Sabtu, 24 Februari 2018 | 13.15 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Jabar status siaga satu darurat bencana

Jabar status siaga satu darurat bencana

Rabu, 7 Februari 2018 - 13:31 WIB

IMG-8701

Evakuasi korban longsor di Cijeruk, Kabupaten Bogor. FOTO: Antara

Bogor, kini.co.id – Setelah beberapa daerah di Jawa Barat terkena longsor, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menetapkan wilayah Jabar berstatus siaga satu darurat bencana terutama di lokasi rawan seperti Bogor, Bandung, Cianjur, Garut dan Sukabumi. 

“Sesuai arahan BNPB bahwa sudah ditetapkan siaga satu darurat bencana terutama banjir dan longsor yang akan berlangsung sampai 31 Mei mendatang,” kata Aher sapaan akrab Ahmad Heryawan usai meninjau longsor di Riung Gunung, Puncak, Kabupaten Bogor, Selasa (6/2).

Aher menyebutkan ada banyak titik rawan bencana di wilayah Jawa Barat terutama wilayah Bandung, Bogor, Garut, dan Cianjur. 

Menurutnya, Jawa Barat hadir sebagai kawasan vulkanik muda yang subur tetapi rawan dengan bencana. Sehingga masyarakat diimbau sadar diri, secara kultur tanah memang rawan longsor termasuk gempa yang merata terjadi di seluruh pulau Jawa. 

“Kami meminta masyarakat selalu waspada, hindari tempat rawan bencana. Jika kemudian sudah teridentifikasi bencana, silahkan berkoordinasi dengan aparat terkait, ada satgas siaga di bawah BPBD,” katanya. 

Aher mengatakan longsor yang terjadi dibeberapa lokasi terus ditangani, begitu juga mitigasi bencana terus dilakukan, sembari mengimbau masyarakat untuk tetap waspada selama puncak musim hujan. 

Terkait longsor di kawasan Puncak, ada beberapa titik yang mengalami longsor sehingga mengakibatkan jalur Puncak tertutup untuk berbagai jenis kendaraan. 

Upaya penanganan sangat tergantung pada cuaca, jika cuaca esok hari nisa panas, penanganan jalur Puncak akan lebih cepat. 

“Tapi kalau hujan terus seperti saat ini, dan curah hujan di atas rata-rata akan sulit,” katanya. 

Namun, lanjutnya, Ditjen Perhubungan Darat telah menetapkan perbaikan ruas jalan yang tertimpa longsor akan berlangsung selama 10 hari. Adanya upaya tersebut perlu untuk disosialisasikan kepada masyarakat, karena akan mengakibatkan pergerakan barang dan jasa terganggu.

“Memang ada jalur alternatif di Sukabumi, ke Jonggol atau Padalarang. Tapi jalur Sukabumi sudah padat, jika ditambah lagi pengalihan arus,” katanya. 

Untuk karena itu, lanjut Aher, tim akan terus bekerja dengan cepat untuk menyelesaikan mitigasi bencana, khususnya upaya menormalkan jalur Puncak agar bisa dilalui.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Jalur Cirebon lumpuh, KAI operasikan kereta luar biasa Purwokerto-Kroya
Jawa Tengah - Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:15 WIB

Jalur Cirebon lumpuh, KAI operasikan kereta luar biasa Purwokerto-Kroya

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengoperasikan kereta luar biasa (KLB) relasi Purwokerto-Kroya untuk mengangkut penumpang tujuan Jakarta. Hal ini disampaikan ...
Jalur kereta Cirebon-Tegal masih lumpuh
Jawa Barat - Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:00 WIB

Jalur kereta Cirebon-Tegal masih lumpuh

Jalur kereta utara atau Cirebon, Jawa Barat, ke Tegal, Jawa Tengah hingga saat ini belum bisa dilewati, dikarenakan air masih ...
Pergerakan tanah di Majalengka, belasan rumah terancam ambruk warga diungsikan
Jawa Barat - Jumat, 23 Februari 2018 - 23:43 WIB

Pergerakan tanah di Majalengka, belasan rumah terancam ambruk warga diungsikan

Belasan rumah di Blok Cinangka RT 01/02 Desa Cengal, Kecamatan Maka, Kabupaten Majelengka, retak-retak dan terancam ambruk akibat pergerakan tanah ...
Effendy Pohan jadi penjabat sementara Bupati Padang Lawas
Sumatera Utara - Jumat, 23 Februari 2018 - 21:15 WIB

Effendy Pohan jadi penjabat sementara Bupati Padang Lawas

Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi mengukuhkan Effendy Pohan, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Bupati ...
Penipu Warga Sipil Bukan Anggota Dishub
Jawa Barat - Jumat, 23 Februari 2018 - 21:08 WIB

Penipu Warga Sipil Bukan Anggota Dishub

Dinas Perhubungan Kota Bekasi mengklarifikasi perihal penangkapan pria atas nama Arya (36) yang mengaku sebagai petugasnya di lingkungan Pemerintah Kota ...
Warga Sipil Ditipu Oknum Dishub Bekasi Sampai Puluhan Juta, Nih Modusnya
Jawa Barat - Jumat, 23 Februari 2018 - 20:38 WIB

Warga Sipil Ditipu Oknum Dishub Bekasi Sampai Puluhan Juta, Nih Modusnya

Oknum Dinas Perhubungan Kota Bekasi atas nama Arya (36) melakukan penipuan terhadap warga sipil di Jalan Wibawamukti II RT 02/03, ...