

“Bagi kami, berkompetisi secara sehat adalah harga mati, ” ujar Kang Maman.

Menurutnya , para calon pemimpin seharusnya berintegritas tinggi sehingga tak melakukan penyimpanan dalam kontestasi Pilkada, meski tak ada deklarasi sekalipun.

“Jadi seharusnya dengan kesadaran penuh para peserta Pilkada tak melakukan politik uang atau mengambil keuntungan dari isu SARA,” ucapnya.

Calon Bupati Majalengka nomor urut tiga, Sanwasi mengatakan sepakat jika Pilkada Majalengka tanpa dinodai politik uang dan isu SARA.

“Bagi kami bertarung secara fair adalah modal utama, kami sepakat menolak politik uang dan penggunaan isu SARA,” ucap Sanwasi dihubungi terpisah.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Jalur Cirebon lumpuh, KAI operasikan kereta luar biasa Purwokerto-Kroya
Jawa Tengah - Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:15 WIB

Jalur Cirebon lumpuh, KAI operasikan kereta luar biasa Purwokerto-Kroya

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengoperasikan kereta luar biasa (KLB) relasi Purwokerto-Kroya untuk mengangkut penumpang tujuan Jakarta. Hal ini disampaikan ...
Jalur kereta Cirebon-Tegal masih lumpuh
Jawa Barat - Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:00 WIB

Jalur kereta Cirebon-Tegal masih lumpuh

Jalur kereta utara atau Cirebon, Jawa Barat, ke Tegal, Jawa Tengah hingga saat ini belum bisa dilewati, dikarenakan air masih ...
Pergerakan tanah di Majalengka, belasan rumah terancam ambruk warga diungsikan
Jawa Barat - Jumat, 23 Februari 2018 - 23:43 WIB

Pergerakan tanah di Majalengka, belasan rumah terancam ambruk warga diungsikan

Belasan rumah di Blok Cinangka RT 01/02 Desa Cengal, Kecamatan Maka, Kabupaten Majelengka, retak-retak dan terancam ambruk akibat pergerakan tanah ...
Effendy Pohan jadi penjabat sementara Bupati Padang Lawas
Sumatera Utara - Jumat, 23 Februari 2018 - 21:15 WIB

Effendy Pohan jadi penjabat sementara Bupati Padang Lawas

Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi mengukuhkan Effendy Pohan, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Bupati ...
Penipu Warga Sipil Bukan Anggota Dishub
Jawa Barat - Jumat, 23 Februari 2018 - 21:08 WIB

Penipu Warga Sipil Bukan Anggota Dishub

Dinas Perhubungan Kota Bekasi mengklarifikasi perihal penangkapan pria atas nama Arya (36) yang mengaku sebagai petugasnya di lingkungan Pemerintah Kota ...
Warga Sipil Ditipu Oknum Dishub Bekasi Sampai Puluhan Juta, Nih Modusnya
Jawa Barat - Jumat, 23 Februari 2018 - 20:38 WIB

Warga Sipil Ditipu Oknum Dishub Bekasi Sampai Puluhan Juta, Nih Modusnya

Oknum Dinas Perhubungan Kota Bekasi atas nama Arya (36) melakukan penipuan terhadap warga sipil di Jalan Wibawamukti II RT 02/03, ...