Minggu, 21 Januari 2018 | 11.41 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Akan Ditempatkan di Huntara, Pengungsi Sinabung Diminta Tak Dekati Zona Merah

Akan Ditempatkan di Huntara, Pengungsi Sinabung Diminta Tak Dekati Zona Merah

Reporter : Zainal Bakri | Jumat, 12 Januari 2018 - 10:29 WIB

IMG-8291

Wakil Gubernur Sumut Nurhajizah Marpaung (tengah) di dampingi Bupati Karo Terkelin Brahmana (kanan), Wakil Bupati Cory Sebayang (kiri) saat meninjau hunian sementara pengungsi Sinabung di Desa Ndokum Siroga II dan III, Rabu (6/12). KiniNews/HA Nasution.

Berastagi, kini.co.id – Aktifitas Gunung Sinabung Kabupaten Karo, Sumut yang masih terus menunjukkan gejala erupsi membuat para pengungsi kehilangan tempat tinggal dan terlalu lama di pengungsian.

Untuk itu, atas perintah Presiden Joko Widodo, para pengungsi yang kini mencapai 7.270 orang itu akan ditempatkan di hunian sementara atau huntara.

Hal itu disampaikan  Wakil Gubernur Sumut Nurhajizah Marpaung di Medan, Sumatera Utara, Kamis (11/1/2018).

Ia mengatakan huntara tersebut berada di berbagai lokasi yang berbeda.

“Sesuai keinginan pemerintah dan arahan Presiden Joko Widodo, tidak ada lagi warga yang berada di lokasi pengungsian seperti selama ini,” ucapnya.

Ia menyebut, total pengungsi erupsi Gunung Sinabung berjumlah 7.270 jiwa dengan 2.101 kepala keluarga yang berada di 8 titik pengungsian. Menurut dia, penempatan pengungsi itu merupakan kerja sama semua pihak.

Ia mengatakan para pengungsi tidak akan lama berada di huntara sebab pemerintah sedang menyiapkan hunian tetap.

Untuk itu, lanjutnya, warga jangan lagi mencoba mendekati dan melewati zona merah Gunung Sinabung. Meski warga yang sebagian besar besar petani itu ingin kembali bertani di lahan yang selama ini dikerjakan.

Semengtara itu, Bupati Karo Terkelin Brahmana mengatakan, huntara bukanlah hunian yang sempurna. Oleh karena itu, Pemkab Karo berharap masyarakat yang tinggal di lokasi tersebut bisa memaklumi keterbatasan yang ada.

“Yakinlah bahwa pemerintah memperhatikan warga,” ujar Terkelin.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Sihar Sitorus sudah perbaiki data  ijazah ke KPU Sumut
Sumatera Utara - Minggu, 21 Januari 2018 - 10:14 WIB

Sihar Sitorus sudah perbaiki data ijazah ke KPU Sumut

Bakal calon wakil Gubernur Sumatera Utara Sihar Pangihutan Hamonangan Sitorus mengatakan sudah memperbaiki data ijazahnya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).Hal ...
Jokowi resmikan jalan tol Trans Sumatera
Lampung - Minggu, 21 Januari 2018 - 09:10 WIB

Jokowi resmikan jalan tol Trans Sumatera

Presiden Joko Widodo akan meresmikan Jalan Tol Trans-Sumatera di Kabupaten Lampung Selatan, Ahad (21/1). Presiden dan rombongan yang menumpang Pesawat Kepresidenan ...
Kader PDIP Sumut ikrarkan pemenangan Djarot-Sihar
Sumatera Utara - Sabtu, 20 Januari 2018 - 22:17 WIB

Kader PDIP Sumut ikrarkan pemenangan Djarot-Sihar

Ratusan kader dan organisasi sayap PDIP Sumatera Utara menyatakan ikrarnya untuk memenangkan pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur ...
Sanwasi tepis tudingan ‘boneka’ pendopo maju Pilbup Majalengka
Jawa Barat - Sabtu, 20 Januari 2018 - 17:01 WIB

Sanwasi tepis tudingan ‘boneka’ pendopo maju Pilbup Majalengka

Bakal calon bupati Majalengka, Jawa Barat, Sanwasi menepis tudingan miring terhadap dirinya sebagai 'boneka' pendopo . "Ga ada itu, wajar ...
Kerap Diganggu Gajah, Petani Minta Pemerintah Aceh Buat Batasan Hutan
Aceh - Sabtu, 20 Januari 2018 - 09:33 WIB

Kerap Diganggu Gajah, Petani Minta Pemerintah Aceh Buat Batasan Hutan

Ketua Kelompok Tani Hijrah Alue Lhok, Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh Utara, Teungku Ibrahim Din meminta peran pemerintah untuk mengatasi ...
3 Siswa SMP Dicabuli Guru, Ini yang Akan Dilakukan KPAI
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:58 WIB

3 Siswa SMP Dicabuli Guru, Ini yang Akan Dilakukan KPAI

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kota Bekasi segera melakukan trauma healing terhadap tiga korban cabul yakni, RK (12), DK (13) ...