Senin, 19 Februari 2018 | 14.50 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>OK Arya didakwa terima suap Rp8 miliar dari sejumlah kontraktor

OK Arya didakwa terima suap Rp8 miliar dari sejumlah kontraktor

Reporter : Fauzan | Senin, 5 Februari 2018 - 14:51 WIB

IMG-8651

Mantan Bupati Batubara saat menjadi saksi untuk terdakwa lainnya, sementara dalam dakwaannya terhadap penuntutannya, OK Arya didakwa menerima suap senilai Rp8 miliar. FOTO: Antara/Septianda Perdana.

Medan, kini.co.id – Bupati Batubara, Sumatera Utara non aktif, OK Arya Zulkarnain didakwa menerima suap dari sejumlah pengusaha atau kontraktor senilai Rp8 miliar.

Hal itu terungkap dalam sidang dakwaan yang dipimpin hakim Wahyu Prasetyo Wibowo terhadap OK Arya Zulkarnain dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Helman Herdady di Pengadilan Tipikor Medan, Senin (5/2).

JPU KPK Ariawan Agustitiarsono yang membacakan dawkaan OK Arya Zulkarnain dan Helman Herdady mengatakan keduanya telah melakukan atau turut serta melakukan beberapa perbuatan kejahatan, yaitu menerima hadiah atau janji untuk melakukan sesuatu dalam jabatannya yang bertentangan dengan kewajibannya.

OK Arya dan Helman juga telah melakukan perbuatan sebagaimana telah diatur dan diancam dengan Pasal 12 Huruf a dan Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 65 ayat (1) KUHP.

“Ancamannya minimal 4 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara,” kata Ariawan.

Dalam perkara ini, OK Arya Zulkarnain, Helman Hendardi dan Sujendi Tarsono alias Ayen yang berkas tuntutannya terpisah, diduga telah menerima suap dari sejumlah penyedia barang dan jasa pada Pemkab Batu Bara.

Arya dinyatakan menerima Rp 8,055 miliar dari lima kontraktor, yakni Maringan Situmorang, Mangapul Butar Butar alias Apul alias Abun, Parlindungan Hutagalung alias Parlin dan Syaiful Azhar. Uang suap itu dikumpulkan Maringan lalu diserahkan melalui Sujendi Tarsono alias Ayen dan Helman Hendardi.

“Terdakwa II (Helman Hendardi) juga menerima uang sebesar Rp80 juta dari Syaiful Azhar,” sebut Ariawan.

Pemberian uang itu berlangsung antara Maret 2016 hingga September 2017 di sejumlah lokasi, di antaranya di Jalan Sungai Deli Gang Sawo No. 52 Kota Medan; showroom “Ada Jadi Mobil”, Jalan Gatot Soebroto, Medan; Tre Mon Caf Lippo Mall, Jalan Diponegoro, Medan; Jalan Air Bersih Ujung Blok 70 No 5 Medan.

Menurut JPU, kedua terdakwa mengetahui atau patut menduga bahwa pemberian uang itu agar mereka baik secara langsung maupun tidak langsung melakukan intervensi guna memenangkan Maringan Situmorang, Mangapul Butar Butar alias Apul alias Abun, Parlindungan Hutagalung alias Parlin dan Syaiful Azhar dalam proses pengadaan barang/jasa pada Dinas PUPR Kabupaten Batubara tahun 2016-2017.

JPU KPK, Kamis (25/1) lalu, menuntut Maringan Situmorang dengan hukuman masing-masing 3 tahun penjara dan denda Rp100 juta subsidair 6 bulan kurungan. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Ke Bekasi, Ridwan Kamil Bawa 300 Tukang Cukur
Jawa Barat - Senin, 19 Februari 2018 - 13:17 WIB

Ke Bekasi, Ridwan Kamil Bawa 300 Tukang Cukur

Calon Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mendatagi Kota Bekasi. Pria akrab disapa Emil itu datang dengan membawa 300 tukang cukur ...
Tukang Cukur Deklarasikan Dukung Paslon Rindu
Jawa Barat - Senin, 19 Februari 2018 - 13:07 WIB

Tukang Cukur Deklarasikan Dukung Paslon Rindu

Ketua Persaudaraan Pangkas Rambut Gratis (PPRG), Rudi mengatakan satu tukang cukur setidaknya dapat memangkas rambut delapan hingga sembilan kepala, Minggu ...
Eldin Hadiri Pesta Bona Taon Punguan Raja Panjaitan
Sumatera Utara - Minggu, 18 Februari 2018 - 21:38 WIB

Eldin Hadiri Pesta Bona Taon Punguan Raja Panjaitan

Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin menghadiri Pesta Bona Taon Punguan Raja Panjaitan Dohot Boruna, Minggu ( 28/2) di ...
WaliKota Letakkan Batu Pertama Pembangunan Little India Gate
Sumatera Utara - Minggu, 18 Februari 2018 - 13:51 WIB

WaliKota Letakkan Batu Pertama Pembangunan Little India Gate

WaliKota Medan, Dzulmi Eldin meletakkan batu pertama pembangunan Little India Gate di persimpangan Jalan Zainul Arifin-T Umar Medan, Minggu (18/2). ...
Cukur 2500 Kepala, Tukang Cukur Garut Deklarasi Dukung RINDU
Jawa Barat - Minggu, 18 Februari 2018 - 07:22 WIB

Cukur 2500 Kepala, Tukang Cukur Garut Deklarasi Dukung RINDU

Sebanyak 300 orang tukang cukur yang tergabung dalam Persaudaraan Pangkas Rambut Garut (PPRG) mendeklarasikan dukungannya untuk pasangan calon gubernur dan ...
Ganjar blusukan datangi warga di pasar Bangsri, Jepara
Jawa Tengah - Sabtu, 17 Februari 2018 - 17:40 WIB

Ganjar blusukan datangi warga di pasar Bangsri, Jepara

Calon gubernur Ganjar Pranowo menyapa masyarakat di Jepara, Jawa Tengah. Ganjar mendatangi warga di Pasar Bangsri di hari kedua masa ...