Kamis, 18 Januari 2018 | 22.32 WIB
KiniNEWS>Regional>Papua>Massa rusak kantor KPU Wamena

Massa rusak kantor KPU Wamena

Selasa, 9 Januari 2018 - 21:10 WIB

IMG-8254

Ilustrasi

Wamena, kini.co.id – Massa pendukung salah satu pasangan calon Bupati dan calon Wakil Bupati Jayawijaya, Provinsi Papua, Selasa (9/1), merusak kantor KPU, tujuh mobil dan dua motor serta mengakibatkan tiga orang menjadi korban luka terkena panah dan lemparan batu.

Kapolres Jayawijaya Ajun Komisaris Besar Yan Pieter Reba di Wamena, Ibu Kota Kabupaten Jayawijaya, mengatakan demonstrasi yang sudah berlangsung sejak 8 Januari itu terpaksa dibubarkan paksa karena mereka melakukan tindakan anarkis.

“Tadi kami tidak tegas, bubarkan massa, dan menjamin salah satu kandidat untuk langsung melakukan pendaftaran di kantor KPU hingga selesai,” katanya.

Menurut dia, massa yang menduduki halaman Kantor KPU Jayawijaya merupakan simpatisan dari salah satu pasangan calon kepala daerah yang tidak mendapat dukungan partai.

Akibat tidak mendapat dukungan partai, massa pendukung atau simpatisan dari calon tersebut mengintimidasi calon lain yang hendak mendaftar sebagai peserta pemilu 2018.

“Calon lain yang tidak memenuhi syarat ini melakukan aksi intimidasi, melarang calon lain untuk tidak boleh mendaftar, akhirnya terjadi benturan antara massa pendukung dan terjadilah pengrusakan terhadap kantor KPU, pengursakan mobil-mobil kita, mobil kandidat, menganiaya salah satu anggota KPU,” katanya dilansir Antara.

Ia memastikan polisi sedang melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap kerusakan-kerusakan pasca amukan massa tersebut, dan polisi akan memanggil koordinator demonstrasi.

“Ini sudah termasuk pelanggaran-pelanggaran kriminal yang perlu kita tidak tegas. Jadi kami lakukan pemeriksaan dahulu tentang kerusakan-kerusakan. Dan itu ada pasal-pasal yang akan menjerat mereka, baik UU KPU dan UU hukum pidana, termasuk perlakuan terhadap anggota Brimob yang menjadi korban terkena lemparan, itu termasuk penganiyaan,” katanya.

Ia juga memastikan pada Selasa, polisi akan membubarkan kelompok warga yang memalang Kantor Panwas Jayawijaya.

“Terkait Kantor Panwas Jayawijaya, hari ini kami buka, kemarin kami masih mendalami persoalan yang menyebabkan pemalangan itu (sehingga tidak sempat dibubarkan) dan itu bukan berarti kita membiarkan. Malam ini kita buka,” katanya.

Yan Pieter mengatakan telah membangun koordinasi dengan Polda Papua untuk menambah personel pengamanan di Jayawijaya.

“Mungkin besok atau lusa sudah naik untuk antisipasi kondisi ini. Satu kompi, sekitar 90 sekian orang,” katanya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Wenny Dukung penuh Pencalonan Bang Pepen
Jawa Barat - Kamis, 18 Januari 2018 - 14:19 WIB

Wenny Dukung penuh Pencalonan Bang Pepen

Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar, Wenny Haryanto menyatakan sikap mendukung penuh Rahmat Effendi (Bang Pepen) maju sebagai calon Walikota ...
Banyak Manfaat, BI: Sumut Siap Terapkan E-Money Tahun Ini
Sumatera Utara - Kamis, 18 Januari 2018 - 11:45 WIB

Banyak Manfaat, BI: Sumut Siap Terapkan E-Money Tahun Ini

Penggunaan e-money, atau uang elektrik telah lama disosialisasikan. Sejauh ini, e-money disambut positif oleh masyarakat dengan alasan efisiensi.Di Sumut sendiri, ...
Soal Penggelapan Tanah, Wagub DKI Sandi Diperiksa Polda
DKI Jakarta - Kamis, 18 Januari 2018 - 08:02 WIB

Soal Penggelapan Tanah, Wagub DKI Sandi Diperiksa Polda

Penyidik Polda Metro Jaya, pada Kamis, (18/1/2018), menjadwalkan pemeriksaan terhadap Sandiaga Uno terkait kasus dugaan penggelepan dalam jual beli tanah ...
Sejumlah aksi unjuk rasa hari ini  di Jakarta
DKI Jakarta - Kamis, 18 Januari 2018 - 07:58 WIB

Sejumlah aksi unjuk rasa hari ini di Jakarta

Hari Kamis (18/1) ini sejumlah aksi unjuk rasa dari berbagai elemen berbeda bakal digelar Ibu Kota Jakarta. Berdasarkan informasi ...
Berkas Para Paslon Pilgub Sumut Belum Lengkap
Sumatera Utara - Kamis, 18 Januari 2018 - 07:51 WIB

Berkas Para Paslon Pilgub Sumut Belum Lengkap

Tiga paslon peserta Pilgub Sumut telah menyerahkan berkas ke KPU Sumut. Dan KPU Sumut juga telah melakukan penelitian terhadap berkas-berkas ...
Pelabuhan Kuala Tanjung jadi hub pintu gerbang industri
Sumatera Utara - Rabu, 17 Januari 2018 - 23:11 WIB

Pelabuhan Kuala Tanjung jadi hub pintu gerbang industri

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menegaskan keberadaan Pelabuhan Kuala Tanjung mempunyai posisi penting yakni transhipment dan port untuk Kawasan Ekonomi ...