Sabtu, 24 Februari 2018 | 13.15 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Sakit hati disebut jomblo pemuda di Garut bunuh ibu hamil

Sakit hati disebut jomblo pemuda di Garut bunuh ibu hamil

Reporter : Yudi | Selasa, 30 Januari 2018 - 12:22 WIB

IMG-8531

FR (28) tersangka pembunuhan ibu hamil di Singajaya, tertunduk saat digelandang ke Mapolres Garut, Senin (29/1). FOTO: KiniNews/Humas Polres Garut.

Garut , kini.co.id – Seorang pemuda berinisial FN (28) warga Kampung Pasir Jonge, Sukawangi, Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut, Jawa Barat, tega menghabisi nyawa Iis Aisyah binti Apid (31) yang sedang hamil delapan bulan, lantaran merasa sakit hati karena diolok-olok jomblo (belum menikah).

Korban dibunuh dengan cara dicekik hingga kehabisan napas. Pelaku kini mendekam di Mapolres Garut untuk menjalani pemeriksaan, Selasa (30/1).

FN yang saat itu hendak menjengkuk neneknya yang satu kampung dengan korban, akhirnya tega membunuh korban yang sedang hamil delapan bulan di dalam rumahnya. Jenazah korban ditemukan pada Jumat (19/1) silam.

Dari hasil pemeriksaan petugas diketahui, awalnya pelaku yang memang sudah merencanakan perbuatan jahatnya berpura-pura bertamu ke rumah korban.

Korban yang tidak menyadari niat jahat pelaku pun membukakan pintu dan mempersilakan pelaku untuk masuk ke rumah. Di dalam rumah, pelaku dan korban bahkan sempat mengobrol. 

Saat korban masuk ke dalam kamar, tersangka mengikuti dan langsung mendorong korban sampai terjatuh. Tubuh ibu hamil itu pun terpental hingga mengenai ranjang.

Dalam keadaan masih di lantai, tersangka kemudian mencekik leher korban hingga kesulitan bernapas. Pelaku bahkan menggigit jari korban karena korban melakukan perlawanan.

Setelah korban tidak bergerak akibat cekikan tersebut, tersangka bahkan sempat menginjak leher korban untuk memastikan jika korbannya sudah meninggal dunia. 

Kapolres Garut, Ajun Komisaris Besar Budi Satria Wiguna mengatakan motif yang dilakukan pelaku ini karena dendam. Pelaku tidak terima lantaran pernah dikatai jomblo oleh korban.

“Pelaku ditangkap di Jakarta. Petugas terpaksa menembak kakinya lantaran pelaku melawan saat akan ditangkap,” ucap Budi. 

Dari tangan tersangka polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor, berikut satu lembar STNK asli dan satu buah kunci kontak, satu buah celana training milik pelaku, sepasang sandal jepit pelaku, satu buah bantal dengan di bungkus sarung bantal terdapat bercak darah milik korban, juga sebuah daster yang dipakai korban.

Tak hanya ibu hamil itu saja yang tewas, janin di dalam kandungan pun turut tewas.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka saat ini mendekam di kamar tahanan Polres Garut. Pelaku terancam pasal pembunuhan berencana dengan ancaman kurungan seumur hidup. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Jalur Cirebon lumpuh, KAI operasikan kereta luar biasa Purwokerto-Kroya
Jawa Tengah - Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:15 WIB

Jalur Cirebon lumpuh, KAI operasikan kereta luar biasa Purwokerto-Kroya

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengoperasikan kereta luar biasa (KLB) relasi Purwokerto-Kroya untuk mengangkut penumpang tujuan Jakarta. Hal ini disampaikan ...
Jalur kereta Cirebon-Tegal masih lumpuh
Jawa Barat - Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:00 WIB

Jalur kereta Cirebon-Tegal masih lumpuh

Jalur kereta utara atau Cirebon, Jawa Barat, ke Tegal, Jawa Tengah hingga saat ini belum bisa dilewati, dikarenakan air masih ...
Pergerakan tanah di Majalengka, belasan rumah terancam ambruk warga diungsikan
Jawa Barat - Jumat, 23 Februari 2018 - 23:43 WIB

Pergerakan tanah di Majalengka, belasan rumah terancam ambruk warga diungsikan

Belasan rumah di Blok Cinangka RT 01/02 Desa Cengal, Kecamatan Maka, Kabupaten Majelengka, retak-retak dan terancam ambruk akibat pergerakan tanah ...
Effendy Pohan jadi penjabat sementara Bupati Padang Lawas
Sumatera Utara - Jumat, 23 Februari 2018 - 21:15 WIB

Effendy Pohan jadi penjabat sementara Bupati Padang Lawas

Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi mengukuhkan Effendy Pohan, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Bupati ...
Penipu Warga Sipil Bukan Anggota Dishub
Jawa Barat - Jumat, 23 Februari 2018 - 21:08 WIB

Penipu Warga Sipil Bukan Anggota Dishub

Dinas Perhubungan Kota Bekasi mengklarifikasi perihal penangkapan pria atas nama Arya (36) yang mengaku sebagai petugasnya di lingkungan Pemerintah Kota ...
Warga Sipil Ditipu Oknum Dishub Bekasi Sampai Puluhan Juta, Nih Modusnya
Jawa Barat - Jumat, 23 Februari 2018 - 20:38 WIB

Warga Sipil Ditipu Oknum Dishub Bekasi Sampai Puluhan Juta, Nih Modusnya

Oknum Dinas Perhubungan Kota Bekasi atas nama Arya (36) melakukan penipuan terhadap warga sipil di Jalan Wibawamukti II RT 02/03, ...