Senin, 19 Februari 2018 | 14.40 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Timur>Polisi janji usut tuntas kasus pelecahan seksual di National Hospital

Polisi janji usut tuntas kasus pelecahan seksual di National Hospital

Kamis, 25 Januari 2018 - 21:05 WIB

IMG-8458

Ilustrasi pelecehan seksual. Foto Istimewa

Surabaya, kini.co.id – Pihak kepolisian akan menyelidiki kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan kepada seorang pasien National Hospital Surabaya, usai menerima laporan dari pihak keluarganya.

“Sebenarnya sebelum pihak korban melapor, kami telah menurunkan tim penyelidik ke National Hospital, di Jalan Boulevard Famili Selatan, Wiyung, Surabaya,” ujar Kapolres Kota Besar Surabaya, Komisaris Besar Rudi Setiawan di Surabaya, Kamis (25/1).

Rudi menjelaskan, tim penyelidik kepolisian sudah mendatangi National Hospital usai melihat video yang menayangkan korban pasien berinisial W. Dalam video itu, korban menangis dan menuduh perawat berinisial Jun bertindak tidak senonoh terhadap tubuhnya saat sedang dibius usai dioperasi.

Jun telah meminta maaf dan mengakui perbuatannya kepada korban beserta seluruh pihak keluarganya yang ikut mendampingi di National Hospital.

“Setelah kami turunkan tim penyelidik, ternyata tayangan video yang viral itu memang benar terjadi¬†di National Hospital Surabaya,” ucap Rudi Setiawan.

Suami korban, Yudi Wibowo Sukinto, secara resmi telah melaporkan perkara ini ke Polres Kota Besar Surabaya. Pria yang berprofesi sebagai pengacara itu mengatakan istrinya diduga digerayangi perawat National Hosipital usai operasi kandungan pada Rabu pagi, 24 Januari.

“Saya berterima kasih kepada Polrestabes Surabaya yang telah menerjunkan tim penyelidik ke Rumah Sakita National Hospital Surabaya sejak tadi pagi meski saya belum melapor. Sore ini saya secara resmi melaporkan perkara ini,” ujar Sukinto dilansir Antara.

Akibat perbuatan itu, ia menyatakan istrinya sedang mengalami gangguan psikis. “Istri saya stres berat, sampai sekarang kalau diajak bicara masih belum bisa konsentrasi,” katanya.

Melihat hal itu, Setiawan memastikan akan mengusut perkara ini hingga tuntas. “Terlapor sampai sekarang masih berstatus saksi. Kami masih kembangkan penyelidikan,” ujarnya.¬†[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Ke Bekasi, Ridwan Kamil Bawa 300 Tukang Cukur
Jawa Barat - Senin, 19 Februari 2018 - 13:17 WIB

Ke Bekasi, Ridwan Kamil Bawa 300 Tukang Cukur

Calon Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mendatagi Kota Bekasi. Pria akrab disapa Emil itu datang dengan membawa 300 tukang cukur ...
Tukang Cukur Deklarasikan Dukung Paslon Rindu
Jawa Barat - Senin, 19 Februari 2018 - 13:07 WIB

Tukang Cukur Deklarasikan Dukung Paslon Rindu

Ketua Persaudaraan Pangkas Rambut Gratis (PPRG), Rudi mengatakan satu tukang cukur setidaknya dapat memangkas rambut delapan hingga sembilan kepala, Minggu ...
Eldin Hadiri Pesta Bona Taon Punguan Raja Panjaitan
Sumatera Utara - Minggu, 18 Februari 2018 - 21:38 WIB

Eldin Hadiri Pesta Bona Taon Punguan Raja Panjaitan

Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin menghadiri Pesta Bona Taon Punguan Raja Panjaitan Dohot Boruna, Minggu ( 28/2) di ...
WaliKota Letakkan Batu Pertama Pembangunan Little India Gate
Sumatera Utara - Minggu, 18 Februari 2018 - 13:51 WIB

WaliKota Letakkan Batu Pertama Pembangunan Little India Gate

WaliKota Medan, Dzulmi Eldin meletakkan batu pertama pembangunan Little India Gate di persimpangan Jalan Zainul Arifin-T Umar Medan, Minggu (18/2). ...
Cukur 2500 Kepala, Tukang Cukur Garut Deklarasi Dukung RINDU
Jawa Barat - Minggu, 18 Februari 2018 - 07:22 WIB

Cukur 2500 Kepala, Tukang Cukur Garut Deklarasi Dukung RINDU

Sebanyak 300 orang tukang cukur yang tergabung dalam Persaudaraan Pangkas Rambut Garut (PPRG) mendeklarasikan dukungannya untuk pasangan calon gubernur dan ...
Ganjar blusukan datangi warga di pasar Bangsri, Jepara
Jawa Tengah - Sabtu, 17 Februari 2018 - 17:40 WIB

Ganjar blusukan datangi warga di pasar Bangsri, Jepara

Calon gubernur Ganjar Pranowo menyapa masyarakat di Jepara, Jawa Tengah. Ganjar mendatangi warga di Pasar Bangsri di hari kedua masa ...