Sabtu, 24 Februari 2018 | 13.18 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Terungkap ini motif pembunuhan yang gegerkan warga Majalengka

Terungkap ini motif pembunuhan yang gegerkan warga Majalengka

Reporter : Trias Agustian | Kamis, 1 Februari 2018 - 14:01 WIB

IMG-8579

Kapolres Majalengka, Ajun Komisaris Besar Noviana Tursanurohmad (tengah) didampingi Kasat Reskrim, Ajun Komisaris Rina Perwitasari (kanan) dalam paparnya kepada awak media di Mapolres Majalengka, Kamis (1/2). FOTO: KiniNews/Trias Agustian.

Majalengka, kini.co.id – Opini dan spekulatif warga Majalengka terhadap motif pembunuhan Acep (22) bin Dawudin, warga Bantarujeg, Majalengka, Jawa Barat yang dilakukan oleh temennya sendiri HK (19), akhirnya terungkap bukan karena soal cinta segitiga.

HK yang kini resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Majalengka itu ternyata sakit hati karena sering direndahkan korban di depan umum,
sehingga menghabisi nyawa temen satu tongkrongannya itu secara sadis, kemudian ditinggalkan disebuah kebun jagung dan membawa kabur barang-barang milik korban untuk menghilangkan barang bukti.

Namun ibarat pepatah mengatakan sepandai-pandainya menyembunyikan sesuatu akhirnya terbongkar sudah.

Hanya dalam waktu kurang lebih
24 jam, tersangka dibekuk dalam pelariannya di sebuah kosan pacarnya di kawasan Kadipaten, Majalengka, Selasa (30/1) malam.

Kapolres Majalengka, Ajun Komisaris Besar Noviana Tursanurohmad, didampingi Kasat Reskrim, Ajun Komisaris Rina Perwitasari, mengatakan kasus ini menjadi atensi pihaknya.

Berkat kerjasama jajaranya dan para saksi-saksi pelaku dapat diringkus kurang dari 24 jam yakni sejak korban ditemukan Senin (29/1) sore di kebun jagung Blok Lebak Bitung, Desa Babakansari, Bantarujeg.

“Saat ditangkap oleh anggota kami, pelaku tengah berduaan bersama seorang perempuan di sebuah kosan di kawasan Kadipaten,” kata Kapolres dalam paparannya kepada sejumlah awak media, di Mapolres Majalengka, Kamis (1/2).

Tersangka, kata Kapolres mengaku menghabisi korban lantaran sering diejek atau direndahkan oleh korban. Misalnya otak (pelaku) masih di bawah korban.

“Jadi motifnya sakit hati lantaran direndahkan di depan umum. Tak ada yang lain, motifnya hanya itu,” ungkap Kapolres.

Mantan Kapolres Wajo, Sulawesi Selatan itu menambahkan berdasarkan hasil pemeriksaan, sebelum kejadian itu korban dan pelaku sempat berboncengan satu motor. Namun, pelaku dan korban sempat cekcok saat di tengah perjalanan.

Saat cek-cok berboncengan itulah, pelaku yang kesal kemudian mengeluarkan golok yang sebelumnya sudah dipersiapkan pelaku.

“Korban kemudian berhenti dan lari, pelaku lantas mengejar dan menyabetkan goloknya mengenai kepala korban. Dalam posisi terdesak dan jatuh pelaku terus membacok korban bagian wajah, lengan korban hingga tewas,” ungkapnya.

Lanjutnya, untuk menghilangkan barang bukti pelaku merampas barang berharga milik korban seperti handphone dan juga sepeda motor.

Atas perbuatannya pelaku terancam pasal berlapis yakni pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup maupun paling lama 20 tahun kurungan penjara, pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan pasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban nyawa dengan ancaman 15 tahun penjara serta pasal 336. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Jalur Cirebon lumpuh, KAI operasikan kereta luar biasa Purwokerto-Kroya
Jawa Tengah - Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:15 WIB

Jalur Cirebon lumpuh, KAI operasikan kereta luar biasa Purwokerto-Kroya

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengoperasikan kereta luar biasa (KLB) relasi Purwokerto-Kroya untuk mengangkut penumpang tujuan Jakarta. Hal ini disampaikan ...
Jalur kereta Cirebon-Tegal masih lumpuh
Jawa Barat - Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:00 WIB

Jalur kereta Cirebon-Tegal masih lumpuh

Jalur kereta utara atau Cirebon, Jawa Barat, ke Tegal, Jawa Tengah hingga saat ini belum bisa dilewati, dikarenakan air masih ...
Pergerakan tanah di Majalengka, belasan rumah terancam ambruk warga diungsikan
Jawa Barat - Jumat, 23 Februari 2018 - 23:43 WIB

Pergerakan tanah di Majalengka, belasan rumah terancam ambruk warga diungsikan

Belasan rumah di Blok Cinangka RT 01/02 Desa Cengal, Kecamatan Maka, Kabupaten Majelengka, retak-retak dan terancam ambruk akibat pergerakan tanah ...
Effendy Pohan jadi penjabat sementara Bupati Padang Lawas
Sumatera Utara - Jumat, 23 Februari 2018 - 21:15 WIB

Effendy Pohan jadi penjabat sementara Bupati Padang Lawas

Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi mengukuhkan Effendy Pohan, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Bupati ...
Penipu Warga Sipil Bukan Anggota Dishub
Jawa Barat - Jumat, 23 Februari 2018 - 21:08 WIB

Penipu Warga Sipil Bukan Anggota Dishub

Dinas Perhubungan Kota Bekasi mengklarifikasi perihal penangkapan pria atas nama Arya (36) yang mengaku sebagai petugasnya di lingkungan Pemerintah Kota ...
Warga Sipil Ditipu Oknum Dishub Bekasi Sampai Puluhan Juta, Nih Modusnya
Jawa Barat - Jumat, 23 Februari 2018 - 20:38 WIB

Warga Sipil Ditipu Oknum Dishub Bekasi Sampai Puluhan Juta, Nih Modusnya

Oknum Dinas Perhubungan Kota Bekasi atas nama Arya (36) melakukan penipuan terhadap warga sipil di Jalan Wibawamukti II RT 02/03, ...