Sabtu, 24 Februari 2018 | 13.07 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Lanjutan pemeriksaan KPK, enam mantan DPRD Sumut bungkam mulut

Lanjutan pemeriksaan KPK, enam mantan DPRD Sumut bungkam mulut

Reporter : Fauzan | Kamis, 1 Februari 2018 - 18:20 WIB

IMG-8584

Kantor KPK.

Medan, kini.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi masih memeriksa secara intensif mantan anggota DPRD Sumatera Utara periode 2009-2014 terkait dugaan kasus suap pengesahan APBD dan pembatalan pengajuan hak interpelasi terhadap mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho.

Adapun lanjutan pemeriksaan, Kamis (1/2) ada enam mantan anggota legislatif yang dimintai keterangan itu, yakni Tasiah Ritonga, Muslim Simbolon, Rina Wati Sianturi, Sonni Firdaus, Analisman Zalukhu dan Zulkarnai.

Mantan anggota DPRD Sumut itu diperiksa sejak pukul 09.00 WIB di lantai II gedung Mako Brimob Polda Sumut Jalan KH Wahid Hasyim Medan.

Usai pemeriksaan beberapa anggota DPRD Sumut tidak mau memberikan komentar kepada awak media yang sudah sejak pagi menungggu di Mako Brimob.

Bahkan beberapa diantara mereka yaitu Sonny Firdaus, Tasiah Ritonga, Muslim Simbolon dan Rina Wati Sianturi, terpaksa harus ke luar dari pintu belakang gedung Mako Brimob untuk menghindar dari kejaran wartawan.

Ke-4 anggota DPRD Sumut itu selesai menjalani pemeriksaan pada pukul 11.00 WIB.Dan hampir tiga jam mereka diperiksa oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dalam pemeriksaan Rabu, (31/1) kemarin salah seorang anggota DPRD Sumut Washington Pane, tidak bersedia memberikan keterangan.

Selain itu, Washington juga bungkam saat didekati wartawan.

Sementara itu, Muhammad Faisal mengatakan, sebagai warga negara yang baik dan harus taat hukum.

Kehadirannya di Markas Brimob, menurut dia, memenuhi pemanggilan penyidik KPK.

“Saya telah memberikan keterangan kepada KPK,” kata Faisal, Rabu (31/1) kemarin.

Faisal diperiksa bersama 10 mantan anggota DPRD Sumut lainnya yakni Helmiati, Sopar Siburian, Mustofawiyah, Arifin Nainggolan, Enda Mora Lubis, Restu Kurniawan, Rahmina Delima, Washington Pane, dan Paniruddin Daulay.

Berdasarkan list nama-nama setidaknya KPK telah memeriksa hampir 40 mantan anggota DPRD Sumut hingga Kamis (1/2).

Tersisa enam mantan anggota DPRD lainnya yakni Hammisul Bahsan yang dijadwalkan menjalani pemeriksaan pada Jumat (2/2) besok.

Lima lainnya yakni Adohut Simamora, Evi Diana, Yan Syahrin, Oloan Simbolon, Hardi Mulyono dan Hidayatullah akan menjalani pemeriksaan pada Sabtu (3/2).

Pemeriksaan tersebut diduga berkaitan dengan dugaan suap mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho dalam pembahasan APBD dan persetujuan atas laporan pertanggungjawaban APBD.Pada 2017, KPK juga telah memeriksa seluruh Anggota DPRD Sumut.

Gatot Pujo Nugroho dijerat atas tiga kasus korupsi, yakni kasus penyuapan hakim PTUN Medan yang ditangani KPK dan dihukum tiga tahun oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat pada 3 Maret 2016.

Kemudian kasus penyaluran dana bantuan sosial dan hibah pemerintah Provinsi Sumatera Utara pada 2012 dan 2013, yang ditangani Kejaksaan Agung, Gatot dihukum enam tahun penjara di Pengadilan Tipikor Medan, Kamis, 24 November 2016.

Selanjutnya, kasus penyuapan pimpinan dan anggota DPRD Sumatera Utara Periode 2009-2014 dan 2014-2019 dengan total Rp61,8 miliar. Atas kasus terakhir ini, Gatot dihukum empat tahun penjara pada 9 Maret 2017 oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di Medan.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Jalur Cirebon lumpuh, KAI operasikan kereta luar biasa Purwokerto-Kroya
Jawa Tengah - Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:15 WIB

Jalur Cirebon lumpuh, KAI operasikan kereta luar biasa Purwokerto-Kroya

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengoperasikan kereta luar biasa (KLB) relasi Purwokerto-Kroya untuk mengangkut penumpang tujuan Jakarta. Hal ini disampaikan ...
Jalur kereta Cirebon-Tegal masih lumpuh
Jawa Barat - Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:00 WIB

Jalur kereta Cirebon-Tegal masih lumpuh

Jalur kereta utara atau Cirebon, Jawa Barat, ke Tegal, Jawa Tengah hingga saat ini belum bisa dilewati, dikarenakan air masih ...
Pergerakan tanah di Majalengka, belasan rumah terancam ambruk warga diungsikan
Jawa Barat - Jumat, 23 Februari 2018 - 23:43 WIB

Pergerakan tanah di Majalengka, belasan rumah terancam ambruk warga diungsikan

Belasan rumah di Blok Cinangka RT 01/02 Desa Cengal, Kecamatan Maka, Kabupaten Majelengka, retak-retak dan terancam ambruk akibat pergerakan tanah ...
Effendy Pohan jadi penjabat sementara Bupati Padang Lawas
Sumatera Utara - Jumat, 23 Februari 2018 - 21:15 WIB

Effendy Pohan jadi penjabat sementara Bupati Padang Lawas

Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi mengukuhkan Effendy Pohan, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Bupati ...
Penipu Warga Sipil Bukan Anggota Dishub
Jawa Barat - Jumat, 23 Februari 2018 - 21:08 WIB

Penipu Warga Sipil Bukan Anggota Dishub

Dinas Perhubungan Kota Bekasi mengklarifikasi perihal penangkapan pria atas nama Arya (36) yang mengaku sebagai petugasnya di lingkungan Pemerintah Kota ...
Warga Sipil Ditipu Oknum Dishub Bekasi Sampai Puluhan Juta, Nih Modusnya
Jawa Barat - Jumat, 23 Februari 2018 - 20:38 WIB

Warga Sipil Ditipu Oknum Dishub Bekasi Sampai Puluhan Juta, Nih Modusnya

Oknum Dinas Perhubungan Kota Bekasi atas nama Arya (36) melakukan penipuan terhadap warga sipil di Jalan Wibawamukti II RT 02/03, ...