Minggu, 21 Januari 2018 | 11.22 WIB
KiniNEWS>Regional>Kalimantan>Densus 88 tangkap seorang PNS di Kukar

Densus 88 tangkap seorang PNS di Kukar

Minggu, 31 Desember 2017 - 02:05 WIB

IMG-8102

Tim Densus 88 Antiteror. Dok

Risol K, kini.co.id – Detasemen Anti-Teror Polri menangkap seorang PNS berinisal MJ (36) di Mangkurang, Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, yang diduga terlibat jaringan teroris, Sabtu ( 30/12) malam.

“Banyak polisi yang datang, ada sekitar 30 orang. Mereka meminta saya untuk menemani saat petugas melakukan penggeledahan, ss sekitar pukul lima sore,” kata Ketua Rukun Tetangga (RT) 18, Kelurahan Mangkurang, Roli Maulana.

Ia membenarkan bahwa MJ merupakan warganya yang Sabtu malam (30/11) ditangkap tim gabungan kepolisian dari Kepolisian Resor Kutai Kartanegara (Polres Kukar), Kepolisian Sektor (Polsek) Tengarong dan Densus 88 dan melakukan penggeledahan.

Kediaman MJ, menurut dia, berada kurang lebih 200 meter dari rumahnya.

Roli mengatakan melihat petugas menyita sejumlah barang di rumah MJ, diantaranya senapan rakitan, laptop dan sejumlah buku saat penggeledahan yang berakhir hingga pukul 20.30 WITA.

“Yang saya tahu, MJ ditangkap sebelum penggeledahan dilakukan oleh polisi. Saya tidak tahu persis MJ ditangkap di mana, yang pasti bukan di rumahnya,” katanya dilansir Antara

Ia menjelaskan bahwa MJ merupakan warga asli Mangkurawang, Kukar, dan saat ini masih berstatus sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara.

 MJ dikenal sebagai PNS di Kesatuan Bangsa dan Politik Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kesbangpol Pemkab Kukar), dan menjadi petugas kebersihan di masjid kantornya.

“Keseharianya normal saja, perilakunya baik, dan sangat rukun dengan warga lain, pokoknya nggak ada yang mencurigakan, ” tutur Roli dilansir Antara.

Sekira pukul 23.00 WITA sejumlah polisi terlihat masih melakukan pemeriksaan terhadap istri MJ di rumahnya, Jalan Usaha Tani, Mangkurawang, Kukar.

Istri MJ, Kurniawati, mengaku bahwa tidak tahu sama sekali dengan aktivitas suaminya.

Bahkan, dia menyangkal barang yang telah disita polisi di kediamannya merupakan milik suaminya.

“Saya yang punya rumah tidak tahu, tapi polisi kok bisa tahu dari mana datangnya barang itu,” kata Kurniawati kepada wartawan.

Berdasarkan informasi MJ ditangkap oleh tim gabungan kepolisian dalam perjalanan menuju rumahnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Sihar Sitorus sudah perbaiki data  ijazah ke KPU Sumut
Sumatera Utara - Minggu, 21 Januari 2018 - 10:14 WIB

Sihar Sitorus sudah perbaiki data ijazah ke KPU Sumut

Bakal calon wakil Gubernur Sumatera Utara Sihar Pangihutan Hamonangan Sitorus mengatakan sudah memperbaiki data ijazahnya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).Hal ...
Jokowi resmikan jalan tol Trans Sumatera
Lampung - Minggu, 21 Januari 2018 - 09:10 WIB

Jokowi resmikan jalan tol Trans Sumatera

Presiden Joko Widodo akan meresmikan Jalan Tol Trans-Sumatera di Kabupaten Lampung Selatan, Ahad (21/1). Presiden dan rombongan yang menumpang Pesawat Kepresidenan ...
Kader PDIP Sumut ikrarkan pemenangan Djarot-Sihar
Sumatera Utara - Sabtu, 20 Januari 2018 - 22:17 WIB

Kader PDIP Sumut ikrarkan pemenangan Djarot-Sihar

Ratusan kader dan organisasi sayap PDIP Sumatera Utara menyatakan ikrarnya untuk memenangkan pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur ...
Sanwasi tepis tudingan ‘boneka’ pendopo maju Pilbup Majalengka
Jawa Barat - Sabtu, 20 Januari 2018 - 17:01 WIB

Sanwasi tepis tudingan ‘boneka’ pendopo maju Pilbup Majalengka

Bakal calon bupati Majalengka, Jawa Barat, Sanwasi menepis tudingan miring terhadap dirinya sebagai 'boneka' pendopo . "Ga ada itu, wajar ...
Kerap Diganggu Gajah, Petani Minta Pemerintah Aceh Buat Batasan Hutan
Aceh - Sabtu, 20 Januari 2018 - 09:33 WIB

Kerap Diganggu Gajah, Petani Minta Pemerintah Aceh Buat Batasan Hutan

Ketua Kelompok Tani Hijrah Alue Lhok, Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh Utara, Teungku Ibrahim Din meminta peran pemerintah untuk mengatasi ...
3 Siswa SMP Dicabuli Guru, Ini yang Akan Dilakukan KPAI
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:58 WIB

3 Siswa SMP Dicabuli Guru, Ini yang Akan Dilakukan KPAI

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kota Bekasi segera melakukan trauma healing terhadap tiga korban cabul yakni, RK (12), DK (13) ...