Kamis, 18 Januari 2018 | 22.13 WIB
KiniNEWS>Regional>DKI Jakarta>Dikritik Menhub Soal Tanah Abang, Anies: Kita Bergerak Bukan Berdasarkan Opini

Dikritik Menhub Soal Tanah Abang, Anies: Kita Bergerak Bukan Berdasarkan Opini

Reporter : Fadillah | Selasa, 9 Januari 2018 - 13:26 WIB

IMG-8236

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. FOTO: Tirto/Miko.

Jakarta, kini.co.id – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyebut penataan kawasan Tanah Abang bukan berdasarkan opini melainkan sudah sesuai berdasarkan aturan yang berlaku.

Hal tersebut menanggapi kritik yang dilontarkan oleh Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi terkait penataan kawasan Tanah Abang.

“Kami sekarang bergeraknya menggunakan aturan bukan opini,” tutur Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa, (9/1/2018).

Anies juga menyebut bahwa evaluasi penataan di kawasan Tanah Abang secara berkesinambungan terus dilakukan.

Tujuannya agar penataan di kawasan itu berjalan sesuai rencana dan aturan.

Masih kata Anies, perkembangan penataan di kawasan pasar terbesar se-Asia Tenggara itu sampai saat ini berjalan lancar dan baik.

Ia mengklaim, dari pejalan kaki hingga pedagang di sana sebagian besar merasa senang atas penataan tersebut.

“Semua sesuai aturan, sambil kita review alhamdulillah progresnya baik. Dari sisi pengguna, dari mereka yang datang maupun yang berjualan di sana,” katanya.

Sebagai informasi, penataan kawasan Tanah Abang salah satunya dilakukan dengan menutup jalan Jati Baru Raya untuk digunakan sebagai lokasi berjualan para PKL.

Penutupan jalan untuk lokasi berdagang itu pun menuai protes dari kalangan masyarakat, khususnya bagi para pengguna jalan.

Kebanyakan dari mereka menyebut kebijakan tersebut melanggar aturan karena menggunakan fasilitas umum bukan untuk peruntukannya.

Protes tersebut juga selaras dengan pendapat Menhub Budi Karya Sumadi. Budi mengaku tidak setuju kalau pedagang kaki lima berjualan di jalan raya sehingga menutup akses transportasi dan justru menyulitkan pengguna jalan.

“Memang sebaiknya pedagang kaki lima tidak ada di jalan, tapi harus berada di lahan yang benar,” kata Budi saat melakukan kunjungan kerja di Semarang, Minggu (31/12/2017) silam.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Wenny Dukung penuh Pencalonan Bang Pepen
Jawa Barat - Kamis, 18 Januari 2018 - 14:19 WIB

Wenny Dukung penuh Pencalonan Bang Pepen

Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar, Wenny Haryanto menyatakan sikap mendukung penuh Rahmat Effendi (Bang Pepen) maju sebagai calon Walikota ...
Banyak Manfaat, BI: Sumut Siap Terapkan E-Money Tahun Ini
Sumatera Utara - Kamis, 18 Januari 2018 - 11:45 WIB

Banyak Manfaat, BI: Sumut Siap Terapkan E-Money Tahun Ini

Penggunaan e-money, atau uang elektrik telah lama disosialisasikan. Sejauh ini, e-money disambut positif oleh masyarakat dengan alasan efisiensi.Di Sumut sendiri, ...
Soal Penggelapan Tanah, Wagub DKI Sandi Diperiksa Polda
DKI Jakarta - Kamis, 18 Januari 2018 - 08:02 WIB

Soal Penggelapan Tanah, Wagub DKI Sandi Diperiksa Polda

Penyidik Polda Metro Jaya, pada Kamis, (18/1/2018), menjadwalkan pemeriksaan terhadap Sandiaga Uno terkait kasus dugaan penggelepan dalam jual beli tanah ...
Sejumlah aksi unjuk rasa hari ini  di Jakarta
DKI Jakarta - Kamis, 18 Januari 2018 - 07:58 WIB

Sejumlah aksi unjuk rasa hari ini di Jakarta

Hari Kamis (18/1) ini sejumlah aksi unjuk rasa dari berbagai elemen berbeda bakal digelar Ibu Kota Jakarta. Berdasarkan informasi ...
Berkas Para Paslon Pilgub Sumut Belum Lengkap
Sumatera Utara - Kamis, 18 Januari 2018 - 07:51 WIB

Berkas Para Paslon Pilgub Sumut Belum Lengkap

Tiga paslon peserta Pilgub Sumut telah menyerahkan berkas ke KPU Sumut. Dan KPU Sumut juga telah melakukan penelitian terhadap berkas-berkas ...
Pelabuhan Kuala Tanjung jadi hub pintu gerbang industri
Sumatera Utara - Rabu, 17 Januari 2018 - 23:11 WIB

Pelabuhan Kuala Tanjung jadi hub pintu gerbang industri

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menegaskan keberadaan Pelabuhan Kuala Tanjung mempunyai posisi penting yakni transhipment dan port untuk Kawasan Ekonomi ...