Senin, 22 Oktober 2018 | 03.47 WIB
KiniNEWS>Regional>DKI Jakarta>Banjir kembali kepung Jakarta, Anies: Saya bertanggungjawab

Banjir kembali kepung Jakarta, Anies: Saya bertanggungjawab

Reporter : Zainal Bakri | Selasa, 12 Desember 2017 - 10:38 WIB

IMG-7770

Gubernur DKI Jakarta, anies baswedan meninjau langsung rumah pompa di Dukuh Atas, Jakarta Selatan, Senin (11/12). FOTO: KiniNews/Rakisa.

Jakarta, kini.co.id – Hujan deras yang mengguyur hampir seluruh wilayah Ibukota pada Senin (11/12) siang kemarin mengakibatkan banjir di beberapa titik seperti kawasan Kuningan dan Jati Padang, Jakarta Selatan.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan langsung turun memantau ke rumah pompa Dukuh Atas dan Jati Padang.

Anies menegaskan jika dirinya bertanggungjawab untuk menyelesaikan persoalan banjir yang masih terjadi di Jakarta.

“Saya bertanggung jawab. Jadi ketika kejadian kemarin ini tanggung jawab saya dan saya instruksikan apa yang menjadi amanat dari saya ke bawah untuk memastikan sampai di ujung paling bawah semuanya bertanggung jawab,” kata Anies kepada wartawandi Balai Kota Jakarta, Selasa (12/12).

Anies menambahkan, saat ini pada posisi siaga. Hujan lebat yang menimbulkan genangan dan banjir serta tanggul jebol di Jati Padang menjadi pelajaran untuk memperbaiki dan meningkatkan kesiagaan.

“Dari sisi kesiap siagaan kita sudah lakukan tapi kalau ada satu saja yang ceroboh, dua yang ceroboh muncul masalah,” tambahnya.

Masih kata Anies, di seluruh wilayah Jakarta ada 150 rumah pompa. Jika satu rumah pompa bermasalah maka akan muncul masalah baru.

“Kita harus bebas masalah dan itu bisa dihindari jika kita semua jalankan dengan konsisten,” ucapnya lagi.

Banjir yang terjadi pada Senin siang itu juga kata mantan Mendikbud itu karena hujan yang cukup deras dengan intensitasnya jauh di atas rata-rata. Walaupun muncul genangan di beberapa tempat, tapi menurut Anies surut relatif cepat.

“Kita ada 145 rumah pompa, 152 pompa stasioner dan 150 pompa bergerak. Rumah pompa di Dukuh Atas tak berfungsi sehingga menimbulkan genangan, itu akan kita koreksi,” pungkasnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Lampung - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 15:08 WIB

Anak Krakatau Erupsi, Terdeteksi Ada 63 Guncangan Gempa

Gunung anak Krakatau masih terus beraktivitas. Aktivitas gunung yang terletak di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung ini mengakibatkan ...
Sumatera Utara - Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:38 WIB

Kapolda Sumut: Teroris Tanjung Balai Incar Vihara dan Markas Polisi

Kapolda Sumut, Irjen Agus Andrianto menyebut 2 teroris yang ditembak mati di Tanjung Balai adalah anggota jaringan teroris Syaiful, salahseorang ...
Kalimantan - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Remas Payudara Lalu Kabur, Modus Pelecehan Seksual yang Resahkan Warga

Wanita rentan mengalami pelecehan seksual, apalagi yang harus pulang malam karena pekerjaannya.Modus pelecehan seksual pun semakin beragam.Baru-baru ini, di Pangkalan ...
Sulawesi - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:27 WIB

Miris, Anak Korban Gempa Palu Dicabuli, Baru 1 Pelaku Tertangkap

Duka bocah di bawah umur berinisial H semakin mendalam. Setelah menjadi korban gempa Palu, kini bocah 7 tahun itu ...
Sumatera Utara - Selasa, 16 Oktober 2018 - 15:44 WIB

Pedas! Harga Cabai di Medan Hampir Rp50 Ribu per Kilogram

Kaum ibu di Kota Medan kembali meringis seiring harga cabai dan sejumlah bahan pangan merangkak naik.Saat ini, harga cabai merah ...
Sumatera Utara - Sabtu, 13 Oktober 2018 - 16:31 WIB

13 Orang Tewas 10 Hilang Akibat Banjir Bandang Mandailing Natal

9 kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara dilanda banjir dan longsor yang terjadi pada, Jumat (12/10/2018).Sembilan kecamatan ...