Sabtu, 24 Februari 2018 | 13.14 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>PT BIJB – PDAM teken kerjasama pasok air bersih ke Bandara Kertajati

PT BIJB – PDAM teken kerjasama pasok air bersih ke Bandara Kertajati

Reporter : Trias Agustian | Senin, 29 Januari 2018 - 18:00 WIB

IMG-8511

Direktur Keuangan dan Umum PT BIJB Muhammad Singgih dan Direktur PDAM Majalengka Elina Lukitasari, melaksanakan KSO suplai air bersih untuk Bandara Kertajati di Kantor KSO Wika â PP, di Kecamatan Kertajati, Majalengka, Senin (29/1). FOTO: Humas BIJB

Majalengka, kini.co.id – Menjelang beroperasinya Bandara Kertajati, di Kabupaten Majalengka, PT Bandar udara Internasional Jawa Barat‎ (BIJB) kembali menambah daftar mitra strategis.

Kali ini PT BIJB menjalin kerja sama bersama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Majalengka.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan kerja sama (PKS) antara Direktur Keuangan dan Umum PT BIJB Muhammad Singgih dan Direktur PDAM Kabupaten Majalengka Elina Lukitasari, di Kantor KSO Wika – PP, di Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, Senin (29/1).

Hadir turut menyaksikan langsung Bupati Majalengka Sutrisno beserta jajarannya, jajaran pejabat Pemprov Jabar dan pihak Angkasa Pura (AP) II yang nantinya akan menjadi operator bandara tersebut.

Direktur Keuangan dan Umum PT BIJB Muhammad Singgih mengatakan kerja sama ini sebagai tindak lanjut dari penandatanganan nota kesepahaman atau MoU sebelumnya, yang pernah dijalin dua belah pihak pada Juni 2016 lalu.‎

“‎Setelah penjajakan dilakukan hampir satu tahun, akhirnya pada hari ini kita dapat melakukan penandatanganan kerja sama. Tentu kerja sama ini semakin menunjukan kesiapan beroperasinya Bandara Kertajati pada Juni 2018 mendatang,” kata Singgih seperti dilansir laman resmi BIJB.

Singgih menjelaskan, menghadapi beroperasinya bandara bertaraf internasional tersebut kebutuhan air bersih ‎di area ini diperkirakan mencapai 12 liter per detiknya.

Dengan adanya perjanjian kerja sama ini kata Singgih, banyaknya supply akan air bersih bisa terpenuhi oleh PDAM selaku pemilik Sarana Penyedia Air Minum (SPAM).

Singgih berharal pembangunan Bandara Kertajati yang kini sudah tahap akhir atau mencapai 85 persen dari sisi darat dimana PT BIJB menjadi pelaksana pembangunan, bisa seiring bertambahnya jumlah saluran air menuju kawasan bandara dan aerocity ke depannya.

“Dengan kebutuhan atas pasokan air di Bandara Kertajati ini, harapannya apa yang dibutuhkan ‎bisa terpenuhi oleh PDAM pemilik penyedia air bersih,” paparnya.

Sementara itu Direktur PDAM Majalengka Elina Lukitasari menambahkan, PDAM sendiri sudah siap memberikan supply air bersih menuju Bandara Kertajati yang bersumber dari Sungai Cimanuk  lewat pengolahan dengan berbagai teknologinya.‎

“Apa yang dibutuhkan Bandara ini sebenarnya hanya sekitar 300 meter kubik, atau 3,5 liter per detik diawalnya. Tapi kita punya kapasitas 170 liter per detik dimana saat ini yang sudah digunakan adalah 40 liter per detik,” ucap Elina.

Menurut Elina, dari segi infrastruktur seperti pipa, pihaknya sudah berkoordinasi de‎ngan PT BIJB untuk memenuhi apa yang nantinya dibutuhkan pasokan air bersih ke bandara.

“Jaringan seperti pipa sudah siap. Tinggal sekarang batas bandara dimana dan itu sudah menjadi tanggung jawab kebandar udaraan,” sebut Elina.

Sementara itu Bupati Sutrisno menambahkan pihaknya menyambut baik kerja sama dua belah pihak tersebut.

Air yang menjadi sumber prioritas dalam operasional bandara tidak boleh sampai kekurangan karena menyangkut nama baik daerah dan perusahaan. Apalagi bandara ini juga melayani penerbangan internasional. 

“‎Kalau di rumah boleh saja sehari enggak ada air. Di bandara enggak ada air sejam saja masalah besar,” ungkap Sutrisno.

Dia tidak khawatir dengan kesiapan PDAM yang akan menjadi sumber pemasok air bersih menuju bandara.

Majalengka selama ini yang memiliki cadangan air sampai 170 liter per detik sangatlah cukup dengan kebutuhan bandara yang hanya 12 liter per detiknya.

‎”Kita juga punya (Waduk) Jatigede sebagai sumber air cadangan. Kita harus siap mensupply air bersih, yang penting kita pastikan tidak terhambat air ke bandara ini,” harapnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Jalur Cirebon lumpuh, KAI operasikan kereta luar biasa Purwokerto-Kroya
Jawa Tengah - Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:15 WIB

Jalur Cirebon lumpuh, KAI operasikan kereta luar biasa Purwokerto-Kroya

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengoperasikan kereta luar biasa (KLB) relasi Purwokerto-Kroya untuk mengangkut penumpang tujuan Jakarta. Hal ini disampaikan ...
Jalur kereta Cirebon-Tegal masih lumpuh
Jawa Barat - Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:00 WIB

Jalur kereta Cirebon-Tegal masih lumpuh

Jalur kereta utara atau Cirebon, Jawa Barat, ke Tegal, Jawa Tengah hingga saat ini belum bisa dilewati, dikarenakan air masih ...
Pergerakan tanah di Majalengka, belasan rumah terancam ambruk warga diungsikan
Jawa Barat - Jumat, 23 Februari 2018 - 23:43 WIB

Pergerakan tanah di Majalengka, belasan rumah terancam ambruk warga diungsikan

Belasan rumah di Blok Cinangka RT 01/02 Desa Cengal, Kecamatan Maka, Kabupaten Majelengka, retak-retak dan terancam ambruk akibat pergerakan tanah ...
Effendy Pohan jadi penjabat sementara Bupati Padang Lawas
Sumatera Utara - Jumat, 23 Februari 2018 - 21:15 WIB

Effendy Pohan jadi penjabat sementara Bupati Padang Lawas

Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi mengukuhkan Effendy Pohan, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Bupati ...
Penipu Warga Sipil Bukan Anggota Dishub
Jawa Barat - Jumat, 23 Februari 2018 - 21:08 WIB

Penipu Warga Sipil Bukan Anggota Dishub

Dinas Perhubungan Kota Bekasi mengklarifikasi perihal penangkapan pria atas nama Arya (36) yang mengaku sebagai petugasnya di lingkungan Pemerintah Kota ...
Warga Sipil Ditipu Oknum Dishub Bekasi Sampai Puluhan Juta, Nih Modusnya
Jawa Barat - Jumat, 23 Februari 2018 - 20:38 WIB

Warga Sipil Ditipu Oknum Dishub Bekasi Sampai Puluhan Juta, Nih Modusnya

Oknum Dinas Perhubungan Kota Bekasi atas nama Arya (36) melakukan penipuan terhadap warga sipil di Jalan Wibawamukti II RT 02/03, ...