Sabtu, 24 Februari 2018 | 12.56 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Warga Geruduk Kantor Travel Umroh di Bekasi

Warga Geruduk Kantor Travel Umroh di Bekasi

Reporter : Ardiansyah | Kamis, 1 Februari 2018 - 19:33 WIB

IMG-8589

Warga geruduk kantor travel umroh

Bekasi, kini.co.id – Jamaah Umroh Travel PT Solusi Balad Lumampah (SBL) mendatangi Kantor Cabang Kota Bekasi guna mencari informasi kepastian keberangkatan umroh, Kamis (1/2).

Kantor Cabang PT SBL Kota Bekasi terletak di Ruko Bekasi Town Square (BTS) Blok G-29 Jalan Cut Mutia, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur. Ruko bertingkat tiga tersebut terlihat belasan orang mendatangi kantor tersebut pasca Bos PT SBL diciduk Polda Jawa Barat.

salah satu Jamaah Umroh, Senipur (59) mengaku kaget setelah mendapat kabar bahwa PT SBL merupakan travel umroh abal-abal. Bahkan ia sangat sedih karena keinginannya untuk berangkat Umroh tertunda.

“Kaget bukan main saya, ibarat anak kecil saya nangis tersedu-sedu karena saya ingin benar-benar bisa berangkat (umroh),” katanya.

Senipur melanjutkan, ia telah melunasi biaya dengan total Rp56 Juta untuk dua orang dengan cara diangsur.

“Sudah saya percepat bayarnya, harusnya saya bulan Juni lunasnya, karena ingin cepat-cepat, awal bulan ini saya sudah lunas,” ujar dia.

Senipur berharap mendapatkan kepastian dari pihak PT SBL untuk keberangkatan umroh. Ia pun hanya berharap segera diberangkatkan umroh.

“Saya harap jadi berangkat umroh, karena saya ingin cepat-cepat umroh, sudah tua juga saya. Kalau tidak bisa umroh ya mau gak mau saya minta uangnya kembali” tandasnya.

Selain itu, Riski (36) yang sedang mengantarkan kedua orangtuanya yang ikut umroh bersama travel PT SBL merasa malu kepada tetangganya karena tidak jadi berangkat umroh.

“Malu saya sudah ngadain Ratiban. Malu banget saya sama tetangga,” ucap Riski.

Riski melanjutkan, kedua orangtuanya dijanjikan oleh pihak PT SBL berangkat pada 27 Desember 2017 lalu. Namun ditunda dan dijanjikan berangkat tanggal 7 Januari 2018.

“Orang tua saya awal dijanjikan tanggal 27 Desember kemarin, lalu batal berangkat terus dia bilang tanggal 7 Januari ini, namun dibatalkan juga dan dijanjikan lagi nanti tanggal 19 Februari” jelasnya.

Riski bersama kedua orangtuanya mengaku mendatangi Kantor Cabang PT SBL di Kota Bekasi untuk meminta uang yang sudah lunas sebesar Rp36 Juta kembali karena sudah terlalu kecewa dijanjikan.

“Karena semalam ngeliat berita di tv bahwa SBL bermasalah. Orang tua saya berdua berangkat, bayar sudah full 36 juta. Saya mau dikembalikan uang saja, karena saya sudah capek juga dijanji-janjikan” tandasnya.

Berbeda dengan yang lain, Seorang ibu rumah tangga, Prasetyaningsih (35), mengaku percaya dengan PT SBL akan memberangkatkan Umroh dirinya bersama Suaminya. Ia pun percaya karena melihat bukti beberapa tetangganya benar telah berangkat Umroh pada tahun lalu.

“Saya yakin dan percaya sama PT SBL dia komitmen. Karena saya sering melihat SBL memberangkatkan ratusan orang. Termasuk tetangga saya juga sudah berangkat. Jadi saya menunggu kepastian keberangkatannya” ucapnya.

Berdasarkan penelusuran, Travel Umroh PT SBL Cabang Kota Bekasi menawarkan tiga paket yaitu Paket Executive dengan biaya sebesar Rp22, 150 Juta, Paket Ekonomis sebesar Rp22, 5 Juta dan Paket Hemat sebesar Rp18, 50 Juta dengan angsuran selama 1 tahun.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Jalur Cirebon lumpuh, KAI operasikan kereta luar biasa Purwokerto-Kroya
Jawa Tengah - Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:15 WIB

Jalur Cirebon lumpuh, KAI operasikan kereta luar biasa Purwokerto-Kroya

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengoperasikan kereta luar biasa (KLB) relasi Purwokerto-Kroya untuk mengangkut penumpang tujuan Jakarta. Hal ini disampaikan ...
Jalur kereta Cirebon-Tegal masih lumpuh
Jawa Barat - Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:00 WIB

Jalur kereta Cirebon-Tegal masih lumpuh

Jalur kereta utara atau Cirebon, Jawa Barat, ke Tegal, Jawa Tengah hingga saat ini belum bisa dilewati, dikarenakan air masih ...
Pergerakan tanah di Majalengka, belasan rumah terancam ambruk warga diungsikan
Jawa Barat - Jumat, 23 Februari 2018 - 23:43 WIB

Pergerakan tanah di Majalengka, belasan rumah terancam ambruk warga diungsikan

Belasan rumah di Blok Cinangka RT 01/02 Desa Cengal, Kecamatan Maka, Kabupaten Majelengka, retak-retak dan terancam ambruk akibat pergerakan tanah ...
Effendy Pohan jadi penjabat sementara Bupati Padang Lawas
Sumatera Utara - Jumat, 23 Februari 2018 - 21:15 WIB

Effendy Pohan jadi penjabat sementara Bupati Padang Lawas

Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi mengukuhkan Effendy Pohan, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Bupati ...
Penipu Warga Sipil Bukan Anggota Dishub
Jawa Barat - Jumat, 23 Februari 2018 - 21:08 WIB

Penipu Warga Sipil Bukan Anggota Dishub

Dinas Perhubungan Kota Bekasi mengklarifikasi perihal penangkapan pria atas nama Arya (36) yang mengaku sebagai petugasnya di lingkungan Pemerintah Kota ...
Warga Sipil Ditipu Oknum Dishub Bekasi Sampai Puluhan Juta, Nih Modusnya
Jawa Barat - Jumat, 23 Februari 2018 - 20:38 WIB

Warga Sipil Ditipu Oknum Dishub Bekasi Sampai Puluhan Juta, Nih Modusnya

Oknum Dinas Perhubungan Kota Bekasi atas nama Arya (36) melakukan penipuan terhadap warga sipil di Jalan Wibawamukti II RT 02/03, ...