Senin, 19 Februari 2018 | 14.52 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Nah Lho, Kampus di Bekasi Jadi Arena Kampanye Terselubung

Nah Lho, Kampus di Bekasi Jadi Arena Kampanye Terselubung

Reporter : Ardiansyah | Rabu, 7 Februari 2018 - 00:20 WIB

IMG-8694

Unisma Bekasi

Bekasi, kini.co.id – Universitas Islam “45″ (Unisma) Bekasi diduga menjadi arena kampanye terselubung jelang Pilkada Kota Bekasi 2018. Pasalnya, beredar video dukungan yang menggunakan fasilitas internal kampus di media sosial (medsos).

Video berdurasi 4 menit 33 detik tersebar di media sosial facebook. Beberapa karyawan, dosen, hingga mahasiswa menunjukan dukungan terhadap salah satu bakal pasangan calon (bapaslon) di dalam arena kampus. Mereka menunjukan dukungan dengan menunjukan pernyataan verbal dan nonverbal.

“Betul, sejumlah dosen, karyawan, dan dosen membuat video dukungan di dalam kampus,” ungkap Rektor Unisma Bekasi Nandang Najmulmunir, Selasa (6/2/2018).

Nandang mengungkapkan, pembuatan video yang dilakukan civitas akademika kampus tanpa sepengetahuannya. Padahal, terang dia, seluruh kegiatan yang berkaitan dengan eksternal seharusnya meminta izin terlebih dulu. Termasuk mengeksplorasi arena dalam kampus.

Pihaknya juga telah memanggil yang bersangkutan untuk dimintai klarifikasi. Pemanggilan itu dilakukan dengan menggelar rapat internal kampus.

“Saya sudah menegur dan meminta klarifikasi yang bersangkutan. Ada teguran tertulis agar tidak mengulangi lagi. Jika terjadi lagi, konsekuensi sanksi berat akan dihadapinya,” tegas Nandang.

Nandang menyesalkan adanya pernyataan dukungan yang dilakukan di internal kampus. Padahal, kata dia, kampus seharusnya menjadi area netral dari politik praktis.

Secara tidak langsung, mereka telah mengabaikan UU Pemilu Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemiliham Umum pada ayat (1) huruf (h) mengatur larangan kampanye menggunakan fasilitas pemerintah, tempat ibadah, dan tempat pendidikan.

Dia menambahkan, pada dasarnya setiap individu mengantongi hak politik. Hanya saja, hak politik itu tidak boleh diimplementasikan di internal kampus. Musbabnya, masyarakat dapat menginterpesikan negatif terhadap Unisma Bekasi.

“Silahkan berpolitik, tapi jangan menggunakan fasilitas kampus. Politik hak individu, kampus tidak boleh ada politik praktis,” ungkap Nandang.

Sementara itu, Politisi DPD PAN Kota Bekasi, Abdul Muin Hafid, menyesalkan adanya dukungan yang terjadi di arena kampus.

Soalnya, tempat pendidikan tidak sepatutnya menjadi ajang unjuk gigi dukungan terhadap bapaslon. Menurutnya, dukungan yang berbentuk audio visual menegaskan adanya praktik kampanye.

“Ini belum memasuki tahap kampanye. Ini sangat tidak beretika bagi dunia pendidikan, khususnya di Kota Bekasi,” kata Muin.

Dia menegaskan, petinggi kampus harus memberikan sanksi tegas. Sebab, kegiatan itu bisa menimbulkan preseden buruk terhadap pendidikan di Kota Bekasi.

Terlebih, civitas akademika kampus notabene merupakan kaum yang berpendidikan. Sehingga, netralitas dalam berpolitik perlu dijaga.

“Penyelenggara Unisma Bekasi harus menaati peraturan internal kampus maupun eksternal,” terang Muin.

Muin menambahkan, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Bekasi harus turun tangan. Pasalnya, ini bisa menjadi tolak ukur untuk mengantisipasi pelanggaran Pilkada.

“Supaya tidak ada politik praktis di arena pendidikan,” tandasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Ke Bekasi, Ridwan Kamil Bawa 300 Tukang Cukur
Jawa Barat - Senin, 19 Februari 2018 - 13:17 WIB

Ke Bekasi, Ridwan Kamil Bawa 300 Tukang Cukur

Calon Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mendatagi Kota Bekasi. Pria akrab disapa Emil itu datang dengan membawa 300 tukang cukur ...
Tukang Cukur Deklarasikan Dukung Paslon Rindu
Jawa Barat - Senin, 19 Februari 2018 - 13:07 WIB

Tukang Cukur Deklarasikan Dukung Paslon Rindu

Ketua Persaudaraan Pangkas Rambut Gratis (PPRG), Rudi mengatakan satu tukang cukur setidaknya dapat memangkas rambut delapan hingga sembilan kepala, Minggu ...
Eldin Hadiri Pesta Bona Taon Punguan Raja Panjaitan
Sumatera Utara - Minggu, 18 Februari 2018 - 21:38 WIB

Eldin Hadiri Pesta Bona Taon Punguan Raja Panjaitan

Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin menghadiri Pesta Bona Taon Punguan Raja Panjaitan Dohot Boruna, Minggu ( 28/2) di ...
WaliKota Letakkan Batu Pertama Pembangunan Little India Gate
Sumatera Utara - Minggu, 18 Februari 2018 - 13:51 WIB

WaliKota Letakkan Batu Pertama Pembangunan Little India Gate

WaliKota Medan, Dzulmi Eldin meletakkan batu pertama pembangunan Little India Gate di persimpangan Jalan Zainul Arifin-T Umar Medan, Minggu (18/2). ...
Cukur 2500 Kepala, Tukang Cukur Garut Deklarasi Dukung RINDU
Jawa Barat - Minggu, 18 Februari 2018 - 07:22 WIB

Cukur 2500 Kepala, Tukang Cukur Garut Deklarasi Dukung RINDU

Sebanyak 300 orang tukang cukur yang tergabung dalam Persaudaraan Pangkas Rambut Garut (PPRG) mendeklarasikan dukungannya untuk pasangan calon gubernur dan ...
Ganjar blusukan datangi warga di pasar Bangsri, Jepara
Jawa Tengah - Sabtu, 17 Februari 2018 - 17:40 WIB

Ganjar blusukan datangi warga di pasar Bangsri, Jepara

Calon gubernur Ganjar Pranowo menyapa masyarakat di Jepara, Jawa Tengah. Ganjar mendatangi warga di Pasar Bangsri di hari kedua masa ...