Sabtu, 24 Februari 2018 | 13.08 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Bikin Anak di Yogya, Buang di Bekasi

Bikin Anak di Yogya, Buang di Bekasi

Reporter : Ardiansyah | Kamis, 8 Februari 2018 - 21:35 WIB

IMG-8738

Seorang Mahasiswi di Perguruan Tinggi Yogya dibawa ke Polres Metro Bekasi Kota, Kamis (8/2).

Bekasi, kini.co.id – Seorang Mahasiswi berinisial RK (22) diduga melakukan penelantaran bayi berusia tiga hari.

Mahasiswi semester akhir di salah satu perguruan tinggi di Yogyakarta itu melakukan penelataran dengan cara menitipkan bayinya ke seorang bidan berinisial SS (23).

Alih-alih menitipkan, sang Ibu malah kabur dengan membiarkan anaknya begitu saja.

Wakil Kepala Kepolisian Resor Metro Bekasi AKBP Wijonarko mengatakan, awal pengungkapan bermula dari laporan masyarakat.

Bidan SS yang merupakan wanita lajang dalam beberapa hari terakhir terlihat merawat seorang anak laki-laki.

Polisi langsung menyambangi kediaman SS, Minggu (4/2) di Jalan Jati 4, RT 12 Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan.

Ketika ditanya SS mengaku Bayi tersebut merupakan bayi temannya dari Yogya untuk dirawat sementara.

Untuk keterangan lebih lanjut, akhirnya Polisi menjemput ibu Kandung bayi yakni RK yang berada di Yogya.

“Setelah dilakukan penyelidikan RK mengakui bahwa bayi tersebut merupakan anak kandungnya yang sengaja di titipkan ke SS,” katanya, Kamis (8/2).

RK beranggapan, dengan menitipkan bayinya ke SS, anak kandungnya itu akan selamat karna dirawat oleh seorang yang berprofesi sebagai bidan.

Bayi nahas itu menurut keterangan RK adalah hasil dari hubungan gelap dengan kekasihnya.

“Lantaran malu, akhirnya RK mencoba menitipkan sementara ke SS untuk kemduian akan dirawat ke orang tua RK yang berada di Lampung,” ujar Wijonarko.

Saat ini Polisi menganankn RK bersama SS di Mapolres Metro Bekasi, Jalan Veteran, Bekasi Selatan.

Sedangkan untuk sang Bayi, saat ini pihak kepolisian dan KPAI Kota Bekasi menyerahkan ke RSUD Kota Bekasi untuk dirawat.

Polisi belum menetapkan tersangkan kepada keduanya. Namun aparat masih akan menindaklanjuti kasus tersebut karna ada indikasi penelantaran terhadap anak.

“Kita masih mendalami kasus ini, diduga pelanggaran UU tentang perlindungan anak dengan ancaman penjara paling lama 5 tahun,” tandasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Jalur Cirebon lumpuh, KAI operasikan kereta luar biasa Purwokerto-Kroya
Jawa Tengah - Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:15 WIB

Jalur Cirebon lumpuh, KAI operasikan kereta luar biasa Purwokerto-Kroya

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengoperasikan kereta luar biasa (KLB) relasi Purwokerto-Kroya untuk mengangkut penumpang tujuan Jakarta. Hal ini disampaikan ...
Jalur kereta Cirebon-Tegal masih lumpuh
Jawa Barat - Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:00 WIB

Jalur kereta Cirebon-Tegal masih lumpuh

Jalur kereta utara atau Cirebon, Jawa Barat, ke Tegal, Jawa Tengah hingga saat ini belum bisa dilewati, dikarenakan air masih ...
Pergerakan tanah di Majalengka, belasan rumah terancam ambruk warga diungsikan
Jawa Barat - Jumat, 23 Februari 2018 - 23:43 WIB

Pergerakan tanah di Majalengka, belasan rumah terancam ambruk warga diungsikan

Belasan rumah di Blok Cinangka RT 01/02 Desa Cengal, Kecamatan Maka, Kabupaten Majelengka, retak-retak dan terancam ambruk akibat pergerakan tanah ...
Effendy Pohan jadi penjabat sementara Bupati Padang Lawas
Sumatera Utara - Jumat, 23 Februari 2018 - 21:15 WIB

Effendy Pohan jadi penjabat sementara Bupati Padang Lawas

Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi mengukuhkan Effendy Pohan, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Bupati ...
Penipu Warga Sipil Bukan Anggota Dishub
Jawa Barat - Jumat, 23 Februari 2018 - 21:08 WIB

Penipu Warga Sipil Bukan Anggota Dishub

Dinas Perhubungan Kota Bekasi mengklarifikasi perihal penangkapan pria atas nama Arya (36) yang mengaku sebagai petugasnya di lingkungan Pemerintah Kota ...
Warga Sipil Ditipu Oknum Dishub Bekasi Sampai Puluhan Juta, Nih Modusnya
Jawa Barat - Jumat, 23 Februari 2018 - 20:38 WIB

Warga Sipil Ditipu Oknum Dishub Bekasi Sampai Puluhan Juta, Nih Modusnya

Oknum Dinas Perhubungan Kota Bekasi atas nama Arya (36) melakukan penipuan terhadap warga sipil di Jalan Wibawamukti II RT 02/03, ...