Sabtu, 24 Februari 2018 | 13.14 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Gema MKGR Kota Bekasi Semarakkan Hal Ini di Pilkada 2018

Gema MKGR Kota Bekasi Semarakkan Hal Ini di Pilkada 2018

Reporter : Ardiansyah | Selasa, 30 Januari 2018 - 17:08 WIB

IMG-8546

Ketua GEMA MKGR Kota Bekasi, Syahrul Ramadhan (Tengah) bersama Ketua Umum MKGR, Roem Kono (Dua dari kiri) dan Sekjen MKGR, Adis Kadir (Pojok Kiri). FOTO: KiniNews/Ardiansyah.

Bekasi, kini.co.id – Ketua Generasi Muda Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (GEMA-MKGR) Kota Bekasi, Syahrul Ramadhan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bekasi semestinya bisa menjadi ajang untuk beradu ide, gagasan dan program yang bisa menjadi penilaian masyarakat.

“Dan itu semua muaranya untuk mewujudkan Kota Bekasi yang lebih baik, maju, sejahtera dan Ihsan,” kata pria yang akrab disapa buluk ini.

Oleh karena itu, Ia berharap agar Pilkada kali ini tidak membawa isu SARA dan menghalalkan segala cara.

“Saya mengimbau tolonglah Pilkada ini jangan menghalalkan semua cara. Berbahaya sekali kalau Pilkada itu membawa-bawa soal SARA. Jangan sampai lah gara-gara Pilkada kita bawa isu suku, isu agama, itu bisa pecah bangsa kita,” kata Syahrul.

Ia menginginkan agar persaingan pada Pilkada kali ini lebih bersifat adu ide dan gagasan yang berwawasan kebangsaan. Bukan bersaing antar sesama rakyat.

“Saya mengajak (agar) Pilkada berwawasan kebangsaan. Oleh karena itu, ayo, Pilkada itu kan persaingan antar kita, bukan lawan penjajah kita ini. Adu konsep, adu gagasan, mana yang terbaik, menang. Kalau mau maju lagi nanti tunggu, ada lagi, setiap lima tahun ada,” tuturnya.

Menurutnya, Kualitas demokrasi akan meningkat, jika dalam proses kontestasi digunakan dengan adu gagasan dan ide. tidak dipakai cara-cara yang merusak demokrasi itu sendiri. Misalnya, ujaran kebencian. Karena itu, jika ingin kualitas demokrasi meningkatkan, hindari ujaran kebencian.

“Untuk tingkatkan kualitas demokrasi, hindari politik ujaran kebencian dan apapun bentuknya, ” katanya.

Karena menurutnya, ketika sebuah pesta demokrasi sarat dengan ujaran kebencian, fitnah dan hoax, yang muncul adalah kegaduhan. Bahkan, masyarakat bisa terpecah belah. Atas dasar itulah, ia tak bosan menyeru kepada Paslon dan partai yang bersaing di Pilkada agar mengedepankan kompetisi adu gagasan dan program. Bukan adu kebencian. Atau lomba fitnah.  

“Standarnya pakai Pancasila, kalau menjabarkan lima silanya berhasil ya selesai. Jangan sampai indeks demokrasi yang cukup bagus rusak gara-gara ujaran kebencian,” ujarnya.

Yang penting, kata dia, sinergi antara parpol dan penyelenggara pemilihan terbangun dengan baik.  Partai memegang peranan strategis dalam proses konsolidasi demokrasi. Karena apapun, mulai dari calon kepala daerah, calon presiden sampai calon legislator, partai yang menyiapkan. Kualitas partai,  menentukan kualitas demokrasi.  

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Jalur Cirebon lumpuh, KAI operasikan kereta luar biasa Purwokerto-Kroya
Jawa Tengah - Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:15 WIB

Jalur Cirebon lumpuh, KAI operasikan kereta luar biasa Purwokerto-Kroya

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengoperasikan kereta luar biasa (KLB) relasi Purwokerto-Kroya untuk mengangkut penumpang tujuan Jakarta. Hal ini disampaikan ...
Jalur kereta Cirebon-Tegal masih lumpuh
Jawa Barat - Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:00 WIB

Jalur kereta Cirebon-Tegal masih lumpuh

Jalur kereta utara atau Cirebon, Jawa Barat, ke Tegal, Jawa Tengah hingga saat ini belum bisa dilewati, dikarenakan air masih ...
Pergerakan tanah di Majalengka, belasan rumah terancam ambruk warga diungsikan
Jawa Barat - Jumat, 23 Februari 2018 - 23:43 WIB

Pergerakan tanah di Majalengka, belasan rumah terancam ambruk warga diungsikan

Belasan rumah di Blok Cinangka RT 01/02 Desa Cengal, Kecamatan Maka, Kabupaten Majelengka, retak-retak dan terancam ambruk akibat pergerakan tanah ...
Effendy Pohan jadi penjabat sementara Bupati Padang Lawas
Sumatera Utara - Jumat, 23 Februari 2018 - 21:15 WIB

Effendy Pohan jadi penjabat sementara Bupati Padang Lawas

Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi mengukuhkan Effendy Pohan, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Bupati ...
Penipu Warga Sipil Bukan Anggota Dishub
Jawa Barat - Jumat, 23 Februari 2018 - 21:08 WIB

Penipu Warga Sipil Bukan Anggota Dishub

Dinas Perhubungan Kota Bekasi mengklarifikasi perihal penangkapan pria atas nama Arya (36) yang mengaku sebagai petugasnya di lingkungan Pemerintah Kota ...
Warga Sipil Ditipu Oknum Dishub Bekasi Sampai Puluhan Juta, Nih Modusnya
Jawa Barat - Jumat, 23 Februari 2018 - 20:38 WIB

Warga Sipil Ditipu Oknum Dishub Bekasi Sampai Puluhan Juta, Nih Modusnya

Oknum Dinas Perhubungan Kota Bekasi atas nama Arya (36) melakukan penipuan terhadap warga sipil di Jalan Wibawamukti II RT 02/03, ...