Minggu, 21 Januari 2018 | 11.34 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Timur>Ini Kronologis Pembunuhan Sekeluarga di Yasowilangun Kidul

Ini Kronologis Pembunuhan Sekeluarga di Yasowilangun Kidul

Reporter : Yudi | Selasa, 26 Desember 2017 - 08:55 WIB

IMG-7996

Pembacokan. (Ilustrasi)

Lumajang, kini.co.id – Warga Dusun Kebonan, Desa Yosowilangun Kidul, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur dikejutkan dengan peristiwa pembunuhan sekeluarga, Senin (25/12/2017).

Pembunuhan tersebut dilakukan Mujiono (40) terhadap istrinya Kholifah (35) dan anaknya Khoriyah (12).

Informasi yang diterima Kini.co.id pembunuhan itu terjadi pada pukul 04.30 WIB saat para korban sedang tidur pulas.

Mujiono mengambil parang langsung membacokan kepada anaknya Khoriyah dengan mengenai bagian perut (keadaan masih hidup) lalu korban berpura pura sudah mati.

Pukul 04.35 WIB Mujiono masuk ke kamar dan langsung membacok istrinya yang sedang tidur didalam kamar dengan luka pada bagian leher, kepala, punggung bagian belakang dan sebelah kiri, serta tangan sebelah kiri hingga korban meninggal dunia di tempat.

Pukul 04.40 WIB setelah membunuh Istri dan anaknya lalu pelaku bunuh diri dengan cara menusuk parangnya pada bagian perut hingga ususnya keluar dan akhirnya meninggal dunia di tempat.

Pukul 05.15 WIB, karena mendengar suara gaduh sehingga para tetangga mendatangi rumah Mujiono.

Pukul 06.00 WIB warga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Yosowilangun.

Pukul 07.00 WIB Pihak aparat keamanan tiba di lokasi kejadian dan langsung memasang garis Polisi Line sedangkan Pihak kelurga meminta agar pelaku dan korban yang meninggal untuk tidak dilakukan visum dan akan dimakamkan di TPU setempat.

Sedangkan untuk Khoriyah yang masih keadaan hidup dievakuasi ke RSD dr. Hartoyo Lumajang untuk mendapatkan perawatan medis, Kejadian tersebut sudah ditangani oleh pihak Polsek Yosowilangun dan Polres Lumajang.

Diduga kejadian pembunuhan tersebut dilajukan oleh pelaku yang diduga stres karena mengalami sakit komplikasi sejak lama dan tidak kunjung sembuh bahkan pelaku sudah sejak dulu ingin mati bersama dengan anggota keluarganya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Sihar Sitorus sudah perbaiki data  ijazah ke KPU Sumut
Sumatera Utara - Minggu, 21 Januari 2018 - 10:14 WIB

Sihar Sitorus sudah perbaiki data ijazah ke KPU Sumut

Bakal calon wakil Gubernur Sumatera Utara Sihar Pangihutan Hamonangan Sitorus mengatakan sudah memperbaiki data ijazahnya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).Hal ...
Jokowi resmikan jalan tol Trans Sumatera
Lampung - Minggu, 21 Januari 2018 - 09:10 WIB

Jokowi resmikan jalan tol Trans Sumatera

Presiden Joko Widodo akan meresmikan Jalan Tol Trans-Sumatera di Kabupaten Lampung Selatan, Ahad (21/1). Presiden dan rombongan yang menumpang Pesawat Kepresidenan ...
Kader PDIP Sumut ikrarkan pemenangan Djarot-Sihar
Sumatera Utara - Sabtu, 20 Januari 2018 - 22:17 WIB

Kader PDIP Sumut ikrarkan pemenangan Djarot-Sihar

Ratusan kader dan organisasi sayap PDIP Sumatera Utara menyatakan ikrarnya untuk memenangkan pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur ...
Sanwasi tepis tudingan ‘boneka’ pendopo maju Pilbup Majalengka
Jawa Barat - Sabtu, 20 Januari 2018 - 17:01 WIB

Sanwasi tepis tudingan ‘boneka’ pendopo maju Pilbup Majalengka

Bakal calon bupati Majalengka, Jawa Barat, Sanwasi menepis tudingan miring terhadap dirinya sebagai 'boneka' pendopo . "Ga ada itu, wajar ...
Kerap Diganggu Gajah, Petani Minta Pemerintah Aceh Buat Batasan Hutan
Aceh - Sabtu, 20 Januari 2018 - 09:33 WIB

Kerap Diganggu Gajah, Petani Minta Pemerintah Aceh Buat Batasan Hutan

Ketua Kelompok Tani Hijrah Alue Lhok, Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh Utara, Teungku Ibrahim Din meminta peran pemerintah untuk mengatasi ...
3 Siswa SMP Dicabuli Guru, Ini yang Akan Dilakukan KPAI
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:58 WIB

3 Siswa SMP Dicabuli Guru, Ini yang Akan Dilakukan KPAI

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kota Bekasi segera melakukan trauma healing terhadap tiga korban cabul yakni, RK (12), DK (13) ...