Minggu, 21 Januari 2018 | 11.37 WIB
KiniNEWS>Regional>DKI Jakarta>Kapolda Metro instruksikan tindak tegas bandar narkoba

Kapolda Metro instruksikan tindak tegas bandar narkoba

Kamis, 4 Januari 2018 - 17:44 WIB

IMG-8176

Petugas Polres Metro Jakarta Barat menggelar bukti peredaran 1,3 ton ganja yang berhasil diungkapnya, Kamis (4/2). FOTO: KiniNews/Wahyu.

Jakarta, kini.co.id – Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Idham Azis memerintahkan kepada Kapolres dan Kasat Reserse diwilayahnya untuk menindak tegas bandar narkotika secara terukur.

Karena, kata Idham narkotika sangat berbahaya dan dapat merusak generasi muda bangsa.

“Saya sudah perintahkan kepada Kapolres dan Kasat Reserse, kalau ada bandar terutama bandar warga negara asing agar dilakukan tindakan tegas dan terukur sesuai dengan prosedur hukum,” ujar Idham, saat jumpa pers pengungkapan peredaran 1,3 ton ganja, di Mapolres Metro Jakarta Barat, Kamis (4/1).

Dikatakan, pemberantasan narkotika merupakan salah satu komitmen dan program kerja Kapolri Jenderal Tito Karnavian pada tahun 2018.

“Ini bagian komitmen bapak Kapolri. Bahwa dalam tahun 2018, salah satu program kerja yang jadi prioritas adalah pemberantasan narkoba. Jajaran Polda Metro Jaya juga berkomitmen setiap hari melakukan pengungkapan, pemberatasan terhadap kasus-kasus narkoba,” ungkapnya.

“Saya memberi target kepada semua Kasat Narkoba dan Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya untuk terus melakukan operasi penindakan terhadap narkoba ini. Karena, narkoba ini sangat berbahaya bagi pengguna dan generasi muda bangsa Indonesia,” tambahnya.

Ia menyampaikan, pimpinan akan memberikan reward dan penghargaan kepada para anggota yang bekerja keras melakukan pengungkapan kasus narkotika.

Mulai dari Bintara sampai Perwira akan mendapatkan penghargaan, seperti penugasan, kenaikan pangkat hingga sekolah.

“Harus jelas orang-orang yang bekerja yang mendapatkan reward. Saya akan minta datanya ke Kapolres,” katanya.

Idham menegaskan, polisi tidak akan berhenti memerangi narkotika, termasuk terus menelusuri jaringan kasus peredaran ganja 1,3 ton ini.

“Kita tidak akan pernah berhenti. Ini sindikat bulan Maret lalu melakukan kegiatan, kita kembangkan terus. Bahkan, tim saat ini ada juga yang masih berada di lapangan,” tandasnya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Sihar Sitorus sudah perbaiki data  ijazah ke KPU Sumut
Sumatera Utara - Minggu, 21 Januari 2018 - 10:14 WIB

Sihar Sitorus sudah perbaiki data ijazah ke KPU Sumut

Bakal calon wakil Gubernur Sumatera Utara Sihar Pangihutan Hamonangan Sitorus mengatakan sudah memperbaiki data ijazahnya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).Hal ...
Jokowi resmikan jalan tol Trans Sumatera
Lampung - Minggu, 21 Januari 2018 - 09:10 WIB

Jokowi resmikan jalan tol Trans Sumatera

Presiden Joko Widodo akan meresmikan Jalan Tol Trans-Sumatera di Kabupaten Lampung Selatan, Ahad (21/1). Presiden dan rombongan yang menumpang Pesawat Kepresidenan ...
Kader PDIP Sumut ikrarkan pemenangan Djarot-Sihar
Sumatera Utara - Sabtu, 20 Januari 2018 - 22:17 WIB

Kader PDIP Sumut ikrarkan pemenangan Djarot-Sihar

Ratusan kader dan organisasi sayap PDIP Sumatera Utara menyatakan ikrarnya untuk memenangkan pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur ...
Sanwasi tepis tudingan ‘boneka’ pendopo maju Pilbup Majalengka
Jawa Barat - Sabtu, 20 Januari 2018 - 17:01 WIB

Sanwasi tepis tudingan ‘boneka’ pendopo maju Pilbup Majalengka

Bakal calon bupati Majalengka, Jawa Barat, Sanwasi menepis tudingan miring terhadap dirinya sebagai 'boneka' pendopo . "Ga ada itu, wajar ...
Kerap Diganggu Gajah, Petani Minta Pemerintah Aceh Buat Batasan Hutan
Aceh - Sabtu, 20 Januari 2018 - 09:33 WIB

Kerap Diganggu Gajah, Petani Minta Pemerintah Aceh Buat Batasan Hutan

Ketua Kelompok Tani Hijrah Alue Lhok, Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh Utara, Teungku Ibrahim Din meminta peran pemerintah untuk mengatasi ...
3 Siswa SMP Dicabuli Guru, Ini yang Akan Dilakukan KPAI
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:58 WIB

3 Siswa SMP Dicabuli Guru, Ini yang Akan Dilakukan KPAI

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kota Bekasi segera melakukan trauma healing terhadap tiga korban cabul yakni, RK (12), DK (13) ...