Senin, 22 Oktober 2018 | 04.06 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Survei Bekasi Institute: Petahana Masih Unggul

Survei Bekasi Institute: Petahana Masih Unggul

Reporter : Ardiansyah | Senin, 11 Desember 2017 - 21:42 WIB

IMG-7763

Lembaga Survei Bekasi Institue merilis hasil survei Baloknkada Kota Bekasi di Pilkada 2018. Foto: Kininews/Ardiansyah

Bekasi, kini.co.id – Ada tiga nama yang bakal dipilih masyarakat Kota Bekasi apabila pemilihan kepala daerah dilakukan sekarang. Ketiga nama itu, yakni Rahmat Effendi, Ahmad Syaikhu dan Mochtar Mohamad. Begitu dikatakan Direktur Eksekutif Bekasi Institute (Center for Public Policy Research and Empowerment), Abdul Shomad Kaffa, Senin (11/12/2017).
 
Menurutnya, survei terbaru Bekasi Institute (Center for Public Policy Research and Empowerment) menemukan bahwa Rahmat Effendi masih berada di posisi puncak dukungan dengan raihan 18 persen. Sementara Ahmad Syaikhu mendapatkan 6 persen dan Mochtar Mohamad 2.3 persen.
 
“Sedangkan nama-nama lainnya yang muncul, sejauh ini hanya mendapatkan dukungan di bawah 1 persen,” jelasnya.

Survei Bekasi Institute dilakukan 10-17 November 2017. Populasi survei adalah seluruh warga Kota Bekasi yang berumur 17 tahun atau lebih dan yang sudah menikah. Semua populasi pemilih di Kota Bekasi mempunyai kesempatan yang sama untuk terpilih menjadi responden. Sementara jumlah sampel yang ditetapkan sebanyak 400 responden.

Adapun sampel dipilih menggunakan metode multistage random sampling. Sedangkan margin of error sebesar ± 5,0 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen. Quality control terhadap hasil wawancara dilakukan sebesar 20 persen dari total sampel dengan cara monitoring dan pendampingan saat wawancara dan crosscheck pasca survei.
 
Shomad menjelaskan, Ahmad Syaikhu saat ini sudah ditarik sebagai kandidat calon wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) mendampingi Dedy Mizwar. Dengan begitu, kemungkinan yang akan bertarung adalah Rahmat Effendi vs Mochtar Muhammad.

Berdasarkan hasil survei Bekasi Institute, kata Shomad, duel Pepen dengan M2 tidak terlalu menarik.
 
“Dari data yang kita dapat, Pepen selalu unggul lawan M2, siapapun pasangan calon wakil walikotanya,” ungkap Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Islam 45 Bekasi ini. 
 
Hanya saja, sambung Shomad, dari pasangan kandidat calon wakil walikota yang paling membantu perolehan suara Pepen adalah ketika berpasangan dengan H. Solihin.

Dalam uji simulasi 3 pasang, pasangan Rahmat Effendi-Solihin mengalahkan 2 pasangan lainnya yaitu Ahmad Syaikhu-Lucky Hakiem dan Mochtar Mohamad-Anim Imanudin.
 
“Perolehan suara pasangan Rahmat Effendi-Solihin 43.8 persen, Ahmad Syaikhu-Lucky Hakiem 15.7 persen, dan Mochtar Mohamad-Anim Imanudin  5.4 persen,” katanya.
 
Shomad melanjutkan, desas-desusnya saat ini Pepen akan berpasangan dengan Sutriyono. Sementara, konon, M2 tengah menjalin komunikasi dengan H. Solihin.

Bekasi Institute juga menguji simulasi duet dua pasang calon seandainya dilakukan pemilihan saat survei berlangsung.
 
“Hasilnya, Pepen-Sutriyono dipilih oleh 47,0 persen responden. Sementara M2-H. Solihin menggondol dukungan 9,4 persen. Sangat jauh terpaut. Tapi ingat, masih ada 43,5 persen responden yang tidak memilih keduanya,” demikian Shomad

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Lampung - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 15:08 WIB

Anak Krakatau Erupsi, Terdeteksi Ada 63 Guncangan Gempa

Gunung anak Krakatau masih terus beraktivitas. Aktivitas gunung yang terletak di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung ini mengakibatkan ...
Sumatera Utara - Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:38 WIB

Kapolda Sumut: Teroris Tanjung Balai Incar Vihara dan Markas Polisi

Kapolda Sumut, Irjen Agus Andrianto menyebut 2 teroris yang ditembak mati di Tanjung Balai adalah anggota jaringan teroris Syaiful, salahseorang ...
Kalimantan - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Remas Payudara Lalu Kabur, Modus Pelecehan Seksual yang Resahkan Warga

Wanita rentan mengalami pelecehan seksual, apalagi yang harus pulang malam karena pekerjaannya.Modus pelecehan seksual pun semakin beragam.Baru-baru ini, di Pangkalan ...
Sulawesi - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:27 WIB

Miris, Anak Korban Gempa Palu Dicabuli, Baru 1 Pelaku Tertangkap

Duka bocah di bawah umur berinisial H semakin mendalam. Setelah menjadi korban gempa Palu, kini bocah 7 tahun itu ...
Sumatera Utara - Selasa, 16 Oktober 2018 - 15:44 WIB

Pedas! Harga Cabai di Medan Hampir Rp50 Ribu per Kilogram

Kaum ibu di Kota Medan kembali meringis seiring harga cabai dan sejumlah bahan pangan merangkak naik.Saat ini, harga cabai merah ...
Sumatera Utara - Sabtu, 13 Oktober 2018 - 16:31 WIB

13 Orang Tewas 10 Hilang Akibat Banjir Bandang Mandailing Natal

9 kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara dilanda banjir dan longsor yang terjadi pada, Jumat (12/10/2018).Sembilan kecamatan ...