Kamis, 18 Januari 2018 | 22.09 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Tengah>PPP, Golkar, dan Demokrat bentuk poros tengah di Pilgub Jateng

PPP, Golkar, dan Demokrat bentuk poros tengah di Pilgub Jateng

Jumat, 29 Desember 2017 - 10:35 WIB

IMG-8071

Ilustrasi bendera Partai Golkar, Partai Demokrat. FOTO: Istimewa

Semarang, kini.co.id – Partai Persatuan Pembangunan, Partai Golkar, dan Partai Demokrat berencana membentuk poros baru dalam mengusung pasangan calon dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah 2018 sebagai alternatif pilihan bagi masyarakat.

“Bersama Golkar dan Demokrat, kami sepakat membentuk poros tengah,” kata Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Jateng Masrukhan Syamsurie di Semarang, Jumat (29/12).

Ia mengungkapkan bahwa saat ini PPP terus menjalin komunikasi yang intens dengan Partai Golkar dan Partai Demokrat terkait dengan pembentukan poros tengah tersebut.

Saat ini hanya ada dua kubu yang bakal meramaikan bursa Pilgub Jateng mendatang, yakni koalisi Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang akan mengusung Sudirman Said, serta kubu Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Menurut dia, jika hanya ada dua pasang kandidat Pilgub Jateng 2018, pilihan masyarakat akan terbatas dan tidak dinamis.

“Jika dilihat dari jumlah kursi kami (PPP, Partai Golkar, dan Partai Demokrat, red.) sudah memenuhi syarat minimal 20 kursi untuk mengusung pasangan calon,” ujarnya dilansir Antara.

PPP tercatat memiliki 8 kursi di DPRD Jateng, sedangkan Partai Golkar memiliki 10 kursi, dan Partai Demokrat memiliki 9 kursi.

Ketua Harian DPD I Partai Golkar Jateng Iqbal Wibisono membenarkan akan membentuk poros tengah bersama PPP dan Partai Demokrat.

Ia mengakui untuk menghadapi Pilgub Jateng 2018, Partai Golkar harus keluar dari poros yang ada saat ini, yakni PDIP dan koalisi Partai Gerindra, PAN, serta PKS.

“Kami harus membuat poros baru, antara Golkar, Demokrat, dan PPP. Kami sudah sepakati,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Jawa Tengah Rinto Subekti juga mengakui sedang mempersiapkan untuk membangun poros baru bagi calon di Pilgub Jateng.

“Kami terus berkomunikasi dan mematangkan agar poros baru ini segera terbentuk,” ujarnya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Wenny Dukung penuh Pencalonan Bang Pepen
Jawa Barat - Kamis, 18 Januari 2018 - 14:19 WIB

Wenny Dukung penuh Pencalonan Bang Pepen

Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar, Wenny Haryanto menyatakan sikap mendukung penuh Rahmat Effendi (Bang Pepen) maju sebagai calon Walikota ...
Banyak Manfaat, BI: Sumut Siap Terapkan E-Money Tahun Ini
Sumatera Utara - Kamis, 18 Januari 2018 - 11:45 WIB

Banyak Manfaat, BI: Sumut Siap Terapkan E-Money Tahun Ini

Penggunaan e-money, atau uang elektrik telah lama disosialisasikan. Sejauh ini, e-money disambut positif oleh masyarakat dengan alasan efisiensi.Di Sumut sendiri, ...
Soal Penggelapan Tanah, Wagub DKI Sandi Diperiksa Polda
DKI Jakarta - Kamis, 18 Januari 2018 - 08:02 WIB

Soal Penggelapan Tanah, Wagub DKI Sandi Diperiksa Polda

Penyidik Polda Metro Jaya, pada Kamis, (18/1/2018), menjadwalkan pemeriksaan terhadap Sandiaga Uno terkait kasus dugaan penggelepan dalam jual beli tanah ...
Sejumlah aksi unjuk rasa hari ini  di Jakarta
DKI Jakarta - Kamis, 18 Januari 2018 - 07:58 WIB

Sejumlah aksi unjuk rasa hari ini di Jakarta

Hari Kamis (18/1) ini sejumlah aksi unjuk rasa dari berbagai elemen berbeda bakal digelar Ibu Kota Jakarta. Berdasarkan informasi ...
Berkas Para Paslon Pilgub Sumut Belum Lengkap
Sumatera Utara - Kamis, 18 Januari 2018 - 07:51 WIB

Berkas Para Paslon Pilgub Sumut Belum Lengkap

Tiga paslon peserta Pilgub Sumut telah menyerahkan berkas ke KPU Sumut. Dan KPU Sumut juga telah melakukan penelitian terhadap berkas-berkas ...
Pelabuhan Kuala Tanjung jadi hub pintu gerbang industri
Sumatera Utara - Rabu, 17 Januari 2018 - 23:11 WIB

Pelabuhan Kuala Tanjung jadi hub pintu gerbang industri

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menegaskan keberadaan Pelabuhan Kuala Tanjung mempunyai posisi penting yakni transhipment dan port untuk Kawasan Ekonomi ...