Sabtu, 24 Februari 2018 | 13.16 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Kisruh Hanura Ditunggangi Penumpang Gelap

Kisruh Hanura Ditunggangi Penumpang Gelap

Reporter : Ardiansyah | Jumat, 26 Januari 2018 - 19:45 WIB

IMG-8478

Ilustrasi

Hanura, Kisruh Hanura, kini.co.id – Kader Hanura Kota Bekasi menuding Winoto sebagai ‘penumpang gelap’ di tengah konflik dua kubu yang terjadi di level pusat. Hal ini disampaikan Ketua Bapilu DPC Hanura Kota Bekasi, Wembri, Jumat (26/1).

Menurutnya, Winoto telah menunggangi situasi gaduh yang terjadi dalam Hanura dengan memaksakan digelarnya Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) Hanura Kota Bekasi di kantor DPD Hanura Jawa Barat, belum lama ini.

Padahal, kata Wembri, partai di level pusat sudah memberikan intruksi tegas untuk menghentikan Muscablub di tingkat kota dan kabupaten dan juga Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) di level Provinsi.

“Sesuai intruksi DPP jelas dan tegas sekali bahwa stop itu yang namanya Muscablub atau Musdalub. Karena Hanura sepakat menempuh jalur islah, dengan tujuan membesarkan partai. Tapi Winoto justru memanfaatkan dinamika yang ada untuk kepentingan pribadinya menjadi ketua DPC Hanura,” kata Wembri.

Artinya, kata dia, Winoto dengan terang benderang mengabaikan kepentingan partai. Atau, dengan kata lain, ia telah melawan kebijakan partai.

“Jadi di sini sebenarnya telah terlihat mana orang yang ingin membesarkan partai dan orang yang hanya ingin memaksakan ambisi pribadinya dengan menunggangi partai,” kecam dia.

Dengan tindakannya tersebut, Wembri meminta agar partai mengambil langkah tegas terhadap oknum-oknum seperti Winoto.

“Oknum-oknum seperti Winoto inilah yang harus dihilangkan dari partai kalau partai ingin besar,” katanya.

Wembri sendiri sebagai pengurus Hanura Kota Bekasi memberikan gambaran, bahwa Hanura Kota Bekasi dalam kondisi baik-baik saja secara organisasi di bawah kepemipinan Syaherallayali. Apalagi jika bicara kepentingan partai secara luas, yakni Pemilu 2019.

“Kami Hanura Kota Bekasi di bawah Syaherallayali solid dan dan siap menghadapi hajat besar di tahun 2019. Jika bicara verifikasi partai sebagai syarat untuk mengikuti Pemilu, kami pun sudah rapi. Jangan sampai kerja partai yang sudah bagus dirusak oleh oknum seperti Winoto,” kata dia.

Terakhir, Wembri menyinggung soal klaim Winoto sebagai Ketua DPC Hanura Kota Bekasi hasil Muscablub baru-baru ini. Bagi Wembri, hal itu cuma dagelan saja yang dibuat Winoto dan kroninya.

“Jelas intruksi DPP hentikan Muscablub dan Musdalub. Artinya yang dilakukan Winoto itu dagelan. Dan saya beserta kader serta pengurus Hanura tidak akan mengindahkan itu. Kami hanya fatsun atau taat keputusan DPP,” katanya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pembina Partai Hanura Wiranto telah mempertemukan dua Ketua Umum Hanura yang berseberangan, yakni Oesman Sapta Odang (OSO) dan Daryatmo, di Hotel Ritz Charlton, Kuningan, Jakarta, Selasa (23/1).

Usai pertemuan, Wiranto mengatakan, konflik di Hanura sudah selesai pascapertemuan antara dirinya, OSO, dan Daryatmo.

“Sudah, sudah selesai. Tidak ada lagi, tidak ada lagi (kubu-kubuan di Hanura),” tandasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Jalur Cirebon lumpuh, KAI operasikan kereta luar biasa Purwokerto-Kroya
Jawa Tengah - Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:15 WIB

Jalur Cirebon lumpuh, KAI operasikan kereta luar biasa Purwokerto-Kroya

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengoperasikan kereta luar biasa (KLB) relasi Purwokerto-Kroya untuk mengangkut penumpang tujuan Jakarta. Hal ini disampaikan ...
Jalur kereta Cirebon-Tegal masih lumpuh
Jawa Barat - Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:00 WIB

Jalur kereta Cirebon-Tegal masih lumpuh

Jalur kereta utara atau Cirebon, Jawa Barat, ke Tegal, Jawa Tengah hingga saat ini belum bisa dilewati, dikarenakan air masih ...
Pergerakan tanah di Majalengka, belasan rumah terancam ambruk warga diungsikan
Jawa Barat - Jumat, 23 Februari 2018 - 23:43 WIB

Pergerakan tanah di Majalengka, belasan rumah terancam ambruk warga diungsikan

Belasan rumah di Blok Cinangka RT 01/02 Desa Cengal, Kecamatan Maka, Kabupaten Majelengka, retak-retak dan terancam ambruk akibat pergerakan tanah ...
Effendy Pohan jadi penjabat sementara Bupati Padang Lawas
Sumatera Utara - Jumat, 23 Februari 2018 - 21:15 WIB

Effendy Pohan jadi penjabat sementara Bupati Padang Lawas

Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi mengukuhkan Effendy Pohan, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Bupati ...
Penipu Warga Sipil Bukan Anggota Dishub
Jawa Barat - Jumat, 23 Februari 2018 - 21:08 WIB

Penipu Warga Sipil Bukan Anggota Dishub

Dinas Perhubungan Kota Bekasi mengklarifikasi perihal penangkapan pria atas nama Arya (36) yang mengaku sebagai petugasnya di lingkungan Pemerintah Kota ...
Warga Sipil Ditipu Oknum Dishub Bekasi Sampai Puluhan Juta, Nih Modusnya
Jawa Barat - Jumat, 23 Februari 2018 - 20:38 WIB

Warga Sipil Ditipu Oknum Dishub Bekasi Sampai Puluhan Juta, Nih Modusnya

Oknum Dinas Perhubungan Kota Bekasi atas nama Arya (36) melakukan penipuan terhadap warga sipil di Jalan Wibawamukti II RT 02/03, ...