Senin, 19 Februari 2018 | 14.51 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>JPPR pertanyakan kurangnya stiker coklit di Sumut

JPPR pertanyakan kurangnya stiker coklit di Sumut

Reporter : Nur Fatimah | Rabu, 7 Februari 2018 - 21:40 WIB

IMG-8719

Petugas PPDP tengah menempelkan stiker sebagai bukti telah melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit). FOTO: KiniNews/Dok

Medan, kini.co.id – Kekurangan stiker pencocokan dan penelitian (coklit) yang terjadi disejumlah wilayah di Sumatera Utara mendapat sorotan dari Jaringan Pendidikan Pemilih Untuk Rakyat (JPPR).

Menurut mereka penting atau tidaknya stiker coklit merupakan rangkaian yang tak terpisahkan dari gerakan coklit serentak disamping adanya form A.A.1-KWK yang diiringi form A.A.2-KWK, untuk menghasilkan kualitas daftar pemilih yang komprehensif, mutakhir dan akurat.

“Sangat disayangkan salah satu alat kerja petugas coklit berupa stiker yang harus ditempelkan pada setiap rumah yang sudah didata ternyata pendistribusiannya sampai ke daerah tidak maksimal. Sehingga kurangnya stiker coklit dibeberapa daerah tersebut akan menyebabkan turbolensi pada data pemilih baru dan data pemilih yang ada di form A-KWK,” kata Koordinator JPPR Sumut Darwin Sipahutar, dalam keteranganya di Medan, Rabu (7/2).

Bahkan di Kabupaten Tobasa, mengalami kekurangan stiker coklit hingga 30 ribu lembar.

“Kekurangan itu terjadi di Kabupaten Tobasa yang jumlah penduduknya lebih kurang  61 ribu jiwa sementara stiker untuk coklit yang didistribusikan sebanyak 31 ribu kekurangannya 30 ribu stiker. Ini kan aneh sementara batas waktu coklit sudah tinggal beberapa hari lagi berakhir. Begitu juga halnya dengan Kota Medan, Langkat, Binjai, Deli Serdang dan kabupaten/kota lainnya yang mengalami kekurangan stiker,” jelas Darwin. 

Darwin juga menyesalkan pernyataan Sekretaris KPU Sumut yang mengatakan tidak tahu soal jumlah stiker coklit yang tersedia saat ini. 

“Padahal itu kan merupakan wewenangnya sebagai sekretaris KPU Sumut sebagaimana termaktub dalam tugas wewenang dan tanggung jawab sekretaris KPU yaitu mengadakan dan mendistribusikan perlengkapan Penyelenggaraan Pemilu berdasarkan norma, standar, prosedur, dan kebutuhan yang ditetapkan oleh KPU,” ujarnya. 

“Tidak tahunya Sekretaris KPU Sumut soal jumlah cetakan stiker coklit sudah pasti menyebabkan data pemilih pada pilgubsu mendatang akan invalid, belum lagi soal anggaran pencetakannya, perusahaan yang ditunjuk untuk mencetaknya dan siapa yang mengerjakannya bisa menjadi bom waktu dikemudian hari bagi lembaga penyelenggara tersebut,” sambung Darwin.  
Oleh karena itu, tegas Darwin, KPU Sumut harus bertanggung jawab penuh jika pada Pilgub Sumut 2018 nanti muncul pemilih fiktif. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Ke Bekasi, Ridwan Kamil Bawa 300 Tukang Cukur
Jawa Barat - Senin, 19 Februari 2018 - 13:17 WIB

Ke Bekasi, Ridwan Kamil Bawa 300 Tukang Cukur

Calon Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mendatagi Kota Bekasi. Pria akrab disapa Emil itu datang dengan membawa 300 tukang cukur ...
Tukang Cukur Deklarasikan Dukung Paslon Rindu
Jawa Barat - Senin, 19 Februari 2018 - 13:07 WIB

Tukang Cukur Deklarasikan Dukung Paslon Rindu

Ketua Persaudaraan Pangkas Rambut Gratis (PPRG), Rudi mengatakan satu tukang cukur setidaknya dapat memangkas rambut delapan hingga sembilan kepala, Minggu ...
Eldin Hadiri Pesta Bona Taon Punguan Raja Panjaitan
Sumatera Utara - Minggu, 18 Februari 2018 - 21:38 WIB

Eldin Hadiri Pesta Bona Taon Punguan Raja Panjaitan

Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin menghadiri Pesta Bona Taon Punguan Raja Panjaitan Dohot Boruna, Minggu ( 28/2) di ...
WaliKota Letakkan Batu Pertama Pembangunan Little India Gate
Sumatera Utara - Minggu, 18 Februari 2018 - 13:51 WIB

WaliKota Letakkan Batu Pertama Pembangunan Little India Gate

WaliKota Medan, Dzulmi Eldin meletakkan batu pertama pembangunan Little India Gate di persimpangan Jalan Zainul Arifin-T Umar Medan, Minggu (18/2). ...
Cukur 2500 Kepala, Tukang Cukur Garut Deklarasi Dukung RINDU
Jawa Barat - Minggu, 18 Februari 2018 - 07:22 WIB

Cukur 2500 Kepala, Tukang Cukur Garut Deklarasi Dukung RINDU

Sebanyak 300 orang tukang cukur yang tergabung dalam Persaudaraan Pangkas Rambut Garut (PPRG) mendeklarasikan dukungannya untuk pasangan calon gubernur dan ...
Ganjar blusukan datangi warga di pasar Bangsri, Jepara
Jawa Tengah - Sabtu, 17 Februari 2018 - 17:40 WIB

Ganjar blusukan datangi warga di pasar Bangsri, Jepara

Calon gubernur Ganjar Pranowo menyapa masyarakat di Jepara, Jawa Tengah. Ganjar mendatangi warga di Pasar Bangsri di hari kedua masa ...