Sabtu, 24 Februari 2018 | 13.08 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Polda Jabar kerahkan 21.500 personil gabungan amankan Pilkada serentak

Polda Jabar kerahkan 21.500 personil gabungan amankan Pilkada serentak

Reporter : Yudi | Sabtu, 3 Februari 2018 - 15:27 WIB

IMG-8630

Brimob Polda Jabar dalam simulasi pengamanan Pilkada Jabar, Sabtu (3/2). FOTO: KiniNews/Yudi

Bogor, kini.co.id – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat akan mengerahkan sebanyak 21.500 personel untuk tahapan pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Jawa Barat, yang diterjunkan sampai proses pemungutan dan penghitungan suara selesai pada Juni 2018.

Kapolda Jabar Inspektur Jenderal Agung Budi Maryoto mengatakan, 21.500 personel itu belum termasuk tambahan dari TNI. 

“Diperkirakan, ada 27 Satuan Setingkat Kompi (SSK) atau 2.700 personel yang akan menyebar di seluruh wilayah Jawa Barat yang mengadakan Pilkada serentak,” kata Agung disela-sela simulasi latihan pengamanan Pilkada 2018 di Bogor, Sabtu (3/2).

Agung mengatakan, pemetaan daerah rawan tidak bisa diprediksi, karena mengikuti dinamika kondisi terbaru di tiap daerah.

Namun demikian Agung menyebutkan, ada dua tipe daerah yang diperkirakan cukup rawan dibanding daerah lain yakni kabupaten/kota yang peserta pilkada hanya dua pasang atau bersifat head to head.

Daerah itu memiliki potensi gangguan kantibmas lebih tinggi karena masyarakat terpecah hanya ke dua kelompok.

“Berarti, kekuatannya akan lebih besar dibandingkan suatu daerah memiliki tiga atau empat kelompok pendukung. Sebut saja, Cirebon dan Ciamis,” ucap Agung.

Daerah lain yang diprediksi memiliki tingkat rawan tinggi adalah berdasar pengalaman kerusuhan.

Dari segi tahapan, kata Agung, masa kampanye sampai akhir memiliki tingkat rawan bervariasi. “Pemungutan dan penghitungan suara, sebagai tahapan paling rawan, sebab ada yang bisa nerima tapi ada juga yang tidak,” tuturnya.

Pengamanan kata Agung juga dilakukan di dunia maya melalui satuan cyber crime. Mereka patroli di dunia maya guna menemukan konten penghasutan dan penghinaan terhadap suatu partai politik maupun pribadi peserta.

Apabila ditemukan kondisi itu, cyber crime akan melakukan penyelidikan. Jika ada dua alat bukti cukup sesuai Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), maka ditingkatkan ke penyidikan. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Jalur Cirebon lumpuh, KAI operasikan kereta luar biasa Purwokerto-Kroya
Jawa Tengah - Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:15 WIB

Jalur Cirebon lumpuh, KAI operasikan kereta luar biasa Purwokerto-Kroya

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengoperasikan kereta luar biasa (KLB) relasi Purwokerto-Kroya untuk mengangkut penumpang tujuan Jakarta. Hal ini disampaikan ...
Jalur kereta Cirebon-Tegal masih lumpuh
Jawa Barat - Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:00 WIB

Jalur kereta Cirebon-Tegal masih lumpuh

Jalur kereta utara atau Cirebon, Jawa Barat, ke Tegal, Jawa Tengah hingga saat ini belum bisa dilewati, dikarenakan air masih ...
Pergerakan tanah di Majalengka, belasan rumah terancam ambruk warga diungsikan
Jawa Barat - Jumat, 23 Februari 2018 - 23:43 WIB

Pergerakan tanah di Majalengka, belasan rumah terancam ambruk warga diungsikan

Belasan rumah di Blok Cinangka RT 01/02 Desa Cengal, Kecamatan Maka, Kabupaten Majelengka, retak-retak dan terancam ambruk akibat pergerakan tanah ...
Effendy Pohan jadi penjabat sementara Bupati Padang Lawas
Sumatera Utara - Jumat, 23 Februari 2018 - 21:15 WIB

Effendy Pohan jadi penjabat sementara Bupati Padang Lawas

Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi mengukuhkan Effendy Pohan, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Bupati ...
Penipu Warga Sipil Bukan Anggota Dishub
Jawa Barat - Jumat, 23 Februari 2018 - 21:08 WIB

Penipu Warga Sipil Bukan Anggota Dishub

Dinas Perhubungan Kota Bekasi mengklarifikasi perihal penangkapan pria atas nama Arya (36) yang mengaku sebagai petugasnya di lingkungan Pemerintah Kota ...
Warga Sipil Ditipu Oknum Dishub Bekasi Sampai Puluhan Juta, Nih Modusnya
Jawa Barat - Jumat, 23 Februari 2018 - 20:38 WIB

Warga Sipil Ditipu Oknum Dishub Bekasi Sampai Puluhan Juta, Nih Modusnya

Oknum Dinas Perhubungan Kota Bekasi atas nama Arya (36) melakukan penipuan terhadap warga sipil di Jalan Wibawamukti II RT 02/03, ...