Kamis, 18 Januari 2018 | 22.36 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Begini Cara Kota Bekasi Entaskan Kemacetan

Begini Cara Kota Bekasi Entaskan Kemacetan

Reporter : Ardiansyah | Kamis, 14 Desember 2017 - 18:34 WIB

IMG-7801

Ilustrasi kemacetan Kota Bekasi

Bekasi, kini.co.id – Dinas Perhubungan Kota Bekasi merancang sistem menuju transportasi Kota Bekasi berkelanjutan. Upaya ini dilakukan untuk mengentaskan kemacetan yang saat ini menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Kota Bekasi.

Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Deded Kusmayadi, menjelaskan salah satu terobosannya adalah mengahdirkan Trans Patriot yang rencananya secara resmi mengaspal di Kota Bekasi.

“Pada tanggal 17 Desember nanti, Trans Patriot secara resmi akan kita launchingkan. Ada sembilan armada kendaraan jenis tiga perempat yang akan beroprasi,” kata Deded, Rabu (14/12).

Ia mengatakan, ada dua trayek yang dilintasi Trans Patriot dimana seluruhnya bermuara ke Terminal Induk Kota Bekasi. Pertama, Harapan Indah-Terminal Bekasi dan Pondok Gede-Terminal Bekasi.

“Akan ada 19 salter Trans Patriot yang saat ini masih dalam tahap pekerjaan, sudah ada beberapa salter yang terbentuk seperti di Jalan Ahmad Yani,” kata dia.

Kehadiran Trans Patriot dianggap ampuh entaskan kemacetan karena dapat kembali menarik minat masyarakat Kota Bekasi beralih ke transportasi umum.

Beberapa tahun belakangan, minat masyarakat menggunakan angkutan perkotaan (angkot) menurun karena ada beberapa faktor. Misalnya, soal kenyamanan, keamanan dan ketepatan waktu.

“Kenyamanan itu soal kebersihan angkutan, keamanan dari tindak kejahatan dan yang paling krusial adalah ketepatan waktu. Soal waktu, masyarakat Indonesia menganggap itu adalah hal penting, makanya banyak kalangan masyarakat yang beralih ke kendaraan pribadi, juga transportasi modern dalam jaringan,” tandas dia.

Ketua Dewan Transportasi Kota Bekasi (DTKB), Harun Al Rasyid, menambahkan, kedepan Trans Patriot akan di integrasikan ke transportasi umum yang lebih luas.

“Nanti dalam pembayarannya terkoneksi langsung ke MRT (Mass Rapid Transit) dan LRT (Light Rail Transit). Jadi sistem pembayarannya pakai kartu semacam e-Money, tetapi iji jangka kedepan, sekarang sementara kita pakai tiket. Untuk awal, pembayaran kajian baru Rp5-6 ribu, kita subsidi 50 persen atau dengan membayar Rp3.500,” jelas dia.

Meski demikian, kehadiran Trans Patriot tidak akan membunuh pengasilan para sopir angkot. Nantinya, melalui Dinas Perhubungan, paguyuban sopir angkot akan dilibatkan sebagai vidger Trans Patriot.

“Mereka akan mendapatkan pembinaan sehingha nanti tidak ada gesekan dilapangan antara sopir angkot dan Trans Patriot. Trans Patriot sendiri nanti akan menginduk ke salah satu BUMD Kota Bekasi, yakni Perusahaan Daerah Mitra Patriot (PDMP),” tandasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Wenny Dukung penuh Pencalonan Bang Pepen
Jawa Barat - Kamis, 18 Januari 2018 - 14:19 WIB

Wenny Dukung penuh Pencalonan Bang Pepen

Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar, Wenny Haryanto menyatakan sikap mendukung penuh Rahmat Effendi (Bang Pepen) maju sebagai calon Walikota ...
Banyak Manfaat, BI: Sumut Siap Terapkan E-Money Tahun Ini
Sumatera Utara - Kamis, 18 Januari 2018 - 11:45 WIB

Banyak Manfaat, BI: Sumut Siap Terapkan E-Money Tahun Ini

Penggunaan e-money, atau uang elektrik telah lama disosialisasikan. Sejauh ini, e-money disambut positif oleh masyarakat dengan alasan efisiensi.Di Sumut sendiri, ...
Soal Penggelapan Tanah, Wagub DKI Sandi Diperiksa Polda
DKI Jakarta - Kamis, 18 Januari 2018 - 08:02 WIB

Soal Penggelapan Tanah, Wagub DKI Sandi Diperiksa Polda

Penyidik Polda Metro Jaya, pada Kamis, (18/1/2018), menjadwalkan pemeriksaan terhadap Sandiaga Uno terkait kasus dugaan penggelepan dalam jual beli tanah ...
Sejumlah aksi unjuk rasa hari ini  di Jakarta
DKI Jakarta - Kamis, 18 Januari 2018 - 07:58 WIB

Sejumlah aksi unjuk rasa hari ini di Jakarta

Hari Kamis (18/1) ini sejumlah aksi unjuk rasa dari berbagai elemen berbeda bakal digelar Ibu Kota Jakarta. Berdasarkan informasi ...
Berkas Para Paslon Pilgub Sumut Belum Lengkap
Sumatera Utara - Kamis, 18 Januari 2018 - 07:51 WIB

Berkas Para Paslon Pilgub Sumut Belum Lengkap

Tiga paslon peserta Pilgub Sumut telah menyerahkan berkas ke KPU Sumut. Dan KPU Sumut juga telah melakukan penelitian terhadap berkas-berkas ...
Pelabuhan Kuala Tanjung jadi hub pintu gerbang industri
Sumatera Utara - Rabu, 17 Januari 2018 - 23:11 WIB

Pelabuhan Kuala Tanjung jadi hub pintu gerbang industri

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menegaskan keberadaan Pelabuhan Kuala Tanjung mempunyai posisi penting yakni transhipment dan port untuk Kawasan Ekonomi ...