Minggu, 21 Januari 2018 | 11.42 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Panwaslu Kota Bekasi Mediasi PDIP dan Guru Honorer Penyebar Hoaks berbau SARA

Panwaslu Kota Bekasi Mediasi PDIP dan Guru Honorer Penyebar Hoaks berbau SARA

Reporter : Ardiansyah | Selasa, 9 Januari 2018 - 16:31 WIB

IMG-8245

PDIP bersama guru Honorer SMAN 10 Kota Bekasi mendatangi kantor Panswalu di Jalan M. Hasibuan, Selasa (9/1). Foto: KiniNews/Ardiansyah

Bekasi , kini.co.id – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Bekasi bersama dengan sayap partainya, Taruna Merah Putih (TMP) mendatangi kantor Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) di Jalan M. Hasibuan, Bekasi Timur, Selasa (9/1/2018).

Kedatangan mereka meminta agar Panwaslu Kota Bekasi dapat memediasi antara partainya dan guru honorer di SMAN 10 Kota Bekasi, Coto. Sebab, Coto terbukti menyebarkan hoaks berbau Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA).

PDIP merasa kalau Coto telah mencemarkan nama baik partai dengan menyebar foto PDIP yang telah di edit dengan bertuliskan “PDIP Tidak Membutuhkan Suara Umat Muslim” ke sejumlah media sosial.

“Kami sebelumnya sudah melaporkan ini ke Panwaslu, dan kami juga sudah melaporkan ke Polres Metro Bekasi Kota, tetapi oleh polisi diintruksikan agar penyelesaian dilakukan di Panwaslu lantaran momen politik,” kata Ketua PAC TMP, Jos Gordon Simatupang.

Sejatinya, DPC PDIP Kota Bekasi ingin melaporkan Coto ke polisi dengan Undang-Undang ITE. Sebab, perbuatan Coto sudah melewat batas. Hanya saja, Coto beruntung karena statusnya sebagai pengajar.

“Seluruh kader sudah geram, tetapi Ibu Ketua Umum kami Megawati Soekarno Putri, mengintruksikan agar kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan saja, mengingat Coto adalah seorang guru, dan ini sesuai dengan pemahaman PDIP yang terus berupaya mencerdaskan bangsa,” katanya.

Gordon menyayangkan betul apa yang telah dilakukan oleh Coto. Namun, saat ini diriya pribadi dan atas nama PDIP sudah mbulat mengambil jalan tengah untuk membuka pintu maaf bagi Coto.

“Ini sebagai pelajaran bagi yang lain. Kami tegaskan, partai kami 70 persen adalah Kiai, jadi tidak mungkin kami tak membutuhkan suara umat muslim,” tegas dia.

Dalam kesempatan ini, Coto telah memberikan surat pernyataan agar tidak lagi mengulangi perbuatannya. Pernyataan itu dibauat oleh Panwaslu Kota Bekasi dengan ditandtangi Coto diatas materai, sekaligus disaksikan langsung oleh unit Krimsus Polres Metro Bekasi Kota.

Coto sendiri sudah mengakui kesalahannya dan menyampaikan perminta maaf, serta bersedia menandatang surat perjanjian yang dibuat oleh Panwaslu Kota Bekasi.

“Itu memang saya lakukan secara tidak sengaja, tidak sengaja kepencet dan langsung tersebar. Tetapi saya mengaku salah dan minta maaf atas kelalaian saya ini. Dan saya berjanji tidak akan mengulangi ini, dan akan meminta teman-teman, kerabat dan keluarga agar tak melakukan hal yang sama,” kata Coto.

Sementara itu, Komisioner Divisi Penindakan Pelanggaran Pemilu Panwaslu Kota Bekasi, Iqbal Muslim mengapresiasikan langkah yang dilakukan oleh Advokasi Partai Berlambang Banteng itu.
“Sebenarnya ini belum ranah kita, karena sampai saat ini belum ada penetapan bakal pasangan calon (Bapaslon). Langkah mediasi yang dilakukan PDIP ini sangat kami apresiasikan, oleh sebab itu, kami dari Panwaslu meminta masyarakat Kota Bekasi agar tak memainkan isu SARA, karena efeknya dapat memecah belah dekokrasi yang telah tertanam ditengah masyarakat,” tandasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Sihar Sitorus sudah perbaiki data  ijazah ke KPU Sumut
Sumatera Utara - Minggu, 21 Januari 2018 - 10:14 WIB

Sihar Sitorus sudah perbaiki data ijazah ke KPU Sumut

Bakal calon wakil Gubernur Sumatera Utara Sihar Pangihutan Hamonangan Sitorus mengatakan sudah memperbaiki data ijazahnya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).Hal ...
Jokowi resmikan jalan tol Trans Sumatera
Lampung - Minggu, 21 Januari 2018 - 09:10 WIB

Jokowi resmikan jalan tol Trans Sumatera

Presiden Joko Widodo akan meresmikan Jalan Tol Trans-Sumatera di Kabupaten Lampung Selatan, Ahad (21/1). Presiden dan rombongan yang menumpang Pesawat Kepresidenan ...
Kader PDIP Sumut ikrarkan pemenangan Djarot-Sihar
Sumatera Utara - Sabtu, 20 Januari 2018 - 22:17 WIB

Kader PDIP Sumut ikrarkan pemenangan Djarot-Sihar

Ratusan kader dan organisasi sayap PDIP Sumatera Utara menyatakan ikrarnya untuk memenangkan pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur ...
Sanwasi tepis tudingan ‘boneka’ pendopo maju Pilbup Majalengka
Jawa Barat - Sabtu, 20 Januari 2018 - 17:01 WIB

Sanwasi tepis tudingan ‘boneka’ pendopo maju Pilbup Majalengka

Bakal calon bupati Majalengka, Jawa Barat, Sanwasi menepis tudingan miring terhadap dirinya sebagai 'boneka' pendopo . "Ga ada itu, wajar ...
Kerap Diganggu Gajah, Petani Minta Pemerintah Aceh Buat Batasan Hutan
Aceh - Sabtu, 20 Januari 2018 - 09:33 WIB

Kerap Diganggu Gajah, Petani Minta Pemerintah Aceh Buat Batasan Hutan

Ketua Kelompok Tani Hijrah Alue Lhok, Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh Utara, Teungku Ibrahim Din meminta peran pemerintah untuk mengatasi ...
3 Siswa SMP Dicabuli Guru, Ini yang Akan Dilakukan KPAI
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:58 WIB

3 Siswa SMP Dicabuli Guru, Ini yang Akan Dilakukan KPAI

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kota Bekasi segera melakukan trauma healing terhadap tiga korban cabul yakni, RK (12), DK (13) ...