Sabtu, 24 Februari 2018 | 13.11 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Tak puas keputusan KPU Majalengka, masa terlibat bentrok dengan polisi

Tak puas keputusan KPU Majalengka, masa terlibat bentrok dengan polisi

Reporter : Trias Agustian | Sabtu, 3 Februari 2018 - 21:24 WIB

IMG-8641

Simulasi pendemo dan petugas kepolisian bentrok karena tidak puas hasil Pilkada Majalengka, Sabtu (3/2). FOTO: KiniNews/Trias Agustian.

Majalengka, kini.co.id – Ratusan masa pendemo yang merasa tak puas dengan penanganan kasus di tahapan Pilkada di Majalengka terlibat bentrok dengan aparat keamanan, Sabtu (3/2).

Awalnya, aksi ratusan massa pendukung calon bupati itu berlangsung damai di depan kantor KPU Kabupaten Majalengka.

Mereka menyuarakan ketidakpuasan terhadap keputusan KPU yang menganulir pasangan yang didukung mereka. Setelah sekian lama berorasi, aksi damai itu tiba-tiba berubah anarkis.

Tindakan itu dipicu oleh ketidak puasan mereka atas penjelasan komisioner KPU yang sempat menemui para pengunjuk rasa. Emosi memuncak, membuat mereka memaksa masuk ke kantor KPU.

Namun aksi mereka dihadang oleh anggota polisi yang sejak semula mengawal aksi unjuk rasa ini. Tak ayal bentrokan pun terjadi antara pengunjuk rasa dengan aparat.

Mereka juga melempari petugas dengan air mineral dan juga lainnya, setelah berjibaku selama kurang lebih 30 menit, aparat keamanan dapat memukul mundur pendemo. Berapa orang pendemo yang diduga sebagai provokator diamankan oleh polisi.

Itulah gambaran simulasi yang diperagakan ratusan petugas kepolisian Majalengka dalam menangani aksi massa pada Pilkada Majalengka sekaligus Pilgub Jabar yang digelar Polres Majalengka.

‚ÄúDalam simulasi ini, yang jadi prioritas adalah bagaimana meredam masa secara persuasif yang bertindak anarkis di kantor KPUD,” ungkap Kapolres Majalengka Ajun Komisaris Besar Noviana Tursanurohmad.

Kapolres mengatakan, simulasi dilakukan sebagai bentuk persiapan pengamanan berbagai kemungkinan kondisi yang akan dijalani saat hari pemilihan, pemungutan, dan perhitungan suara paslon yang ikut bertarung dalam Pilkada 2018.

“Pengamanan dilakukan dalam berbagai tahap mulai dari kondisi tenang, ricuh hingga tindakan anarkis akibat menolak hasil pemilu yang telah dilakukan,” ungkapnya.

Kapolres mengatakan seluruh kekuatan akan dikerahkan dalam pengamanan Pilkada di Majalengka dibantu 2/3 dari TNI.

“Kita minta seluruh personel siap dengan segala kemungkinan yang ada. Namun kita berharap Pilkada nanti dapat berjalan dengan baik,” tegasnya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Jalur Cirebon lumpuh, KAI operasikan kereta luar biasa Purwokerto-Kroya
Jawa Tengah - Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:15 WIB

Jalur Cirebon lumpuh, KAI operasikan kereta luar biasa Purwokerto-Kroya

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengoperasikan kereta luar biasa (KLB) relasi Purwokerto-Kroya untuk mengangkut penumpang tujuan Jakarta. Hal ini disampaikan ...
Jalur kereta Cirebon-Tegal masih lumpuh
Jawa Barat - Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:00 WIB

Jalur kereta Cirebon-Tegal masih lumpuh

Jalur kereta utara atau Cirebon, Jawa Barat, ke Tegal, Jawa Tengah hingga saat ini belum bisa dilewati, dikarenakan air masih ...
Pergerakan tanah di Majalengka, belasan rumah terancam ambruk warga diungsikan
Jawa Barat - Jumat, 23 Februari 2018 - 23:43 WIB

Pergerakan tanah di Majalengka, belasan rumah terancam ambruk warga diungsikan

Belasan rumah di Blok Cinangka RT 01/02 Desa Cengal, Kecamatan Maka, Kabupaten Majelengka, retak-retak dan terancam ambruk akibat pergerakan tanah ...
Effendy Pohan jadi penjabat sementara Bupati Padang Lawas
Sumatera Utara - Jumat, 23 Februari 2018 - 21:15 WIB

Effendy Pohan jadi penjabat sementara Bupati Padang Lawas

Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi mengukuhkan Effendy Pohan, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Bupati ...
Penipu Warga Sipil Bukan Anggota Dishub
Jawa Barat - Jumat, 23 Februari 2018 - 21:08 WIB

Penipu Warga Sipil Bukan Anggota Dishub

Dinas Perhubungan Kota Bekasi mengklarifikasi perihal penangkapan pria atas nama Arya (36) yang mengaku sebagai petugasnya di lingkungan Pemerintah Kota ...
Warga Sipil Ditipu Oknum Dishub Bekasi Sampai Puluhan Juta, Nih Modusnya
Jawa Barat - Jumat, 23 Februari 2018 - 20:38 WIB

Warga Sipil Ditipu Oknum Dishub Bekasi Sampai Puluhan Juta, Nih Modusnya

Oknum Dinas Perhubungan Kota Bekasi atas nama Arya (36) melakukan penipuan terhadap warga sipil di Jalan Wibawamukti II RT 02/03, ...