Kamis, 18 Januari 2018 | 22.36 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Angkot di Medan Mogok Narik, Anak Sekolah Terlantar

Angkot di Medan Mogok Narik, Anak Sekolah Terlantar

Reporter : Nur Fatimah | Rabu, 13 Desember 2017 - 09:00 WIB

IMG-7786

Massa sweeping angkot dan dilarang mengangkut penumpang di Amplas. (KiniNews/Ist)

Medan, kini.co.id – Dalam rangka protes terhadap angkutan online, angkot di Medan ramai-ramai melakukan aksi mogok narik.

Mereka menolak mengangkut penumpang pada Rabu (13/12/2017).

Akibatnya, puluhan ribu penumpang khususnya anak sekolah terlantar karena tak ada tumpangan.

Pantauan di Jl SM Raja Simpang Amplas Kota Medan, tampak, sekelompok massa ngumpul sweeping melarang angkot beroperasi.

Bukan itu saja, angkutan online seperti grab dan gojek ikut sasaran kemarahan massa.

“Iya, bingung ini kasian anak-anak yang mau pergi sekolah. Hari ini mereka masih ujian,” jelas seorang warga yang juga sedang menunggu angkot.

Salah seorang supir angkot, M Marpaung mengaku massa mayoritas supir angkot.

Mereka sengaja melakukan aksi mogok bagian dari protes kepada pemerintah dengan maraknya angkutan online saat ini di kota Medan.

Sehingga usaha angkutan umum terancam gulung tikar karena penghasilan terus menurun karena ketiadaan penumpang.

“Angkutan online membuat kami rugi. Pendapatan kami tak seperti biasanya karena mereka. Jadi kami minta pemerintah melarang angkutan online beroperasi,” ujarnya.

Untuk diketahui, 6 armada angkot di medan memutuskan untuk mogok dan melakukan demo hari ini. Mereka menuntut pemerintah melarang angkutan online beroperasi.

Adapun armada angkot yang mogok antara lain perusahaan transportasi kota (MARS, MEDAN RAHAYU CERIA, MEDAN BUS, NASIONAL, WAMPU MINI, KPUM) akan mogok sampai tuntutan mereka dipenuhi pemerintah.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Wenny Dukung penuh Pencalonan Bang Pepen
Jawa Barat - Kamis, 18 Januari 2018 - 14:19 WIB

Wenny Dukung penuh Pencalonan Bang Pepen

Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar, Wenny Haryanto menyatakan sikap mendukung penuh Rahmat Effendi (Bang Pepen) maju sebagai calon Walikota ...
Banyak Manfaat, BI: Sumut Siap Terapkan E-Money Tahun Ini
Sumatera Utara - Kamis, 18 Januari 2018 - 11:45 WIB

Banyak Manfaat, BI: Sumut Siap Terapkan E-Money Tahun Ini

Penggunaan e-money, atau uang elektrik telah lama disosialisasikan. Sejauh ini, e-money disambut positif oleh masyarakat dengan alasan efisiensi.Di Sumut sendiri, ...
Soal Penggelapan Tanah, Wagub DKI Sandi Diperiksa Polda
DKI Jakarta - Kamis, 18 Januari 2018 - 08:02 WIB

Soal Penggelapan Tanah, Wagub DKI Sandi Diperiksa Polda

Penyidik Polda Metro Jaya, pada Kamis, (18/1/2018), menjadwalkan pemeriksaan terhadap Sandiaga Uno terkait kasus dugaan penggelepan dalam jual beli tanah ...
Sejumlah aksi unjuk rasa hari ini  di Jakarta
DKI Jakarta - Kamis, 18 Januari 2018 - 07:58 WIB

Sejumlah aksi unjuk rasa hari ini di Jakarta

Hari Kamis (18/1) ini sejumlah aksi unjuk rasa dari berbagai elemen berbeda bakal digelar Ibu Kota Jakarta. Berdasarkan informasi ...
Berkas Para Paslon Pilgub Sumut Belum Lengkap
Sumatera Utara - Kamis, 18 Januari 2018 - 07:51 WIB

Berkas Para Paslon Pilgub Sumut Belum Lengkap

Tiga paslon peserta Pilgub Sumut telah menyerahkan berkas ke KPU Sumut. Dan KPU Sumut juga telah melakukan penelitian terhadap berkas-berkas ...
Pelabuhan Kuala Tanjung jadi hub pintu gerbang industri
Sumatera Utara - Rabu, 17 Januari 2018 - 23:11 WIB

Pelabuhan Kuala Tanjung jadi hub pintu gerbang industri

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menegaskan keberadaan Pelabuhan Kuala Tanjung mempunyai posisi penting yakni transhipment dan port untuk Kawasan Ekonomi ...